Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Kayu Lapuk, Atap Rumah Warga Di Kota Madiun Roboh, Ini Langkah Pemkot

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month 15 jam yang lalu
  • visibility 28
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Atap rumah milik Wahyu Zu’ari mengalami kerusakan pada bagian atap dan rangka bangunan. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Atap rumah milik Wahyu Zu’ari di Jalan Sultan Trenggono RT 17, Kelurahan Manguharjo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun dilaporkan ambruk pada Minggu (1/3/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerusakan pada bagian atap dan rangka bangunan tergolong signifikan.

Menindaklanjuti kejadian itu, tim gabungan dari BPBD Kota Madiun, Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Disperkim), dan Tagana Kota Madiun menggelar kerja bakti di lokasi pada Senin (2/3/2026). Petugas melakukan evakuasi puing-puing sekaligus memastikan kondisi bangunan aman dari potensi bahaya lanjutan.

“Ya kemarin kita menerima laporan ada rumah roboh ini. Kita langsung terjunkan tim untuk melakukan asesmen. Dan ini kita lakukan pembersihan puing-puing dan penanganan sementara,” jelas Kasi Kegawatdaruratan dan Logistik BPBD Kota Madiun, Heter Hidayati.

Peristiwa ambruknya atap terjadi saat penghuni rumah tengah beraktivitas pagi. Salah satu anak korban yang baru selesai mandi mendengar suara keras dari bagian atas rumah sebelum atap runtuh. 

Berdasarkan hasil asesmen petugas, rangka kayu penopang atap diketahui telah lapuk dimakan usia sehingga tidak lagi mampu menopang beban bangunan.

“Bantuan yang kita diberikan meliputi paket kebersihan, terpal untuk penutup sementara atap, makanan siap saji, selimut, serta kebutuhan dasar lainnya. Tadi  juga ada kebutuhan tambahan berupa alas tidur akan segera dipenuhi,” imbuhnya

Image Not Found
tim gabungan melakukan evakuasi puing-puing sekaligus memastikan kondisi bangunan aman dari potensi bahaya lanjutan. Foto : Kris-Sinergia

Sementara, Lurah Manguharjo, Rudianto mengungkapkan rumah tersebut telah terdata mendapatkan program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sekitar 13 tahun lalu. Untuk penghuninya masuk kategori desil 4.

“Ini coba kita usulkan untuk program RTLH kembali. Namun persyaratan administrasi belum terpenuhi karena sertifikat rumah tidak ada,” jelasnya.

Pihak kelurahan telah mengajukan surat kepada Pelaksana Tugas Wali Kota melalui Camat Manguharjo terkait permohonan rehabilitasi rumah sekaligus bantuan logistik kebencanaan. Selain itu, kelurahan berencana berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional untuk memastikan status dan keabsahan kepemilikan tanah.

“Kita akan coba bantu koordinasi dengan BPN untuk keabsahan sertifikat rumah ini. Ini coba kita arahan untuk menempati Rusunawa sementara waktu jika berkenan,” pungkas Rudianto.

Saat ini, Wahyu bersama dua anaknya untuk sementara tinggal di rumah tetangga sambil menunggu proses penanganan lebih lanjut. Pemerintah memastikan upaya rehabilitasi diupayakan sesuai mekanisme. Termasuk kelengkapan administrasi agar rumah kembali layak huni dan aman ditempati. (Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Buyung

Rekomendasi Untuk Anda

  • KAI Daop 7 Madiun Mohon Maaf, Sejumlah Perjalanan Terganggu Akibat Cuaca Ekstrem di Semarang

    KAI Daop 7 Madiun Mohon Maaf, Sejumlah Perjalanan Terganggu Akibat Cuaca Ekstrem di Semarang

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 (Daop 7) Madiun menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas gangguan perjalanan yang terjadi akibat cuaca ekstrem di wilayah Daop 4 Semarang. Hujan deras yang mengguyur sejak Selasa pagi (28/10/2025) menyebabkan luapan air di jalur hulu dan hilir kilometer 2+3 hingga 3+0, […]

    Bagikan
  • Serangga Masuk Telinga, Dokter: Terlalu Sering Membersihkan Telinga Justru Berisiko

    Serangga Masuk Telinga, Dokter: Terlalu Sering Membersihkan Telinga Justru Berisiko

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus serangga masuk ke dalam telinga mungkin terdengar sepele, namun masih sering terjadi dan tak jarang membuat panik. Menariknya, kebiasaan masyarakat yang terlalu rajin membersihkan telinga justru bisa memperbesar risiko tersebut. Fenomena ini diungkapkan oleh dr. Rosa Falerina, Sp.THT-BKL Subsp.N.O (K), dokter spesialis THT dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, saat memberikan […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Gelar FGD Proklim, Ajak Semua Pihak Hadapi Dampak Perubahan Iklim

    Pemkab Madiun Gelar FGD Proklim, Ajak Semua Pihak Hadapi Dampak Perubahan Iklim

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka pelaksanaan Program Kampung Iklim (Proklim), Kamis (12/06/2025). Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang IT Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Madiun dan dihadiri oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, perwakilan camat dan kepala desa dari lokasi Proklim, pengusaha, jajaran Perhutani dari KPH Lawu, […]

    Bagikan
  • Gugat BRI Rp. 50 Miliar, Samsuri Tunjuk Haris Azhar Jadi Kuasa Hukum

    Gugat BRI Rp. 50 Miliar, Samsuri Tunjuk Haris Azhar Jadi Kuasa Hukum

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sempat viral karena rumahnya ditempeli stiker penunggak utang, Samsuri, warga Kelurahan Patihan Wetan, Babadan, Ponorogo, memilih melawan. Tak tanggung-tanggung, ia menggugat PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Pasar Pon ke Pengadilan Negeri (PN) Ponorogo. Nilai gugatannya fantastis: Rp 50 miliar. Samsuri menunjuk aktivis hak asasi manusia (HAM) ternama Haris Azhar […]

    Bagikan
  • Sarasehan Implementasi Perbup 48/2025, Madiun Kampung Pesilat Indonesia photo_camera 3

    Sarasehan Implementasi Perbup 48/2025, Madiun Kampung Pesilat Indonesia

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kabupaten Madiun telah dicanangkan sebagai Kampung Pesilat Indonesia. Belasan perguruan pencak silat lahir dan berkembang di Bumi Kandung Madiun. Pencak silat sudah menjadi identitas budaya yang melekat bagi masyarakat Kabupaten Madiun. Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Sarasehan Kampung Pesilat bertempat di aula pertemuan Balai Desa Teguhan Kecamatan Jiwan pada Selasa (03/02/2026). Dalam […]

    Bagikan
  • Sebuah Warung di Madiun Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp. 50 Juta

    Sebuah Warung di Madiun Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp. 50 Juta

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Sebuah warung milik Sujoko, warga Desa Jetis, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, terbakar pada Rabu (19/11) sekitar pukul 19.20 WIB. Api dengan cepat membesar lantaran bangunan warung didominasi material kayu. Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP dan Damkar Kabupaten Madiun, Andi Koerniawan, mengatakan pihaknya langsung menerjunkan satu unit mobil pemadam setelah menerima […]

    Bagikan
expand_less