Bapanas Sidak Pasar Legi Ponorogo, Harga Cabai Rawit Masih Tinggi di Bulan Ramadan
- account_circle Ega Patria
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 33
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ponorogo – Melonjaknya sejumlah harga kebutuhan pokok di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, pada bulan Ramadan 2026 mendorong Badan Pangan Nasional (Bapanas) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Legi Ponorogo, Selasa (03/02/2026) pagi. Dalam sidak tersebut terungkap beberapa komoditas masih bertahan di harga tinggi, terutama cabai rawit yang mencapai Rp95 ribu per kilogram.
Sidak dilakukan bersama aparat kepolisian dengan menelusuri setiap lapak pedagang di Pasar Legi yang memiliki empat lantai. Petugas memeriksa harga berbagai komoditas, mulai dari beras, daging ayam, daging sapi, hingga cabai yang harganya terus mengalami fluktuasi selama Ramadan.
Suprihatin, salah satu pedagang yang lapaknya turut diperiksa, mengaku harga sejumlah komoditas memang masih tinggi meski sudah mengalami penurunan dibanding awal puasa.
“Awal-awal puasa cabai rawit bisa sampai Rp130 ribu per kilogram. Sekarang sudah turun jadi Rp95 ribu. Kemungkinan karena stok susah, jadi mahal,” ujarnya.
Selain cabai rawit, bawang merah justru mengalami kenaikan signifikan. Jika sebelumnya berada di kisaran Rp25 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp35 ribu hingga Rp40 ribu per kilogram.
Sementara itu, Analis Ketahanan Pangan Ahli Madya Bapanas, Maya Safrina, menyebut secara umum harga di Pasar Legi terpantau relatif stabil, bahkan beberapa komoditas mengalami penurunan.
“Cabai rawit awal puasa mencapai Rp100 ribuan, sekarang sudah Rp90 ribuan. Nanti jika pasokan lebih banyak, harga bisa turun lagi,” jelasnya.
Ia menambahkan, faktor cuaca masih menjadi penyebab utama tingginya harga cabai rawit di Ponorogo. Meski demikian, untuk cabai keriting dan cabai besar justru mengalami penurunan harga.
Dalam sidak tersebut, petugas juga menemukan sejumlah komoditas yang dijual sedikit di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), seperti Minyakita yang seharusnya Rp15.700 namun dijual Rp16.700. Namun, menurut Maya, selisih tersebut kerap terjadi karena pembelian gabungan dengan barang lain.

Untuk beras, harga dinilai relatif stabil. Beras medium dijual di kisaran Rp13.500 per kilogram dan beras premium Rp15.000 per kilogram. Sementara daging ayam berada di harga Rp38 ribu per kilogram dan daging sapi Rp125 ribu per kilogram.
Maya menegaskan stok beras di Ponorogo dalam kondisi aman mengingat daerah ini merupakan salah satu sentra produksi padi. Selain itu, Bulog juga telah menjadwalkan pasar murah mulai 6 Maret sebagai bagian dari upaya stabilisasi harga.
Bapanas bersama aparat kepolisian juga akan memasang banner informasi harga acuan di pasar-pasar agar pedagang dan pembeli mengetahui standar harga sesuai HET maupun Harga Acuan Penjualan (HAP).
Pemantauan ini menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah sekaligus menjaga daya beli masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri.(Ega)
- Penulis: Ega Patria
- Editor: Diez

