Sabtu, 17 Okt 2026
Trending Tags

Pemkab Ponorogo Perketat Pengawasan SPPG, SLHS Jadi Syarat Mutlak Operasional

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
  • visibility 247
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita melakukan pemantauan terkait SPPG. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo — Bertambahnya jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Ponorogo membuat pemerintah daerah meningkatkan pengawasan secara ketat.

Langkah ini dilakukan untuk mencegah potensi kejadian luar biasa (KLB) akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak memenuhi standar kesehatan.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, turun langsung memastikan makanan yang diproduksi melalui program MBG benar-benar layak konsumsi. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memperketat proses penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Lisdyarita, yang akrab disapa Bunda Rita, mengatakan pengawasan dilakukan menyeluruh mulai dari proses pengolahan hingga distribusi makanan di SPPG.

Menurutnya, selama ini Pemerintah Kabupaten Ponorogo masih minim dilibatkan dalam pelaksanaan program MBG, termasuk dalam perizinan operasional, pengolahan, maupun distribusi makanan.

“Sehingga kalau tidak dikawal berbahaya dan berpotensi memicu KLB,” ujarnya.

Untuk mencegah hal tersebut, Pemkab Ponorogo menginstruksikan agar setiap SPPG hanya boleh beroperasi setelah dinyatakan lolos SLHS yang berada di bawah kewenangan Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo. Sertifikasi tersebut ditegaskan menjadi syarat mutlak berdirinya SPPG.

Berdasarkan data, dari total 117 SPPG yang telah memperoleh izin dari Badan Gizi Nasional (BGN), baru 49 SPPG yang mengantongi SLHS. Sementara itu, sebanyak 68 SPPG lainnya masih belum memiliki sertifikat laik higiene sanitasi.

“Jangan sampai airnya nanti ditemukan adanya bakteri E-coli. Kalau operasional dulu sementara SLHS belum keluar, itu berbahaya,” tegasnya.

Bunda Rita menambahkan, kebijakan tersebut diharapkan dapat menjadi standar operasional dalam pendirian SPPG di Ponorogo. Pihaknya juga berharap Badan Gizi Nasional memberikan izin agar kebijakan tersebut dapat diterapkan secara penuh di Bumi Reog.

“Ini salah satu cara kami membentengi agar tidak terjadi KLB di Ponorogo,” pungkasnya.(ega).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembuangan Bayi di Madiun

    Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembuangan Bayi di Madiun

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kurang dari 24 jam setelah penemuan seorang bayi laki-laki yang dibuang di area persawahan Desa Sumbergandu, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Madiun berhasil mengamankan terduga pelaku pada Selasa malam (15/4/2025). Pelaku yang diketahui berinisial Y (27), merupakan warga Desa Wringinharjo, Kecamatan Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. […]

    Bagikan
  • Belasan Tahun Dikurung, Benarkah Ponorogo Kini Bebas Pasung?

    Belasan Tahun Dikurung, Benarkah Ponorogo Kini Bebas Pasung?

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 357
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Evakuasi Suhananto (45) dan Majid (42), dua orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) asal Desa Sendang, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, pada Selasa (3/2/2026), menjadi sorotan tajam berakhirnya praktik pemasungan di Bumi Reog. Selama belasan tahun, keduanya hidup terkurung di rumah keluarga  tanpa akses layanan kesehatan jiwa yang layak  sebelum akhirnya […]

    Bagikan
  • Upacara Bendera Peringati HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Kota Madiun Berlangsung Khidmat

    Upacara Bendera Peringati HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Kota Madiun Berlangsung Khidmat

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upacara bendera memperingati Hari Ulang Tahun Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2025 di Kota Madiun dipusatkan di Alun-Alun Madiun pada Minggu (17/08/2025). Upacara ini dihadiri jajaran Forkopimda, DPRD, OPD, TNI-Polri serta para pelajar Kota Madiun hingga masyarakat. Wali Kota Madiun, Maidi bertindak sebagai inspektur upacara dan komandan upacara diampu oleh […]

    Bagikan
  • 17 Tahun Jalankan Program Makan Siang, SDIT Harapan Insan Siap Kolaborasi dengan Program MBG

    17 Tahun Jalankan Program Makan Siang, SDIT Harapan Insan Siap Kolaborasi dengan Program MBG

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Jauh sebelum pemerintah menggulirkan program Makan Bergizi Gratis (MBG), SDIT Harapan Insan di Kelurahan Pandean, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun telah lebih dulu menjalankan program makan siang bagi para siswanya. Program ini telah berjalan konsisten selama 17 tahun dan menjadi bagian dari sistem full day school yang diterapkan sekolah sejak tahun […]

    Bagikan
  • Dianggap Rusak Pemandangan, Puluhan Lapak PKL Liar di Ponorogo Dibongkar 

    Dianggap Rusak Pemandangan, Puluhan Lapak PKL Liar di Ponorogo Dibongkar 

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Puluhan lapak pedagang kaki lima (PKL) liar di sejumlah ruas jalan protokol dan kawasan kota Ponorogo, Jawa Timur, dibongkar paksa oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Penertiban dilakukan karena lapak-lapak tersebut dinilai melanggar ketertiban umum serta merusak keindahan tata kota. Pembongkaran dilakukan oleh petugas gabungan dari Satpol PP bersama […]

    Bagikan
  • Jelang Idul Fitri 2026, Pertamina Tambah Kuota Elpiji 3 Kg di Ponorogo

    Jelang Idul Fitri 2026, Pertamina Tambah Kuota Elpiji 3 Kg di Ponorogo

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 337
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Menjelang Hari Raya Idul Fitri, kebutuhan elpiji bersubsidi di masyarakat terus mengalami peningkatan. Untuk menjaga ketersediaan serta stabilitas pasokan, PT Pertamina menambah kuota elpiji 3 kilogram di Kabupaten Ponorogo hingga puluhan ribu tabung. Penambahan ini dilakukan seiring meningkatnya aktivitas rumah tangga dan pelaku usaha kecil yang membutuhkan elpiji lebih banyak dibandingkan […]

    Bagikan
expand_less