Berita Terkini
Trending Tags

Pemkab Madiun Luncurkan “Bahana Bersahaja”, Perkuat Layanan dan Serap Aspirasi Warga Desa Karangrejo

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • visibility 119
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemerintah Kabupaten Madiun Luncurkan “Bahana Bersahaja” di Desa Karangrejo, Kecamatan Wungu. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mengawali tahun 2026 dengan meluncurkan program unggulan Bakti Harmoni Bersahaja atau Bahana Bersahaja yang merupakan transformasi dari program sosial sebelumnya. Peluncuran perdana program ini digelar di Desa Karangrejo, Kecamatan Wungu, pada Rabu (21/1/2026) dan berlangsung selama dua hari hingga Kamis (22/1/2026).

Program tersebut diresmikan langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto, didampingi Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi, serta dihadiri langsung oleh Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah (Ditjen Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Agus Fatoni dan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), unsur Forkopimda Kabupaten Madiun, Kapolres, Dandim, Ketua DPRD, dan seluruh camat se-Kabupaten Madiun.

Kehadiran lintas instansi ini menandai komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pelayanan publik hingga tingkat desa.

Bakti Harmoni Bersahaja merupakan kelanjutan sekaligus penyempurnaan kebijakan pelayanan masyarakat yang telah berjalan sejak kepemimpinan Bupati terdahulu, Junaedi Mahendra. Pergantian nama dan konsep dilakukan agar program lebih adaptif, terukur, dan tepat sasaran dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

Dalam apel pembukaan yang berlangsung khidmat, Bupati Hari Wuryanto menegaskan bahwa program ini bukan sekadar agenda seremonial pemerintah daerah. Menurutnya, Bakti Harmoni Bersahaja dirancang sebagai sarana dialog langsung antara pemerintah dan warga, sekaligus forum untuk meninjau realisasi program-program OPD di lapangan.

“Ini adalah jembatan komunikasi antara pemerintah daerah dengan masyarakat. Kami ingin mendengar langsung aspirasi warga, sekaligus melihat sejauh mana program OPD berjalan dan dirasakan manfaatnya,” ujar Hari Wuryanto saat berdialog dengan warga Karangrejo.

Image Not Found
Bupati bersama wakil bupati madiun mengunjungi layanan publik yang digelar di desa karangrejo. Foto : Tova-Sinergia

Hari menjelaskan, melalui program ini pemerintah daerah ingin memastikan bahwa bantuan sosial dan layanan publik yang diberikan tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar menyentuh kelompok masyarakat yang membutuhkan. Pemerintah juga menargetkan program ini mampu berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan dan pengurangan kesenjangan sosial di wilayah pedesaan.

Selain itu, Bakti Harmoni Bersahaja juga menjadi sarana untuk membumikan visi dan misi pemerintah daerah yang selaras dengan arah kebijakan nasional.

Dalam berbagai agenda kegiatan, jajaran Pemkab Madiun menyosialisasikan program prioritas sekaligus menyerap masukan masyarakat terkait persoalan lokal.

“Kita ingin memberdayakan masyarakat desa. Di sini kami juga menyampaikan visi dan misi pemerintah pusat dan daerah, sekaligus melihat implementasinya secara langsung di lapangan,” kata Bupati yang akrab disapa Hari Wur.

Ia berharap, kehadiran pemerintah daerah secara langsung di tengah masyarakat desa dapat menghadirkan solusi konkret atas berbagai persoalan, mulai dari pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, hingga isu sosial ekonomi.

Image Not Found
Pelaksanaan Bakti Harmoni Bersahaja di Desa Karangrejo. Foto : Tova-Sinergia

Lebih jauh, Hari Wuryanto menuturkan bahwa nama Bakti Harmoni Bersahaja mengandung filosofi kebersamaan dan keharmonisan. Pemerintah daerah mendorong seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, dan aparatur desa untuk menjaga kerukunan dalam membangun desa secara kolektif.

“Hubungan masyarakat harus tetap harmonis. Dengan kebersamaan itulah desa bisa dibangun bersama-sama,” ujarnya.

Pelaksanaan Bakti Harmoni Bersahaja di Desa Karangrejo menjadi titik awal agenda rutin Pemerintah Kabupaten Madiun sepanjang 2026. 

Ke depan, program ini akan digelar secara bergilir di berbagai desa sebagai upaya mendekatkan layanan pemerintah sekaligus memastikan kebijakan daerah berjalan efektif hingga tingkat akar rumput.

“Mulai hari ini hingga besok kami tindak lanjuti langsung di lapangan, sambil menyerap aspirasi masyarakat. Mudah-mudahan ini membawa manfaat nyata bagi warga,” pungkas Hari.(Tov/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antisipasi Keracunan Makanan, Sekolah Perketat Pengawasan Menu MBG

    Antisipasi Keracunan Makanan, Sekolah Perketat Pengawasan Menu MBG

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini dirasakan ribuan siswa di Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan. Meski mendapat sambutan meriah, sekolah tidak lengah terhadap potensi masalah kesehatan. Di SMPN 1 Parang, langkah antisipasi dilakukan dengan membentuk tim khusus untuk mengawasi kelayakan makanan sebelum dibagikan. Kepala SMPN 1 Parang, Suparno, menuturkan bahwa pemeriksaan rutin […]

    Bagikan
  • Gerebek Toko Plastik, Petugas Gabungan Temukan 12 Ribu Batang Rokok Ilegal

    Gerebek Toko Plastik, Petugas Gabungan Temukan 12 Ribu Batang Rokok Ilegal

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun –  Sebanyak 12.236 batang rokok ilegal tanpa pita cukai diamankan Petugas gabungan dari Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C (KPPBC TMP C) Madiun bersama Detasemen Polisi Militer (Denpom) V/1 Madiun. Puluhan ribu barang siap jual tersebut ditemukan saat pemeriksaan sebuah toko plastik di Desa Matesih, Kecamatan Jiwan, […]

    Bagikan
  • Lakukan Penyelidikan, Kepolisian Ambil Sampel Menu MBG Untuk Uji Lab Forensik

    Lakukan Penyelidikan, Kepolisian Ambil Sampel Menu MBG Untuk Uji Lab Forensik

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Polisi terus mendalami kasus dugaan keracunan massal siswa sekolah dasar di Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun. Hal itu setelah puluhan siswa mengalami gejala mual dan muntah usai menyantap menu nasi goreng dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Polres Madiun memastikan penanganan medis dan penyelidikan berjalan paralel, sembari menunggu hasil laboratorium forensik […]

    Bagikan
  • Pemangkasan Transfer Keuangan Daerah, Pemkab Madiun Siapkan Strategi Efisiensi Anggaran 2026

    Pemangkasan Transfer Keuangan Daerah, Pemkab Madiun Siapkan Strategi Efisiensi Anggaran 2026

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun bakal melakukan efisiensi besar-besaran pada tahun anggaran 2026. Langkah ini diambil setelah adanya pergeseran dan pemangkasan dana Transfer Keuangan Daerah (TKD) dari pemerintah pusat senilai sekitar Rp. 228 miliar. Kondisi itu diungkapkan Bupati Madiun Hari Wuryanto dalam Rapat Koordinasi Penganggaran APBD Tahun Anggaran 2026 dan Evaluasi […]

    Bagikan
  • DPRD Kota Madiun Sahkan P-APBD 2025, Pemkot Diingatkan Jalankan Anggaran Secara Transparan

    DPRD Kota Madiun Sahkan P-APBD 2025, Pemkot Diingatkan Jalankan Anggaran Secara Transparan

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) terkait Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2025 Kota Madiun akhirnya disepakati bersama. Dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Madiun, Senin (11/08/2025), delapan fraksi menyatakan persetujuan terhadap rancangan tersebut. Persetujuan itu didahulu dengan pendapat akhir fraksi DPRD terhadap P-APBD 2025. Ketua DPRD […]

    Bagikan
  • PKL di Jalan Suromenggolo Wajib Bongkar Rombong Usai Berjualan

    PKL di Jalan Suromenggolo Wajib Bongkar Rombong Usai Berjualan

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Jalan Suromenggolo Kabupaten Ponorogo, mulai 12 Februari 2025 dilarang meninggalkan gerobak atau rombong dagangannya di lokasi berjualan. Aturan ini ditegaskan melalui surat edaran yang dikeluarkan oleh Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Disperdagkum) Ponorogo sebagai bagian dari upaya penataan kawasan umum di Bumi Reyog. “Mulai […]

    Bagikan
expand_less