Jelang Angkutan Lebaran 2026, Direksi KAI dan KNKT Inspeksi Lintas di Wilayah Daop 7 Madiun
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 36
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan kesiapan operasional menjelang Angkutan Lebaran 2026 dengan melakukan inspeksi lintas di wilayah Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun, Rabu (11/2/2026). Inspeksi dipimpin langsung oleh Direktur Operasi KAI, Awan Hermawan Purwadinata.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Direksi dan Komisaris KAI, perwakilan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), serta unsur Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA). Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan keandalan sarana dan prasarana, serta kesiapan sumber daya manusia (SDM) dalam menghadapi lonjakan penumpang selama masa mudik dan arus balik Lebaran 2026.
Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan inspeksi dilakukan menggunakan Kereta Inspeksi (KAIS) dengan fokus pada titik-titik rawan gangguan, terutama yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem.
“Mengingat periode Lebaran tahun ini bertepatan dengan dinamika cuaca, pengawasan di titik rawan kami tingkatkan. Kami memastikan seluruh jalur di wilayah Daop 7 berada dalam kondisi prima untuk menjamin keamanan perjalanan kereta api,” ujar Tohari.
Selain pengecekan jalur, KAI Daop 7 Madiun juga menyiapkan langkah mitigasi melalui penyediaan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) di 15 stasiun, mulai dari Stasiun Walikukun hingga Stasiun Blitar. Peralatan tersebut disiagakan untuk mempercepat penanganan apabila terjadi gangguan operasional.
“Kami juga juga menempatkan lokomotif posko dan armada cadangan guna mengantisipasi kondisi darurat. Penambahan personel di jalur-jalur yang membutuhkan pengawasan khusus selama 24 jam juga diantisipasi,” terangnya.
KAI mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak dini dan memesan tiket melalui aplikasi Access by KAI atau kanal resmi lainnya yang bekerja sama dengan perusahaan. Hal itu guna menghindari kepadatan pada puncak arus mudik dan balik.
“KAI berkomitmen menghadirkan mudik yang selamat, aman, dan nyaman. Seluruh persiapan ini merupakan wujud komitmen kami untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” kata Tohari.(Kris).
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Buyung

