Berita Terkini
Trending Tags

7 Jam Geledah Kantor DPUPR Kota Madiun, Ini yang Dibawa Oleh KPK

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
  • visibility 104
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tim penyidik KPK keluar dari kantor DPUPR Kota Madiun membawa sejumlah koper besar usai 7 jam penggeledahan. Foto : Kriswanto

Sinergia | Kota Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kurang lebih 7 jam melakukan penggeledahan di kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun pada Selasa (27/01/2026). Penggeledahan salah satu kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Gedung Graha Krida Praja itu berlangsung sejak pukul 10.00 WIB hingga 17.00 WIB.

Terpantau sejak siang, petugas KPK beberapa kali keluar masuk dari kantor di Jalan DI Panjaitan tersebut bersama beberapa staf ASN. Dalam penggeledahan ini mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian. Sekitar pukul 15.30 WIB, beberapa orang dari tim penyidik KPK keluar dari kantor DPUPR lewat pintu belakang. Mereka membawa satu koper besar warna hitam dan meninggalkan lokasi menggunakan 4 mobil.

Sementara itu, tim penyidik diduga juga melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pegawai DPUPR Kota Madiun. Sekitar pukul 17.00 WIB, penyidik KPK keluar dengan membawa 2 koper besar serta 1 koper kecil. Mereka kemudian bergegas meninggalkan lokasi penggeledahan. Diduga kuat isi koper tersebut merupakan bukti pendukung dari kasus yang kini tengah ditangani lembaga antirasuah tersebut.

Penggeledahan ini diduga kuat masih berkaitan dengan pengembangan kasus tindak pidana korupsi modus fee pembangunan proyek dan CSR di Pemkot Madiun. Penyidikan KPK ini dilakukan usai operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, Kepala DPUPR Thariq Megah serta Rochim Ruhdiyanto, pihak swasta sekaligus orang kepercayaan Maidi.

Sejumlah tempat sudah menjadi sasaran penggeledahan KPK sejak pekan lalu. Hingga kini, KPK belum memberikan keterangan resmi ataupun siaran pers terkait proses penggeledahan di Kota Madiun pekan ini.(Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dorong Layanan Kesehatan Mata Inklusif, Yayasan Paramitra Soroti Masalah Penglihatan di Madiun

    Dorong Layanan Kesehatan Mata Inklusif, Yayasan Paramitra Soroti Masalah Penglihatan di Madiun

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kasus gangguan penglihatan di Kabupaten Madiun tercatat masih tinggi. Data tahun 2023 menunjukkan ada 7.924 warga mengalami katarak, 17.234 gangguan refraksi, dan 828 kasus glaukoma. Sayangnya, layanan kesehatan mata di daerah ini dinilai belum menjadi prioritas. Merespons situasi tersebut, Yayasan Paramitra Indonesia bersama Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbang) […]

    Bagikan
  • Tim Medis Dinkes Madiun Kawal Keberangkatan 450 Jemaah Calon Haji Menuju Embarkasi Surabaya

    Tim Medis Dinkes Madiun Kawal Keberangkatan 450 Jemaah Calon Haji Menuju Embarkasi Surabaya

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat melakukan pengawalan kesehatan terhadap ratusan jamaah calon haji sejak tahap pemeriksaan hingga keberangkatan. Sebanyak 450 jamaah diberangkatkan dari Pendopo Muda Ronggo Djumeno menuju Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, pada Senin (27/4/2026). Untuk memastikan kondisi jamaah tetap prima, Dinkes Kabupaten Madiun menerjunkan 11 tim medis […]

    Bagikan
  • Ini Catatan Penting Dibalik Raihan Predikat Kabupaten Layak Anak 2025 bagi Magetan

    Ini Catatan Penting Dibalik Raihan Predikat Kabupaten Layak Anak 2025 bagi Magetan

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kabupaten Magetan mempertahankan predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Madya pada 2025. Penghargaan diberikan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) bertepatan Hari Anak Nasional tanggal 23 Juli 2025. Namun baru pada tanggal 20 November 2025 piagam dari Pemerintah Provinsi baru diberikan kepada Kabupaten Magetan melalui Dinas PPKB PP dan PA. […]

    Bagikan
  • Arena Judi Sabung Ayam di Bendo Magetan Dibongkar

    Arena Judi Sabung Ayam di Bendo Magetan Dibongkar

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Langkah upaya menjaga ketertiban masyarakat di Kabupaten Magetan kembali ditunjukan melalui sinergi antara TNI dan Polri. Pada Kamis (16/10/2025) sekitar pukul 10.30 WIB, personel gabungan dua institusi keamanan negara tersebut menertibkan arena judi sabung ayam yang berada di lahan samping rumah kosong di Desa Setren, Kecamatan Bendo. Penindakan dilakukan dengan dipimpin […]

    Bagikan
  • Jembatan Antar Desa di Sawoo Ambrol, Warga Harus Putar Hingga 5 Kilometer

    Jembatan Antar Desa di Sawoo Ambrol, Warga Harus Putar Hingga 5 Kilometer

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Jembatan penghubung antara Desa Tempuran dan Desa Sriti, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, ambrol akibat terjangan arus sungai setelah hujan deras dengan intensitas tinggi. Akibatnya, akses utama warga lumpuh dan memaksa masyarakat mencari jalur alternatif yang lebih jauh. Jembatan yang berada di Dusun Krajan, Desa Tempuran tersebut diketahui ambruk pada Rabu malam, […]

    Bagikan
  • Program BST Tamat, Berganti Bahana Bersahaja,  Mbah Tarom : Apalah Arti Sebuah Nama

    Program BST Tamat, Berganti Bahana Bersahaja,  Mbah Tarom : Apalah Arti Sebuah Nama

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Mantan Bupati Madiun, Muhtarom, bereaksi dengan besar hati ketika mendengar bahwa program Bakti Sosial Terpadu (BST) telah berubah nama menjadi Bhakti Harmoni Madiun Bersahaja. Bupati Madiun dua periode itu mengaku tidak masalah dengan perubahan nama tersebut. Menurutnya justru yang terpenting adalah substansi dan dampak positif yang dapat dirasakan oleh masyarakat. […]

    Bagikan
expand_less