Berita Terkini
Trending Tags

Serangan Ulat Bulu di SDN Patihan, Sejumlah Siswa Alami Gatal-Gatal

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
  • visibility 324
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Serangan Ulat Bulu menyerang di SDN) Patihan di Kecamatan Manguharjo Kota Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Kegiatan belajar mengajar di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Patihan di Kecamatan Manguharjo Kota Madiun, Jawa Timur terganggu pada Jumat (05/02/2026). Hal ini dikarenakan sejumlah siswa mengalami gatal-gatal akibat ulat bulu. Ternyata ratusan ulat bulu banyak ditemukan di 9 pohon yang berada di halaman telah sekolah.

Seperti yang dialami oleh Arjuna Faisal Putra Handoko, siswa kelas 6B yang mengalami gatal-gatal di beberapa bagian tubuh. Rasa gatal itu dirasakan usai mengikuti senam pagi bersama para siswa lainnya. “Ini gatal-gatal di tangan sampai di bagian leher. Tadi habis mengikuti kegiatan senam di halaman tadi,” ujarnya.

Sumilan Widodo, Guru SDN Patihan mengatakan bahwa keberadaan ulat bulu itu sudah diketahui sejak 4 hari terakhir. Sejumlah siswa juga mengeluh gatal-gatal. Sekolah pun melaporkan hal tersebut ke Dinas Pendidikan yang diteruskan kepada BPBD Kota Madiun.

“Tadi kegiatan senam di bawah pohon itu. Setelah itu banyak siswa yang merasa gatal-gatal. Kasihan, gatal-gatal dan panas di kulit. Sudah kami laporkan ke BPBD,” ujar Sumilan.

Pihak sekolah memberikan pertolongan pertama pada siswa yang mengalami gatal-gatal dengan pemberian bedak salicyl. Untuk penanganan lebih lanjut dilakukan penyemprotan obat serangga dan deterjen oleh petugas BPBD.

“Ya semoga tidak ada lagi ulat bulu ini. Selama penanganan penyemprotan siswa dipulangkan lebih awal,” tutupnya.

Sementara itu, regu 3  TRC BPBD Kota Madiun bersama DKPP melakukan penyemprotan di beberapa pohon yang menjadi sarang ulat bulu. Jumlahnya pum terpantau cukup banyak.

“Volumenya agak banyak yang ada di pohon halaman tengah. Ini mengganggu aktivitas belajar mengajar di sekolah. Ulat ini kan kalau bulunya rontok dan menempel di kulit itu bisa langsung gatal-gatal,” jelas Moch. Subchan, Kasi Rehabilitasi Dan Rekonstruksi BPBD Kota Madiun.

Pihaknya melakukan penyemprotan desinfektan serangga dan deterjen. Hal ini agar penyebaran ulat bulu dapat ditekan dan tidak lagi mengganggu aktivitas di lingkungan sekolah.

“Kalau musim hujan ini memang banyak ulat yang berkembangbiak. Jadi harus tetap diwaspadai. Ini setelah disemprot ulat tidak langsung jatuh. Biasanya masih menempel tetapi sudah mati dan jatuh sendirinya,” katanya.

Untuk itu, BPBD menghimbau masyarakat untuk tetap waspada di lingkungan sekitar. Jika menemukan populasi ulat bulu yang banyak dapat segera melaporkan ke instansi terkait agar dapat ditangani. (Kris).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Buyung

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cuaca Kota Madiun Mulai Tak Menentu, BMKG: Tanda Awal Musim Pancaroba

    Cuaca Kota Madiun Mulai Tak Menentu, BMKG: Tanda Awal Musim Pancaroba

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 421
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Cuaca di Kota Madiun kini mulai tak menentu. Siang terasa terik menyengat, namun sore hari kerap diguyur hujan. Menurut Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG) Madya Stasiun Geofisika Nganjuk, Setiyaris, kondisi ini merupakan tanda masuknya masa peralihan musim atau pancaroba. “Perkiraan awal musim hujan di wilayah Kota Madiun terjadi pada dasarian […]

    Bagikan
  • RSUD Sayidiman Magetan Rawat 6 Pasien Korban Akibat Petasan

    RSUD Sayidiman Magetan Rawat 6 Pasien Korban Akibat Petasan

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Empat remaja korban ledakan petasan di Kabupaten Magetan kini kondisinya mulai membaik. Mereka menjalani perawatan intensif sejak dirujuk ke RSUD Sayidiman pada Sabtu (05/04/2025) lalu. Dari diagnose tim medis, keempatnya mengalami luka bakar sekitar 15 hingga 20 persen di bagian kaki, badan dan muka. “Kondisi saat ini sudah stabil. Untuk […]

    Bagikan
  • DKPP Kota Madiun Salurkan Bantuan 78,8 Ton Pupuk Kepada 34 Poktan

    DKPP Kota Madiun Salurkan Bantuan 78,8 Ton Pupuk Kepada 34 Poktan

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun mulai menyalurkan bantuan sebanyak 78.815 kilogram pupuk kepada 34 kelompok tani (poktan). Bantuan senilai Rp1,1 miliar yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tersebut ditujukan untuk mendukung produktivitas pertanian sekaligus menjaga kualitas lahan. Ketua Tim Prasarana dan Sarana Pertanian […]

    Bagikan
  • Delapan Anggota OPM Kodap IV/Sorong Raya Menyerah Setelah Operasi Satgas Yonif 501/BY

    Delapan Anggota OPM Kodap IV/Sorong Raya Menyerah Setelah Operasi Satgas Yonif 501/BY

    • calendar_month Selasa, 24 Des 2024
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Maybrat, Papua Barat – Pada 23 Desember 2024, Satgas Yonif 501/BY sukses menurunkan delapan anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) dari Kodap IV/Sorong Raya beserta keluarga mereka. Keberhasilan ini menjadi pencapaian penting setelah penyerahan diri tiga simpatisan OPM pada 15 Desember 2024. Penelusuran lebih lanjut mengungkapkan bahwa kedelapan individu tersebut merupakan bagian inti dari […]

    Bagikan
  • Mundur Mendadak, Kepala Disnaker-KUKM Kota Madiun Resmi Purnatugas, Ada Apa?

    Mundur Mendadak, Kepala Disnaker-KUKM Kota Madiun Resmi Purnatugas, Ada Apa?

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 447
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disnaker-KUKM) Kota Madiun, Ahsan Sri Hasto, resmi melepas jabatannya setelah pengajuan berhenti dari posisi kepala dinas disetujui Pemerintah Kota Madiun. Surat pengajuan tersebut telah ditandatangani Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, Rabu (8/7/2025). Posisi Kepala Disnaker-KUKM untuk sementara […]

    Bagikan
  • Talut Rp. 190 Juta Ambrol, Proyek Belum Selesai dan Petani Terancam Krisis Air

    Talut Rp. 190 Juta Ambrol, Proyek Belum Selesai dan Petani Terancam Krisis Air

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah talut senilai Rp. 190 juta di Desa Nitikan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, ambrol setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada akhir pekan lalu. Bangunan yang masih dalam tahap pengerjaan itu runtuh sebelum sempat melalui pemeriksaan P-1. Hal itu menimbulkan kekhawatiran terutama bagi petani yang bergantung pada aliran irigasi di kawasan […]

    Bagikan
expand_less