Berita Terkini
Trending Tags

Mencekam! 6 Jam Penyergapan Pemuda Bersenjata Golok di Ngawi, Polisi Gunakan Senjata Kejut

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
  • visibility 105
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
seorang pemuda mengamuk sambil membawa golok berhasil diamankan petugas. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Sebuah situasi mencekam terjadi di Desa Tepas, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Senin (23/2/2026) siang, ketika seorang pemuda mengamuk sambil membawa golok dan merusak atap rumah warga. Peristiwa ini bukan hanya mengejutkan, namun juga mengundang ketegangan panjang hingga enam jam sebelum akhirnya aparat kepolisian berhasil mengakhiri aksi berbahaya tersebut.

Aksi itu bermula sekitar pukul 14.15 WIB. Warga setempat mendadak panik setelah melihat Joni Peter (35), pemuda yang dikenal memiliki perilaku tak stabil, berteriak-teriak sembari melempari atap rumah tetangga dengan batu. Di tangannya tergenggam sebilah golok, membuat warga tak berani mendekat. Ketakutan semakin meningkat ketika Joni kemudian masuk ke rumahnya sambil menyeret sang adik, Leo Kristoni (29), ikut masuk ke dalam kamar.

Petugas dari Polsek Geneng tiba usia menerima laporan warga. Namun lantaran kondisi semakin genting, bantuan tambahan dari Polres Ngawi dikerahkan.

Suwarno, salah satu warga, menyebut bahwa perilaku Joni sebenarnya sudah lama meresahkan. “Dia sudah sering dilaporkan. Sering mengamuk, sering bawa golok. Hari ini yang paling parah karena sampai merusak atap rumah orang. Warga takut kalau dibiarkan bisa terjadi amuk massa,” ujarnya.

Pihak kepolisian pun bergerak untuk mengamankan situasi. Akses rumah ditutup, warga diminta menjauh, sementara sejumlah personel menggunakan perlengkapan lengkap mencoba menembus bagian samping rumah dengan menjebol jendela. Dari luar, suara barang pecah dan teriakan pelaku terdengar jelas.

Upaya negosiasi sempat dilakukan. Polisi mencoba membujuk Joni agar menyerahkan diri. Namun setiap kali pintu mendekat, Joni justru mengacungkan golok sambil berteriak tidak jelas. Situasi ini sempat membuat petugas kesulitan karena di dalam rumah juga ada adik pelaku yang dikhawatirkan bisa menjadi sasaran amukan.

Image Not Found
seorang pemuda mengamuk sambil membawa golok berhasil diamankan petugas. Foto : Kusnanto-Sinergia

Polisi memutuskan mencongkel pintu depan untuk memperluas akses masuk. Tetapi lagi-lagi Joni menolak menyerah, malah semakin agresif dan terus mengancam keselamatan petugas.

Setelah upaya persuasif tak kunjung berhasil, aparat memutuskan untuk mengambil tindakan tegas dan terukur. Sebuah senjata kejut digunakan untuk melumpuhkan pelaku. Hal itu dipilih karena dianggap paling aman mengingat kondisi adiknya yang masih berada di ruangan yang sama.

Tindakan itu akhirnya membuahkan hasil. Setelah enam jam situasi menegangkan, Joni berhasil dilumpuhkan dan ditangkap. Polisi kemudian mengamankan Leo keluar rumah dalam kondisi selamat.

Kapolsek Geneng, AKP Haris Sunarto, menjelaskan bahwa proses penyergapan memakan waktu lama karena pihaknya harus memastikan keselamatan semua orang.

“Kami bertindak setelah menerima laporan masyarakat. Karena situasinya berisiko dan personel di awal terbatas, kami berkoordinasi dengan Polres Ngawi. Pelaku berhasil kami lumpuhkan dengan aman. Untuk kondisi kejiwaannya, nanti ditangani pihak medis,” terangnya.

Sementara itu, Selvia Ade, warga lainnya, mengaku akhirnya bisa bernapas lega setelah situasi berhasil dikendalikan. “Sejak pagi warga sudah tidak tenang. Dia memang sering marah-marah dan bawa golok. Setelah polisi mendobrak dan menahan pelaku, barulah suasana kampung lebih aman,” katanya.

Dari dalam rumah, polisi mengamankan dua bilah senjata tajam: sebilah golok dan sebilah pisau yang diduga digunakan pelaku selama mengamuk. Untuk mencegah kejadian serupa, petugas kemudian membawa Joni ke RSUD dr. Soeroto Ngawi guna menjalani pemeriksaan kejiwaan dan perawatan lebih lanjut.(Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Arus Mudik Mulai Terasa, Kendaraan Keluar Gerbang Tol Madiun Naik 7,77 Persen

    Arus Mudik Mulai Terasa, Kendaraan Keluar Gerbang Tol Madiun Naik 7,77 Persen

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Arus mudik Lebaran 1447 Hijriah mulai terlihat di ruas jalan tol wilayah Madiun. Volume kendaraan yang keluar melalui Gerbang Tol (GT) Madiun tercatat meningkat menjelang H-5 Hari Raya Idulfitri. Berdasarkan data PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK), pada Senin (16/3/2026), ribuan kendaraan tercatat keluar melalui GT Madiun. Angka tersebut mengalami kenaikan […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun dan Bea Cukai Perkuat Sinergi Berantas Rokok Ilegal

    Pemkab Madiun dan Bea Cukai Perkuat Sinergi Berantas Rokok Ilegal

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun bersama Kantor Bea Cukai Madiun memperkuat upaya pencegahan peredaran rokok ilegal melalui edukasi publik. Langkah ini ditandai dengan kegiatan talk show bertajuk “Ngobrol Bareng Berantas Rokok Ilegal” yang digelar di Pujasera Kecamatan Jiwan, Selasa (30/09/2025). Kegiatan tersebut menghadirkan Bupati Madiun Hari Wuryanto, Wakil Bupati Purnomo Hadi, dan […]

    Bagikan
  • Terjadi Insiden Dekat Waduk Saradan, Polisi Amankan Situasi dan Giring Massa Keluar Madiun

    Terjadi Insiden Dekat Waduk Saradan, Polisi Amankan Situasi dan Giring Massa Keluar Madiun

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebuah video berdurasi 19 detik beredar di media sosial memperlihatkan rombongan konvoi sepeda motor mengejar seseorang di pinggir waduk. Insiden tersebut terjadi di kawasan wisata Waduk Saradan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, pada Minggu Siang (06/07/2025), bertepatan dengan kegiatan Suran Agung. Polisi yang berada di barisan belakang rombongan langsung mendatangi lokasi […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Genjot Program SPALDS, Tekan Stunting dan Tingkatkan Sanitasi

    Pemkab Madiun Genjot Program SPALDS, Tekan Stunting dan Tingkatkan Sanitasi

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun terus mengakselerasi upaya peningkatan layanan sanitasi di wilayahnya. Tahun 2025 ini, program Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat (SPALDS) kembali digulirkan. Sebanyak 473 titik sanitasi ditargetkan terbangun, tersebar di 10 kecamatan. Bupati Madiun Hari Wuryanto secara simbolis menyerahkan pelaksanaan program tersebut kepada kelompok swadaya masyarakat (KSM) […]

    Bagikan
  • Bocah 12 Tahun di Ngawi Tewas Tenggelam Saat Bermain di Sungai

    Bocah 12 Tahun di Ngawi Tewas Tenggelam Saat Bermain di Sungai

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Suasana penuh duka menyelimuti proses evakuasi jasad seorang anak berinisial AMP (12), warga Dusun Kedungprahu, Desa/Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Sabtu siang (14/2/2026). Bocah tersebut ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam saat bermain di sungai bersama teman-temannya. Peristiwa nahas ini dilaporkan terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Sebelumnya, korban berpamitan kepada orang tuanya untuk […]

    Bagikan
  • Atap TK Dharma Wanita Geneng 2 Ambruk, Murid Sementara Belajar dari Rumah

    Atap TK Dharma Wanita Geneng 2 Ambruk, Murid Sementara Belajar dari Rumah

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Atap bangunan Taman Kanak-kanak (TK) Dharma Wanita Geneng 2 di Dusun Karangasem 2, Desa Geneng, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi ambruk pada Kamis (25/09/2025) malam. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun sebanyak 30 murid harus dialihkan belajar dari rumah. Peristiwa bermula sekitar pukul 20.00 WIB saat wilayah Geneng diguyur hujan […]

    Bagikan
expand_less