Berita Terkini
Trending Tags

Ini Pesan dan Dukungan Warga Kepada Wali Kota Madiun Nonaktif Maidi

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
  • visibility 260
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
sekelompok warga menggelar aksi di Pahlawan Street Center (PSC) sebagai bentuk dukungan moril kepada Maidi. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Perkara yang membelit Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi menjadi sorotan publik dalam kurun waktu sepekan terakhir. Operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Minggu (18/01/2026) lalu membuat masyarakat Kota Madiun terkejut. Kini, Maidi bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Thariq Megah dan Rochim Ruhdiyanto, orang kepercayaan Maidi telah ditetapkan sebagai tersangka.

Ditengah proses penyidikan oleh KPK, sekelompok warga menggelar aksi di Pahlawan Street Center (PSC) sebagai bentuk dukungan moril kepada Maidi pada Sabtu (24/01/2026). Mereka membubuhkan tanda tangan serta pesan menyentuh untuk mantan Sekretaris Daerah Kota Madiun tersebut.  Dewi, salah satu warga mengungkapkan bahwa dampak pembangunan di Kota Madiun sangat pesat selama kepemimpinan Walikota nonaktif Maidi. Seperti di area PSC ini telah dibangun destinasi wisata yang dulunya kumuh.

“Selama ini pejabat yang di OTT itu selalu dihujat. Tetapi untuk pak Maidi itu beda. Pak Maidi itu ditangisi dan didoakan yang baik-baik. Karena pembangunan di kota ini itu merata dan terbukti banyak program untuk masyarakatnya,” tegasnya.

Image Not Found
dukungan moril kepada maidi dengan membubuhkan tanda tangan di sebuah kain putih. Foto : Kris-Sinergia

Hal senada diungkapkan, Budiono yang mengatakan jika aksi ini digelar tidak ada maksud untuk mempengaruhi KPK. Namun, ini murni masyarakat tidak lupa akan pembangunan Kota Madiun selama kepemimpinan Maidi.

“Intinya ini mendokan pak Maidi untuk tetap sehat dan dilancarkanlah untuk apa-apa yang sedang dihadapi saat ini. Tidak ada maksud yang lainnya, hanya mendoakan dan semua berjalan sesuai koridor yang berlaku,” terangnya.

Lebih lanjut, menurut Budiono, ini juga sebagai bentuk apresiasi warga terhadap pembangunan Kota Madiun selama ini. Warga tidak bisa melupakan jasa-jasanya yang telah membangun Kota Madiun dalam kurun waktu 6 tahun terakhir. Di kain putih yang membentang di PSC, warga menyampaikan harapan dan pesan-kesannya untuk persoalan yang kini tengah dihadapi Maidi.

“Harapannya ya proses hukumnya berjalan dengan fair. Biar KPK berjalan sesuai aturan. Kita tidak ingin mempengaruhi hukum dan yang lainnya. Tetapi ini spontanitas dari warga agar pak Maidi sehat. Jasa-jasa beliau mungkin nanti bisa untuk meringankan,” pungkasnya.(Kris).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Membangun Sinergi, Polres Madiun Kota dan Media Bagi Takjil ke Masyarakat

    Membangun Sinergi, Polres Madiun Kota dan Media Bagi Takjil ke Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polres Madiun Kota terus membangun sinergi bersama media massa. Salah satunya dengan kegiatan bagi takjil kepada masyarakat di Jalan Pahlawan Kota Madiun pada Kamis (13/3/2025). Kegiatan ini serentak dilakukan jajaran Polri bersama awak media di Indonesia. “Dengan ini kami berharap sinergitas dan kolaborasi Polri dengan awak media bisa bermanfaat bagi […]

    Bagikan
  • Diancam Tak Bisa Ikut Ujian, Walimurid Siswa SMAN 2 Mejayan Keluhkan Dugaan Pungli

    Diancam Tak Bisa Ikut Ujian, Walimurid Siswa SMAN 2 Mejayan Keluhkan Dugaan Pungli

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sejumlah wali murid SMAN 2 Mejayan, Kabupaten Madiun, mengeluhkan dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang terjadi di lingkungan sekolah tersebut. Keluhan datang dari beberapa orang tua siswa berinisial AG, ED, dan MS yang menyebutkan adanya permintaan dana yang bervariasi dari pihak sekolah. Nilai pungutan yang ditagihkan kepada orang tua siswa […]

    Bagikan
  • Angka Kebakaran dan Penyelamatan Tinggi, Damkar Kab. Madiun Kekurangan Armada

    Angka Kebakaran dan Penyelamatan Tinggi, Damkar Kab. Madiun Kekurangan Armada

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Madiun menghadapi tantangan serius dalam upaya penanganan kebakaran dan penyelamatan non-kebakaran di wilayahnya. Dari total kebutuhan ideal 15 pos damkar untuk mencakup seluruh kecamatan, saat ini hanya tersedia 3 pos aktif dan 1 markas komando (Mako). Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Pengendalian Bahaya […]

    Bagikan
  • Ratusan Offroader Jajal Medan Ekstrem Gunung Pandan, Bupati Madiun Ingin Dongkrak Wisata Utara

    Ratusan Offroader Jajal Medan Ekstrem Gunung Pandan, Bupati Madiun Ingin Dongkrak Wisata Utara

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ratusan offroader dari berbagai daerah di Indonesia memadati wilayah lereng Gunung Pandan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, untuk mengikuti ajang perdana bertajuk Jelajah Kampung Pesilat, Sabtu (05/07/2025). Event ini menjadi titik awal eksplorasi kawasan utara Madiun sebagai destinasi wisata berbasis petualangan ekstrem. Sebanyak 200 peserta dari Bekasi, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, […]

    Bagikan
  • Marak Isu Beras Premium Oplosasn, Produsen Beras di Madiun Pilih Hentikan Produksi

    Marak Isu Beras Premium Oplosasn, Produsen Beras di Madiun Pilih Hentikan Produksi

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Di tengah maraknya isu peredaran beras premium oplosan, CV Martindo Rice Indonesia memutuskan menghentikan sementara produksi beras merek Bulan Emas, Palur, dan Palur Ping. Kebijakan ini berlaku sejak 4 Agustus 2025 dan belum ditentukan batas waktunya. Keputusan tersebut disampaikan manajemen melalui surat terbuka yang ditujukan kepada seluruh konsumen dan distributor. […]

    Bagikan
  • Ikhlas Honor Terbatas, Kisah Intan Relawan Guru SDN di Kabupaten Madiun

    Ikhlas Honor Terbatas, Kisah Intan Relawan Guru SDN di Kabupaten Madiun

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 348
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Di sebuah ruang kelas sederhana di Salah satu SDN di Kabupaten Madiun, suara anak-anak membaca dan bertanya menjadi penguat langkah Intan Nopita Sari (26). Di tengah keterbatasan status dan honor, Intan tetap memilih bertahan sebagai guru relawan—profesi yang telah ia impikan sejak kecil. Intan saat ini berstatus sebagai relawan mengajar, bukan […]

    Bagikan
expand_less