Berita Terkini
Trending Tags

Serangan Ulat Bulu di SDN Patihan, Sejumlah Siswa Alami Gatal-Gatal

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
  • visibility 153
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Serangan Ulat Bulu menyerang di SDN) Patihan di Kecamatan Manguharjo Kota Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Kegiatan belajar mengajar di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Patihan di Kecamatan Manguharjo Kota Madiun, Jawa Timur terganggu pada Jumat (05/02/2026). Hal ini dikarenakan sejumlah siswa mengalami gatal-gatal akibat ulat bulu. Ternyata ratusan ulat bulu banyak ditemukan di 9 pohon yang berada di halaman telah sekolah.

Seperti yang dialami oleh Arjuna Faisal Putra Handoko, siswa kelas 6B yang mengalami gatal-gatal di beberapa bagian tubuh. Rasa gatal itu dirasakan usai mengikuti senam pagi bersama para siswa lainnya. “Ini gatal-gatal di tangan sampai di bagian leher. Tadi habis mengikuti kegiatan senam di halaman tadi,” ujarnya.

Sumilan Widodo, Guru SDN Patihan mengatakan bahwa keberadaan ulat bulu itu sudah diketahui sejak 4 hari terakhir. Sejumlah siswa juga mengeluh gatal-gatal. Sekolah pun melaporkan hal tersebut ke Dinas Pendidikan yang diteruskan kepada BPBD Kota Madiun.

“Tadi kegiatan senam di bawah pohon itu. Setelah itu banyak siswa yang merasa gatal-gatal. Kasihan, gatal-gatal dan panas di kulit. Sudah kami laporkan ke BPBD,” ujar Sumilan.

Pihak sekolah memberikan pertolongan pertama pada siswa yang mengalami gatal-gatal dengan pemberian bedak salicyl. Untuk penanganan lebih lanjut dilakukan penyemprotan obat serangga dan deterjen oleh petugas BPBD.

“Ya semoga tidak ada lagi ulat bulu ini. Selama penanganan penyemprotan siswa dipulangkan lebih awal,” tutupnya.

Sementara itu, regu 3  TRC BPBD Kota Madiun bersama DKPP melakukan penyemprotan di beberapa pohon yang menjadi sarang ulat bulu. Jumlahnya pum terpantau cukup banyak.

“Volumenya agak banyak yang ada di pohon halaman tengah. Ini mengganggu aktivitas belajar mengajar di sekolah. Ulat ini kan kalau bulunya rontok dan menempel di kulit itu bisa langsung gatal-gatal,” jelas Moch. Subchan, Kasi Rehabilitasi Dan Rekonstruksi BPBD Kota Madiun.

Pihaknya melakukan penyemprotan desinfektan serangga dan deterjen. Hal ini agar penyebaran ulat bulu dapat ditekan dan tidak lagi mengganggu aktivitas di lingkungan sekolah.

“Kalau musim hujan ini memang banyak ulat yang berkembangbiak. Jadi harus tetap diwaspadai. Ini setelah disemprot ulat tidak langsung jatuh. Biasanya masih menempel tetapi sudah mati dan jatuh sendirinya,” katanya.

Untuk itu, BPBD menghimbau masyarakat untuk tetap waspada di lingkungan sekitar. Jika menemukan populasi ulat bulu yang banyak dapat segera melaporkan ke instansi terkait agar dapat ditangani. (Kris).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Buyung

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan Siswa di Kedunggalar Ngawi Keracunan Usai Santap MBG

    Puluhan Siswa di Kedunggalar Ngawi Keracunan Usai Santap MBG

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, kembali menjadi sorotan. Hal ini setelah puluhan siswa SD dan SMP mengalami gangguan kesehatan usai menyantap menu yang dibagikan pada Rabu (26/11/2025). Para siswa mengeluhkan sakit perut, mual, hingga sesak napas tak lama setelah makan yang memicu kepanikan di lingkungan sekolah. […]

    Bagikan
  • Praktik Jual Beli Kios di Kota Madiun Masih Marak, Pedagang Keluhkan Beban Biaya

    Praktik Jual Beli Kios di Kota Madiun Masih Marak, Pedagang Keluhkan Beban Biaya

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Praktik jual beli dan penyewaan kios maupun los di Kota Madiun masih marak meski telah dilarang oleh Pemerintah Kota. Kondisi ini kian dirasakan para pedagang, salah satunya di Pasar Mojorejo, Kota Madiun. Sejumlah penyewa mengaku harus menanggung biaya sewa dan retribusi.  Salah seorang penyewa berinisial NA menyebutkan, dirinya harus membayar Rp. […]

    Bagikan
  • Ikhlas Honor Terbatas, Kisah Intan Relawan Guru SDN di Kabupaten Madiun

    Ikhlas Honor Terbatas, Kisah Intan Relawan Guru SDN di Kabupaten Madiun

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Di sebuah ruang kelas sederhana di Salah satu SDN di Kabupaten Madiun, suara anak-anak membaca dan bertanya menjadi penguat langkah Intan Nopita Sari (26). Di tengah keterbatasan status dan honor, Intan tetap memilih bertahan sebagai guru relawan—profesi yang telah ia impikan sejak kecil. Intan saat ini berstatus sebagai relawan mengajar, bukan […]

    Bagikan
  • DKPP Pecat Anggota KPU Kabupaten Madiun karena Terbukti Jadi Pengurus Parpol

    DKPP Pecat Anggota KPU Kabupaten Madiun karena Terbukti Jadi Pengurus Parpol

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap terhadap Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Madiun, Luky Noviana Yuliasari. Ia dinyatakan melanggar Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP) karena terbukti masih aktif sebagai pengurus partai politik saat mendaftar sebagai calon komisioner. Putusan dibacakan langsung oleh Ketua Majelis DKPP, Heddy Lugito, dalam […]

    Bagikan
  • Alasan Keperluan Bisnis, 4 WNA Dideportasi Imigrasi Madiun

    Alasan Keperluan Bisnis, 4 WNA Dideportasi Imigrasi Madiun

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Sebanyak 4 Warga Negara Asing Sepanjang tahun 2024 dideportasi oleh Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Madiun. Ke empat WNA itu yakni dari 2 Warga Negara Malaysia, 1 Warga Negara Korea Selatan, dan 1 Warga Negara Ukraina Kasubsi Informasi dan Komunikasi Aditya Yusuf membeberkan modus pelanggaran penyalahgunaan izin yang dilakukan […]

    Bagikan
  • Siap Suplai Ikan MBG, DKPP Kota Madiun Tebar 7.000 Lebih Benih Ikan di Embung Pilangbango

    Siap Suplai Ikan MBG, DKPP Kota Madiun Tebar 7.000 Lebih Benih Ikan di Embung Pilangbango

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun melaksanakan tebar benih ikan di Embung Pilangbango di Kelurahan Pilangbango Kecamatan Kartoharjo pada Kamis (12/02/2026). Tercatat sebanyak 3.000 benih ikan gurame dan 4.145 benih ikan patin yang ditebar di Embung Pilangbango. Ini menjadi bagian upaya DKPP Kota Madiun dalam menciptakan ketahanan pangan, […]

    Bagikan
expand_less