Polsek Maospati Panggil Pemilik Angkringan Terkait Viral “Balap Orang” di Jalan Raya
- account_circle Kusnanto
- calendar_month Senin, 23 Feb 2026
- visibility 18
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan – Aksi “balap orang” yang viral di media sosial dan terjadi di ruas Jalan Raya Maospati–Magetan, Desa Sugihwaras, Kecamatan Maospati, pada Sabtu malam (21/2/2026), memicu respons cepat dari jajaran Polres Magetan. Polsek Maospati langsung turun tangan karena aktivitas tersebut dianggap membahayakan pengguna jalan dan mengganggu kenyamanan warga.
Perlombaan yang dilakukan di jalur protokol itu dinilai mengganggu keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). Selain itu, warga sekitar mengaku resah karena jalan umum dipakai sebagai arena kompetisi.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Maospati AKP Vista Dwi Pujiningsih bersama perangkat desa pada Minggu pagi (22/2/2026) memanggil pemilik angkringan atau kafe berinisial IA, yang diduga menjadi lokasi berkumpulnya peserta kegiatan. Pemanggilan dilakukan untuk mengklarifikasi dugaan fasilitas terhadap aksi balap orang tersebut.
Kapolsek Maospati menegaskan bahwa pihaknya tidak menunda langkah begitu menerima informasi dari warga.
“Kami mendapatkan aduan soal kegiatan yang mengganggu ketertiban dan arus lalu lintas. Karena itu, kami langsung melakukan klarifikasi dan memberikan pembinaan kepada pihak yang diduga terlibat,” ujarnya.
AKP Vista menambahkan bahwa pemilik angkringan telah diberikan teguran keras agar tidak lagi mengizinkan atau memfasilitasi kegiatan yang menjadikan badan jalan sebagai arena lomba. Menurutnya, aktivitas semacam itu berpotensi membahayakan para pengguna jalan dan menimbulkan keresahan masyarakat.
Dalam momentum bulan suci Ramadhan, Kapolsek juga mengajak masyarakat menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif.
“Kami berharap para pemuda dapat memusatkan kegiatan pada hal-hal positif dan ibadah. Jangan sampai aktivitas hiburan justru mengganggu ketertiban umum atau membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” imbuhnya.

Sementara itu, pemilik angkringan berinisial IA menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat maupun pihak kepolisian. Ia mengakui adanya kelalaian sehingga kegiatan lomba lari itu berlangsung di jalan raya, dan berjanji tidak akan mengulangi peristiwa serupa.
Polsek Maospati memastikan akan meningkatkan patroli dan pengawasan di wilayahnya selama Ramadhan untuk mencegah kejadian serupa. Kepolisian juga mengajak masyarakat berperan aktif menjaga lingkungan agar tetap aman, nyaman, dan kondusif.(Kus).
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Kris/Byg


