Berita Terkini
Trending Tags

Mayat Perempuan Ditemukan Mengambang di Bengawan Solo

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
  • visibility 273
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tim Gabungan saat melakukan evakuasi mayat perempuan di aliran sungai bengawan solo, (15/2/2026), Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Ngawi – Warga Desa Watualang, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan yang mengapung di aliran Sungai Bengawan Solo, Minggu (15/2/2026) siang. Penemuan tersebut pertama kali dilihat oleh seorang warga yang sedang memancing di tepi sungai, sebelum akhirnya dilaporkan ke pihak berwenang.

Rekaman video warga memperlihatkan tubuh perempuan itu dalam kondisi mengambang, hanya mengenakan celana selutut bermotif bunga. Temuan tersebut membuat warga segera menghubungi petugas untuk dilakukan penanganan.

Petugas gabungan dari TNI-Polri, Damkar, BPBD, dan SAR dikerahkan ke lokasi menggunakan dua perahu karet. Mereka membagi tugas pencarian—satu tim menyusuri aliran ke arah Bojonegoro, sedangkan tim lain bergerak ke arah Desa Watualang, titik pertama kali mayat terlihat mengambang.

Upaya pencarian berlanjut hingga akhirnya jasad perempuan tersebut ditemukan di sekitar barat Jembatan Ngunengan, wilayah Desa Selopuro, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi. Kondisi jasad sudah mengalami pembusukan, dengan perkiraan usia korban sekitar 60 tahun.

Image Not Found
Mayat perempuan dievakuasi menuju RSUD dr. Soeroto, Ngawi menggunakan Ambulance, (15/2/2026), Foto : Kusnanto – Sinergia

Setelah dievakuasi ke tepi sungai, jasad kemudian dibawa ke wilayah Desa Ngawi Purba sebelum dipindahkan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Seorang petugas lapangan, Broto Sanjoyo, mengatakan bahwa laporan warga langsung ditanggapi dengan pengecekan di lokasi.

“Setelah menerima laporan adanya mayat terapung, kami segera melakukan pengecekan dan terbukti informasinya benar. Korban menggunakan celana yang menunjukkan ciri-ciri perempuan,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Ngawi Kota AKP Jais Bintoro menjelaskan bahwa evakuasi dilakukan bersama tim gabungan. “Kami bergerak bersama petugas gabungan mengevakuasi jasad tersebut. Dari ciri-ciri awal, korban adalah perempuan berusia sekitar 50 hingga 60 tahun. Selanjutnya jenazah kami bawa ke RSUD Ngawi,” tuturnya.

Setelah proses identifikasi awal di lokasi, jenazah segera dibawa ke RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk dilakukan visum. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera melapor ke Polsek Ngawi Kota guna mempermudah proses identifikasi lebih lanjut. (Nan)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Arrachmando

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPAD Turun Tangan, Jumlah PSK Terdeteksi HIV dan Sifilis Bertambah

    KPAD Turun Tangan, Jumlah PSK Terdeteksi HIV dan Sifilis Bertambah

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Jumlah Penderita HIV dan sifilis dari 12 pekerja seks komersial (PSK) yang terjaring operasi penyakit masyarakat bertambah. Total ada empat PSK yang terjaring Satpol PP Kabupaten Madiun terdeteksi mengidap HIV/AIDS serta dua orang di antaranya juga positif sifilis. Temuan tersebut diungkap Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Madiun usai menindaklanjuti […]

    Bagikan
  • Longsor Tutup Jalur Ponorogo–Pacitan, Arus Lalin Diberlakukan Buka Tutup

    Longsor Tutup Jalur Ponorogo–Pacitan, Arus Lalin Diberlakukan Buka Tutup

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Ponorogo sejak Selasa (14/4/2026) malam memicu terjadinya longsor di jalur nasional Ponorogo–Pacitan, tepatnya di Desa Wates, Kecamatan Slahung, Rabu (15/4/2026) dini hari. Material longsor berupa lumpur dan kayu menutup sebagian badan jalan sehingga arus lalu lintas diberlakukan sistem buka tutup. Longsor dilaporkan terjadi sekitar […]

    Bagikan
  • Ini Dugaan Penyebab Tewasnya Mahasiswi UGM di Magetan

    Ini Dugaan Penyebab Tewasnya Mahasiswi UGM di Magetan

    • calendar_month Minggu, 13 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tim infisnPolres Magetan telah merampungkan autopsi terhadap jenazah mahasiswi Universitas Gadjah Mada (UGM) di RSUD dr. Sayidiman, Minggu dini hari (13/4/2025). Sheila Amalia Cristanti (21), warga Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun dilaporkan hilang sejak akhir Maret 2025. Jenazahnya ditemukan dalam kondisi memprihatinkan di sebuah parit di kawasan Tikungan Lawu Green Forest, tepatnya […]

    Bagikan
  • Uji Limit Persiapan Atlet Triathlon Kota Madiun Menjelang Kejurda April Mendatang

    Uji Limit Persiapan Atlet Triathlon Kota Madiun Menjelang Kejurda April Mendatang

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebagai bagian dari persiapan menghadapi Kejuaraan Daerah (Kejurda) yang akan berlangsung pada bulan April, tepatnya di Probolinggo, Federasi Triathlon Kota Madiun menggelar uji limit untuk mengukur kesiapan para atlet triathlon. Uji limit ini bertujuan untuk memastikan kondisi fisik dan mental atlet-atlet yang akan mewakili Kota Madiun dalam event tersebut. Uji […]

    Bagikan
  • BPK Temukan Kejanggalan Pondasi dan Beton Proyek Senilai Rp. 4,2 Miliar di Puskesmas Pilangkenceng Madiun

    BPK Temukan Kejanggalan Pondasi dan Beton Proyek Senilai Rp. 4,2 Miliar di Puskesmas Pilangkenceng Madiun

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Proyek pembangunan puskesmas di Pilangkenceng Kab Madiun mendapat sorotan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Jawa Timur. Ada kejanggalan dalam proyek senilai Rp 4,2 miliar pada Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun tahun anggaran 2024.  Proyek yang dikerjakan CV Syanur Mandiri asal Kota Solo itu diduga tidak sesuai kontrak. Temuan tersebut tertuang dalam […]

    Bagikan
  • Talud Sepanjang 20 Meter Ambrol Timpa Bangunan Kandang Ternak

    Talud Sepanjang 20 Meter Ambrol Timpa Bangunan Kandang Ternak

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras yang mengguyur kawasan lereng Gunung Lawu kembali memicu bencana tanah longsor. Sebuah talud setinggi sekitar 4 meter dengan panjang 20 meter di Desa Buluharjo, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan ambruk pada Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Talud yang berada di bagian dapur rumah milik Sudarto, warga RT 29 RW […]

    Bagikan
expand_less