Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Telur Kotor dalam Paket Program MBG Lembeyan Viral, DPRD Magetan Desak Evaluasi Total

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
  • visibility 284
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
DPRD Magetan langsung melakukan pengecekan lapangan terkait Telur Kotor dalam Paket Program MBG Lembeyan. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, kembali memantik perhatian publik. Sebuah foto telur rebus yang masih tampak bernoda kotoran ayam pada cangkangnya beredar luas di media sosial dan memicu gelombang kritik warganet.

Unggahan itu pertama kali disebarkan akun Facebook Tri Winarsih melalui grup Info Seputar Lembeyan. Dalam foto, telur rebus tersebut terlihat dikemas bersama roti tawar, kecap sachet, dan kacang dalam plastik bening yang dibagikan kepada siswa.

Tri Winarsih menuliskan kekecewaannya dan berharap kejadian serupa tidak terulang. Unggahan itu kemudian viral dan langsung dibanjiri komentar warganet hingga ratusan kali dibagikan ulang.

Banyak warganet menyoroti proses sortir dan pencucian bahan pangan di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Mereka menilai telur dengan cangkang yang tidak dibersihkan dapat berpotensi membawa bakteri, terlebih makanan tersebut dikonsumsi anak sekolah.

Program MBG sejatinya dirancang untuk meningkatkan asupan gizi siswa. Namun, insiden kecil seperti ini disebut dapat merusak kepercayaan publik terhadap kualitas pelaksanaannya.

Menanggapi viralnya foto tersebut, DPRD Kabupaten Magetan menyatakan telah menerima laporan melalui media sosial dan langsung melakukan pengecekan lapangan.

Wakil Ketua DPRD Magetan, Putut Pujiono, menyebut pihaknya segera mengumpulkan seluruh Kepala SPPG untuk melakukan evaluasi menyeluruh.

“Kami akan berkoordinasi dengan Satgas. Semua Kepala SPPG se-Magetan akan kami kumpulkan agar kejadian seperti ini tidak terulang,” ujarnya setelah melakukan sidak, Rabu (25/2/2026).

Putut juga menyoroti fungsi relawan dapur dalam memeriksa bahan pangan sebelum proses pengolahan.

“Relawan seharusnya bisa mencermati kondisi bahan makanan sebelum diproses. Itu tugas penting yang tidak boleh terlewat,” tambahnya.

DPRD memastikan akan memperkuat pengawasan dan meningkatkan standar pengecekan di seluruh dapur SPPG. Menurut mereka, tujuan program ini adalah membentuk generasi yang sehat dan cerdas, sehingga kebersihan makanan menjadi aspek yang tidak boleh dinegosiasikan, meski hanya pada sebutir telur.(Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mako Polsek Geger Madiun Tampil Baru Usai Renovasi, Kapolres Resmikan Fasilitas

    Mako Polsek Geger Madiun Tampil Baru Usai Renovasi, Kapolres Resmikan Fasilitas

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Markas Komando (Mako) Polsek Geger, Kabupaten Madiun, resmi menampilkan wajah baru setelah menjalani proses renovasi. Peresmian dilakukan langsung oleh Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara pada Kamis (8/1/2026). Peresmian yang berlangsung di Mapolsek Geger ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti. Usai seremoni, Kapolres meninjau sejumlah ruangan serta fasilitas yang telah […]

    Bagikan
  • DPRD dan Pemkot Madiun Bahas Soal Pemangkasan Dana Transfer Rp. 168 Miliar

    DPRD dan Pemkot Madiun Bahas Soal Pemangkasan Dana Transfer Rp. 168 Miliar

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 Kota Madiun menghadapi tantangan besar. Pemerintah pusat berencana memangkas alokasi transfer keuangan daerah (TKD) hingga sekitar Rp168 miliar. Wakil Ketua DPRD Kota Madiun Istono menyampaikan, hingga saat ini Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) belum menggelar pertemuan […]

    Bagikan
  • Menyamar Minta Donasi, Seorang Pria Gasak Dua Handphone Kasir Minimarket

    Menyamar Minta Donasi, Seorang Pria Gasak Dua Handphone Kasir Minimarket

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Aksi pencurian terjadi di Desa Garon, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, pada Minggu siang (23/3/2025). Seorang pria yang menyamar sebagai peminta donasi berhasil membawa kabur dua unit handphone milik karyawan Garon Mart, dengan total kerugian mencapai Rp 15 juta. Berdasarkan rekaman Closed Circuit Television (CCTV), pelaku terlihat mengenakan masker dan menyerahkan […]

    Bagikan
  • Kisah Jemaah Haji Asal Madiun Jalani Arbain di Masjid Nabawi, Penuh Haru dan Syukur

    Kisah Jemaah Haji Asal Madiun Jalani Arbain di Masjid Nabawi, Penuh Haru dan Syukur

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Sinergia | Madinah – Jemaah haji asal Kabupaten Madiun tidak menyia-nyiakan waktu mereka menapakkan kaki di Masjid Nabawi. Di salah satu masjid paling suci bagi umat Islam itu, hari-hari mereka diisi dengan ibadah yang terasa lebih mendalam. Shalat lima waktu yang diupayakan selalu berjamaah, doa-doa yang dilangitkan, serta ziarah penuh haru ke makam Rasulullah SAW. […]

    Bagikan
  • Harga Sembako Merangkak Naik, Forkopimda Magetan Lakukan Sidak ke Pasar, SPPBE dan SPBU

    Harga Sembako Merangkak Naik, Forkopimda Magetan Lakukan Sidak ke Pasar, SPPBE dan SPBU

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 319
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang bulan Ramadan, dinamika harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Magetan mulai menunjukkan kenaikan. Kondisi ini mendorong Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun langsung memantau situasi melalui inspeksi mendadak (sidak) ke empat titik strategis, yakni Pasar Maospati, Pasar Barat, SPPBE Karangrejo, dan SPBU Maospati. Hasil pemantauan menunjukkan beberapa […]

    Bagikan
  • Waspada Beli Alat Bantu Dengar Tanpa Konsultasi, Pakar: Bukan Barang Umum, Harus Disesuaikan

    Waspada Beli Alat Bantu Dengar Tanpa Konsultasi, Pakar: Bukan Barang Umum, Harus Disesuaikan

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Tren masyarakat membeli alat bantu dengar secara daring semakin marak. Banyak yang berharap solusi instan untuk gangguan pendengaran dengan membeli alat tersebut melalui marketplace, bahkan dengan harga tinggi. Namun di balik kemudahan itu, ada risiko besar jika dilakukan tanpa konsultasi tenaga medis. Hal ini ditegaskan oleh dr. Rosa Falerina, Sp.THT-BKL […]

    Bagikan
expand_less