Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Kementerian PU Survei 2 Lahan Sekolah Rakyat di Kota Madiun

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 19
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
tim teknis Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan survei lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Kota Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun menyiapkan dua calon lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat (SR) yang kini memasuki tahap survei oleh tim teknis Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Pengecekan telah dilakukan pada Jumat (20/2/2026) lalu sebagai bagian dari proses verifikasi lokasi program nasional tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun, Soeko Dwi Handiarto, menjelaskan bahwa terdapat dua opsi lahan yang diajukan kepada pemerintah pusat. Lokasi pertama berada di belakang Perumahan Griya Sakinah Al-Kautsar, Jalan Ring Road Barat. Opsi kedua terletak di kawasan Winongo, tepatnya di selatan rel kereta api sekitar Jalan Minak Kuncar.

“Tim teknis dari Kementerian PU meninjau kondisi fisik lahan, mulai dari aksesibilitas, kontur tanah, hingga kesiapan dokumen pendukung untuk pembangunan Sekolah Rakyat,” ujar Soeko.

Menurutnya, selain aspek teknis, kelengkapan administrasi menjadi perhatian utama. Seluruh persyaratan yang diminta Kementerian PU maupun Kementerian Sosial (Kemensos) harus segera dipenuhi. Ia pun telah menginstruksikan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk mempercepat penyusunan dokumen.

“Dokumen yang diperlukan harus segera dilengkapi. Apa pun syarat dari kementerian, Pemkot harus siap,” tegasnya.

Image Not Found
Pemkot Madiun menyiapkan lahan seluas kurang lebih 8 hektare untuk pembangunan SR. Foto : Kris-Sinergia

Pemkot Madiun menyiapkan lahan seluas kurang lebih 8 hektare untuk pembangunan SR. Meski desain awal mengacu pada prototipe dari pemerintah pusat, kemungkinan akan dilakukan penyesuaian dengan kondisi riil di lapangan.

“Di prototipe sudah ada konsepnya. Namun, melihat kondisi lahan, desain bisa saja disesuaikan,” jelas Soeko.

Sekolah Rakyat merupakan program nasional yang menyasar masyarakat pada kelompok desil 1 hingga 5 atau kelompok ekonomi terbawah. Konsep pendidikan yang diterapkan adalah sistem asrama (boarding school) dengan pemenuhan kebutuhan siswa secara terpadu, mulai dari pendidikan hingga kebutuhan harian.

“Karena ini boarding school, seluruh kebutuhan siswa dipenuhi dalam satu sistem yang komprehensif,” tambahnya.

Soeko memastikan, keberadaan Sekolah Rakyat tidak akan berbenturan dengan kebijakan pendidikan gratis tingkat SD dan SMP yang telah berjalan di Kota Madiun. Pasalnya, program ini memiliki segmentasi penerima manfaat yang berbeda dan secara khusus ditujukan bagi masyarakat paling rentan secara ekonomi.

“Ini program nasional untuk desil terbawah, sehingga tidak tumpang tindih dengan kebijakan yang sudah ada,” pungkasnya.(Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Buyung

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bulog Madiun Siap Salurkan 9.500 Ton Beras SPHP untuk Tekan Inflasi di Semester II 2025

    Bulog Madiun Siap Salurkan 9.500 Ton Beras SPHP untuk Tekan Inflasi di Semester II 2025

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kembali digulirkan untuk semester II tahun 2025. Kepala Perum Bulog Cabang Madiun, Agung Sarianto, menyampaikan bahwa penugasan SPHP telah turun dengan target volume sebesar 1,318 juta ton secara nasional untuk periode Juli hingga Desember 2025. Dari jumlah tersebut, sebanyak 9.500 ton dialokasikan untuk […]

    Bagikan
  • Terminal Purboyo Catat Lonjakan Armada, Masuk 4 Besar Nasional

    Terminal Purboyo Catat Lonjakan Armada, Masuk 4 Besar Nasional

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Terminal Tipe A Purboyo Madiun mencatat lonjakan signifikan jumlah armada yang masuk selama masa pemantauan intensif mulai 26 April hingga pertengahan Mei. Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah armada harian yang biasanya berkisar antara 297 hingga 300 kendaraan. Namun, puncaknya pada 13 Mei lalu, mencapai 681 armada atau setara dengan kenaikan […]

    Bagikan
  • Pemkot-Pemkab Madiun Sepakati Batas Wilayah Terdampak Ring Road Timur

    Pemkot-Pemkab Madiun Sepakati Batas Wilayah Terdampak Ring Road Timur

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun dan Pemerintah Kabupaten Madiun telah menyepakati batas wilayah yang terdampak rencana pembangunan Ring Road Timur (RRT).  Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatangan dokumen yang digelar di Bakorwil I Madiun pada Rabu (30/04/2025). Wali Kota Madiun, Maidi dan Bupati Madiun, Hari Wuryanto mendatangani Berita Acara Kesepakatan Penarikan Garis Batas […]

    Bagikan
  • Hemat Tapi Seru! Ini Dia 10 Tips Liburan Akhir Tahun yang Gak Bikin Bangkrut!

    Hemat Tapi Seru! Ini Dia 10 Tips Liburan Akhir Tahun yang Gak Bikin Bangkrut!

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
    • account_circle arrachmando
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Akhir tahun adalah momen yang dinanti-nanti untuk melepas penat dan menghabiskan waktu bersama keluarga atau teman-teman. Namun, liburan sering kali diidentikkan dengan biaya yang mahal. Jangan khawatir, ada banyak cara untuk menikmati liburan akhir tahun yang hemat tapi tetap seru. Berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda coba: 1. Rencanakan Liburan Jauh-Jauh Hari Merencanakan liburan […]

    Bagikan
  • Ironis, Seorang Ayah di Magetan Diduga Aniaya Bayi Baru Lahir hingga Lidah Melepuh

    Ironis, Seorang Ayah di Magetan Diduga Aniaya Bayi Baru Lahir hingga Lidah Melepuh

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus kekerasan terhadap bayi mengguncang Kabupaten Magetan. Seorang ayah di Desa Mangunrejo, Kecamatan Kawedanan, diduga tega menyulut lidah bayi yang baru berusia beberapa hari menggunakan korek gas. Aksi keji itu dipicu rasa cemburu dan dugaan perselingkuhan yang tak berdasar. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Saat kejadian, […]

    Bagikan
  • Irigasi Magetan Panjangnya Ribuan Kilometer, Tapi Anggarannya Kerdil

    Irigasi Magetan Panjangnya Ribuan Kilometer, Tapi Anggarannya Kerdil

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemkab Magetan tampaknya masih kedodoran dalam urusan memperbaiki infrastruktur irigasi. Ribuan kilometer saluran membentang, tetapi sebagian besar hanya bisa menunggu giliran perbaikan. Ironisnya, sekitar Rp. 2,1 miliar yang sudah dialokasikan justru ditarik kembali pemerintah pusat melalui program Instruksi Presiden (Inpres). Kabid Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Magetan, Yuli Karyawan Iswahyudi, […]

    Bagikan
expand_less