KAI Daop 7 Madiun Buka Open Trip Rail Tour Blitar, Wisata Sejarah Bung Karno hingga Kampung Cokelat Mulai Rp385 Ribu
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 43
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun – Berwisata dengan kereta api kini semakin menarik. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun kembali menghadirkan program wisata tematik **Rail Tour Jawa Timur**, sebuah paket perjalanan yang memadukan kenyamanan transportasi kereta api dengan pengalaman menjelajahi destinasi unggulan di Jawa Timur.
Program yang mulai digulirkan sejak Oktober 2026 ini menjadi salah satu upaya KAI Daop 7 Madiun dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata daerah. Melalui kolaborasi dengan 12 pemerintah kabupaten dan kota di Jawa Timur, Rail Tour Jawa Timur dirancang untuk menghadirkan wisata yang edukatif, berkelanjutan, dan mudah diakses masyarakat.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan bahwa program tersebut menawarkan pengalaman perjalanan yang berbeda karena menghubungkan berbagai destinasi wisata unggulan melalui moda transportasi kereta api.
“Program ini merupakan bentuk sinergi yang kami bangun bersama pemerintah daerah untuk menghadirkan pengalaman wisata yang seru, nyaman, sekaligus edukatif bagi masyarakat. Kami mengajak keluarga, komunitas, hingga instansi pendidikan untuk menikmati perjalanan wisata dengan cara yang berbeda,” ujarnya, Senin (15/6/2026).

Sebagai agenda terdekat, KAI Daop 7 Madiun membuka Open Trip Rail Tour Blitar yang akan diberangkatkan pada 16 Juli 2026. Paket wisata ini mengajak peserta menjelajahi sejumlah destinasi ikonik di Kota dan Kabupaten Blitar yang sarat nilai sejarah, budaya, serta wisata keluarga.
Paket wisata bertajuk “Jelajah Bumi Bung Karno” tersebut dibanderol mulai Rp385.000 per orang. Peserta dapat memilih keberangkatan dari Stasiun Madiun, Nganjuk, Kertosono, Tulungagung, maupun Kediri.
Dengan tarif tersebut, peserta sudah mendapatkan tiket kereta api pulang-pergi menggunakan KA Gajayana dan KA Malabar, layanan tour guide, transportasi lanjutan menuju lokasi wisata, serta tiket masuk destinasi yang dikunjungi.
Tiga lokasi utama menjadi daya tarik dalam perjalanan ini, yakni Makam Bung Karno,Pantai Tambakrejo, dan Kampung Cokelat. Kombinasi wisata sejarah, alam, dan edukasi tersebut menjadikan paket ini cocok dinikmati bersama keluarga maupun rombongan komunitas.
Menurut Tohari, Rail Tour tidak hanya menghadirkan pengalaman berlibur yang praktis dan bebas macet, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi daerah tujuan wisata.
“Melalui program ini, masyarakat dapat menikmati perjalanan yang aman dan nyaman sekaligus ikut mendukung pertumbuhan UMKM lokal dan ekosistem pariwisata yang ramah lingkungan,” katanya.
Bagi masyarakat yang ingin mengikuti Open Trip Rail Tour Blitar, pendaftaran dapat dilakukan dengan memindai barcode yang tersedia pada materi promosi resmi KAI Daop 7 Madiun atau menghubungi Tim Marketing Daop 7 Madiun di nomor 0811-2021-0007.
Melalui program Rail Tour Jawa Timur, KAI Daop 7 Madiun berharap semakin banyak masyarakat yang memilih kereta api sebagai sarana wisata. Selain praktis dan nyaman, perjalanan dengan kereta api juga menghadirkan pengalaman tersendiri dalam menikmati keindahan dan kekayaan budaya Jawa Timur.(Krs).
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Buyung





