Berita Terkini
Trending Tags

Gapeka 2025, KA Madiun Jaya Relasi Madiun – Pasar Senen PP sudah Hadir

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
  • visibility 124
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kereta Api (KA) Madiun Jaya kini telah hadir, Kota Madiun, 15/1/2025, Foto : Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Kereta Api (KA) Madiun Jaya kini telah hadir. PT. Kereta Api Indonesia (KAI) bakal memberlakukan Grafik Perjalanan KA atau Gapeka 2025 mulai 1 Februari mendatang. Dalam Gapeka baru itu, KA Madiun Jaya relasi Madiun – Pasar Senen PP bakal dioperasikan.

Manager Humas Daop 7 Madiun, Kuswardojo menerangkan KA Madiun Jaya relasi Madiun – Pasar Senen memiliki kapasitas 100 tempat duduk kelas eksekutif dan 480 ekonomi.

“Relasinya dari Madiun sampai Pasar Senen Jakarta. Keberangkatan dari Madiun pukul 08.00 WIB. Untuk tiket bisa dipesan melalui aplikasi Acces by KAI atau mitra resmi untuk keberangkatan mulai tanggal 1 Februari 2025” ujarnya Rabu (15/1/2025).

Lebih lanjut, beroperasinya KA Madiun Jaya itu turut menambah jumlah keberangkatan KA di wilayah Daop 7 Madiun. Dalam Gapeka 2025, di wilayah Daop 7 Madiun akan beroperasi 68 perjalanan KA lokal dan jarak jauh.

”Juga ada 12 KA Barang. Kalau sebelumnya itu ada 54 perjalanan KA penumpang lokal dan jarak jauh serta 12 Perjalanan KA Barang” tegas Kuswardojo.

Image Not Found
PT. Kereta Api Indonesia (KAI) bakal memberlakukan Grafik Perjalanan KA atau Gapeka 2025 mulai 1 Februari mendatang, Kota Madiun, 15/1/2025, Foto : Sinergia

Berikut jadwal keberangkatan terbaru KA dari Daop 7 Madiun :

KA Singasari (Blitar – Pasar Senen)
Sebelumnya: 16.45 WIB → Menjadi: 16.40 WIB

KA Brantas (Blitar – Pasar Senen)
Sebelumnya: 14.00 WIB → Menjadi: 12.55 WIB

KA Kahuripan (Blitar – Kiaracondong)
Sebelumnya: 15.45 WIB → Menjadi: 17.10 WIB

KA Bangunkarta (Jombang – Pasar Senen PP)
Sebelumnya: 05.15 WIB → Menjadi: 06.55 WIB

D. Kris – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pria di Magetan Ditangkap, Modus Ngaku “Tuhan Kedua” untuk Perdaya Korban

    Pria di Magetan Ditangkap, Modus Ngaku “Tuhan Kedua” untuk Perdaya Korban

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seorang pria bernama Kusnadi (40), warga Desa Kalang, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, ditangkap polisi atas dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap seorang ibu rumah tangga. Pelaku diduga memperdaya korban dengan mengaku sebagai “Tuhan kedua” dan menjanjikan kesembuhan bagi suami korban yang menderita stroke. Penangkapan dilakukan oleh Satreskrim Polres Magetan […]

    Bagikan
  • Truk Hino dan Motor Terlibat Kecelakaan di Kedunggalar Ngawi, Satu Pelajar Luka-Luka

    Truk Hino dan Motor Terlibat Kecelakaan di Kedunggalar Ngawi, Satu Pelajar Luka-Luka

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi — Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Ngawi–Kedunggalar, tepatnya di Dusun Kaliwowo, Desa sekaligus Kecamatan Kedunggalar, Rabu (21/1/2026). Insiden tersebut melibatkan sebuah truk Hino Engkel dan sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai seorang pelajar. Kasatlantas Polres Ngawi, AKP Yuliana Plantika, menyampaikan bahwa truk dengan nomor polisi L 8361 VUD dikemudikan oleh […]

    Bagikan
  • Ironis, Pekerja Proyek KDKMP di Magetan Alami Kecelakaan Kerja, Tidak Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan

    Ironis, Pekerja Proyek KDKMP di Magetan Alami Kecelakaan Kerja, Tidak Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 627
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kembali menjadi sorotan. Seorang pekerja proyek mengalami kecelakaan kerja yang menyebabkan jari manis tangan kirinya remuk dan harus menjalani perawatan intensif. Mendapat laporan tersebut, Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti bersama sejumlah perangkat daerah mendatangi kediaman korban, […]

    Bagikan
  • Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan, Bupati Madiun Meminta OPD Perbaiki Kinerja dan Memperkuat Kolaborasi

    Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan, Bupati Madiun Meminta OPD Perbaiki Kinerja dan Memperkuat Kolaborasi

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Ndor
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Tidak terasa satu tahun pasangan Harmonis, Bupati Madiun Hari Wuryanto dan Wabup Madiun Purnomo Hadi memegang kendali pemerintahan di bumi kampung pesilat. Dua jagoan Harmonis itu dilantik Presiden Prabowo Subianto pada tanggal 20 Februari 2025 lalu. Kini tepat satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Madiun dirayakan. Namun tidak dengan seremoni […]

    Bagikan
  • Diduga Depresi, Slamet Ngamuk Hajar 3 orang, termasuk Kades Waruk Tengah

    Diduga Depresi, Slamet Ngamuk Hajar 3 orang, termasuk Kades Waruk Tengah

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Suasana Desa Waruk Tengah Kecamatan Pangkur Kabupaten Ngawi mendadak gempar pada Senin (13/10/2025) sekitar pukul 19.30 WIB. Slamet, warga setempat mengamuk hingga merusak motor dan rumah warga. Tidak berhenti disitu, pelaku juga melukai Sadimin (64) berikut istrinya Parni (58) hingga pingsan. Bahkan, Supono (54) Kepala Desa Waruk Tengah tak luput dari […]

    Bagikan
  • Warga Saradan Rugi Rp150 Juta, Tertipu Janji Lolos Masuk PPI Madiun oleh Oknum Satpol PP

    Warga Saradan Rugi Rp150 Juta, Tertipu Janji Lolos Masuk PPI Madiun oleh Oknum Satpol PP

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 1.146
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun  — Seorang warga Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, menjadi korban dugaan penipuan dengan modus janji kelulusan masuk Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun. Dalam kasus tersebut korban dilaporkan mengalami kerugian hingga Rp150 juta. Terduga pelaku berinisial HA, yang disebut-sebut merupakan oknum anggota Satpol PP Kota Madiun. Kepada korban, HA mengaku memiliki kedekatan […]

    Bagikan
expand_less