Berita Terkini
Trending Tags

Meriahkan Ramadan, Ratusan Pelari Ramaikan Sahurun 30K di Magetan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
  • visibility 203
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa secara simbolis melepas keberangkatan para pelari, (7/3/2026), Foto : Kusnanto

Sinergia | Magetan – Ratusan pelari dari berbagai daerah mengikuti kegiatan lari malam bertajuk Sahurun 30K yang digelar Komunitas Playon Magetan pada Sabtu malam (7/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di bulan suci Ramadan ini mendapat dukungan penuh dari Polres Magetan melalui pemberian izin serta pengamanan selama acara berlangsung.

Sekitar 220 peserta turut ambil bagian dalam event tersebut. Start dan finish dipusatkan di depan Toko Rapi Elektronik, utara Pasar Baru Magetan, dengan total jarak tempuh sekitar 30 kilometer. Para peserta menempuh rute yang melintasi sejumlah ruas jalan utama hingga kawasan wisata Sarangan sebelum kembali ke pusat kota.

Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa hadir langsung dalam kegiatan tersebut dan secara simbolis melepas keberangkatan para pelari. Kehadiran Kapolres menjadi bentuk dukungan kepolisian terhadap kegiatan olahraga masyarakat sekaligus memastikan acara berlangsung aman dan tertib.

Kapolres Magetan menyampaikan apresiasi kepada para peserta yang telah memeriahkan kegiatan Sahurun di Kabupaten Magetan.

Ia mengatakan, pihaknya bersama unsur Forkopimda menyambut baik kegiatan olahraga seperti ini karena dinilai mampu mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus menjadi aktivitas positif selama Ramadan.

“Kami dari Forkopimda Magetan mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang hadir dan ikut meramaikan kegiatan Sahurun ini. Polres Magetan tentunya akan terus mendukung kegiatan masyarakat yang bersifat positif, termasuk event olahraga seperti lari malam ini,” ujar AKBP Raden Erik Bangun Prakasa.

Kapolres juga mengungkapkan bahwa sebelumnya Polres Magetan telah memberikan dukungan serupa terhadap kegiatan Sahurun yang digelar di Kecamatan Barat dan Maospati.

“Pada kegiatan Sahurun sebelumnya di Kecamatan Barat dan Maospati, kami juga memberikan perizinan sekaligus pengamanan agar kegiatan dapat berjalan dengan aman. Ke depan, Polres Magetan juga berencana menyelenggarakan fun run pada peringatan Hari Bhayangkara sebagai sarana olahraga bersama masyarakat,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolres turut mengingatkan para peserta untuk selalu mengutamakan keselamatan selama mengikuti kegiatan.

Ia mengimbau para pelari untuk tetap menjaga kondisi fisik serta mematuhi arahan petugas di lapangan apabila terjadi kendala selama perjalanan.

“Saya mengingatkan kepada seluruh peserta agar selalu mengutamakan keselamatan. Jika membutuhkan bantuan atau mengalami kendala di perjalanan, segera hubungi petugas atau pos pengamanan yang telah disiapkan,” pesannya.

Kapolres juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadan agar tetap kondusif.

Menurutnya, suasana Ramadan akan terasa lebih nyaman apabila seluruh elemen masyarakat turut menjaga ketertiban serta memperkuat rasa toleransi dan kebersamaan.

Sementara itu, salah satu peserta Sahurun asal luar daerah mengaku sangat menikmati kegiatan lari malam tersebut, terutama karena rute yang dilalui menawarkan pemandangan alam yang indah.

Ia juga mengapresiasi dukungan Polres Magetan yang telah memberikan izin serta pengamanan selama kegiatan berlangsung.

“Kami sangat berterima kasih kepada Polres Magetan yang telah memberikan izin sekaligus pengamanan sehingga kegiatan ini dapat berjalan aman dan lancar. Rute larinya juga sangat menarik, terutama ketika melewati kawasan Sarangan yang pemandangannya luar biasa,” ungkapnya.

Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, kegiatan olahraga masyarakat seperti Sahurun diharapkan dapat terus berkembang. Selain menjadi sarana olahraga, kegiatan ini juga berpotensi mempromosikan keindahan alam dan destinasi wisata Kabupaten Magetan kepada peserta dari berbagai daerah. (kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengenal Sosok Heru Setiawan, Rawat dan Sembuhkan Ratusan ODGJ

    Mengenal Sosok Heru Setiawan, Rawat dan Sembuhkan Ratusan ODGJ

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – 18 tahun bukan waktu yang sebentar bagi Heru Setiawan memberikan pengabdiannya dengan aksi sosial yang tinggi. Pria 55 tahun warga Desa Paringan Kecamatan Jenangan Kabupaten Ponorogo itu menjadikan rumahnya sebagai tempat perlindungan bagi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Di pekarangan rumah berjejer kamar-kamar sederhana untuk menampung mereka yang terluka jiwanya. Dari […]

    Bagikan
  • Konflik Internal, DPC PKB Magetan Tunjuk Kuasa Hukum Hadapi Gugatan Nur Wahid

    Konflik Internal, DPC PKB Magetan Tunjuk Kuasa Hukum Hadapi Gugatan Nur Wahid

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Konflik yang terjadi pada internal tubuh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Magetan terus berlanjut. Setelah Pemerintah Provinsi Jawa Timur menangguhkan proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD dari partai tersebut, DPC PKB Magetan kini menunjuk kuasa hukum resmi untuk menghadapi gugatan yang diajukan oleh Nur Wahid. Ketua DPC PKB Magetan, Suratno, […]

    Bagikan
  • Polres Madiun dan Perhutani Tanam 2.250 Pohon di Kare, Peringati Hari Bumi 2026

    Polres Madiun dan Perhutani Tanam 2.250 Pohon di Kare, Peringati Hari Bumi 2026

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Polres Madiun bersama Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Madiun menggelar aksi penanaman pohon dalam rangka memperingati Hari Bumi 2026, Rabu (22/4/2026). Kegiatan berlangsung di Petak 18B-1 RPH Kresek, BKPH Brumbun, Desa Kuwiran, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun. Sebanyak 2.250 bibit pohon ditanam dalam kegiatan tersebut. Jenis tanaman yang ditanam meliputi jati, johar, […]

    Bagikan
  • Kelangkaan Elpiji 3 Kilogram di Ngawi Jelang Lebaran, Harga Tembus Rp40 Ribu

    Kelangkaan Elpiji 3 Kilogram di Ngawi Jelang Lebaran, Harga Tembus Rp40 Ribu

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Menjelang Lebaran Idulfitri 2026, warga di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, semakin kesulitan mendapatkan gas elpiji 3 kilogram. Sejumlah pangkalan maupun pengecer di Kecamatan Widodaren melaporkan stok kosong sejak beberapa hari terakhir, membuat warga terpaksa berkeliling dari satu tempat ke tempat lain demi mendapatkan kebutuhan memasak tersebut. Kondisi ini terlihat jelas di […]

    Bagikan
  • Dari Panggung Jalanan ke Jejak Karya, Nogling S. Seniman Musik yang Tak Pernah Menyerah

    Dari Panggung Jalanan ke Jejak Karya, Nogling S. Seniman Musik yang Tak Pernah Menyerah

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Di sudut tenang Perumahan Banjarsari Raya, Magetan, Jawa Timur, terdapat sosok yang diam-diam menorehkan jejak panjang dalam dunia musik. Nogling S. adalah pencipta lagu yang telah menempuh perjalanan musiknya sejak tahun 2006. Perjalanan yang tidak dimulai dari studio mewah atau panggung gemerlap, melainkan dari lantai jalanan yang menjadi saksi awal […]

    Bagikan
  • Unik! Warga Ponorogo Bayar Pajak Pakai Pisang Cavendish

    Unik! Warga Ponorogo Bayar Pajak Pakai Pisang Cavendish

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo –  Suasana Desa Bringinan, Kecamatan Jambon, Ponorogo tampak berbeda Rabu (03/09/2025). Warga berbondong-bondong memanen pisang cavendish dari pekarangan rumah mereka. Pisang hasil panen itu bukan hanya untuk konsumsi, melainkan menjadi cara unik mereka melunasi kewajiban Pajak Bumi dan Bangunan (PBB P2). Pisang yang sudah dipetik kemudian ditimbang di balai desa. Setiap kilogram […]

    Bagikan
expand_less