Berita Terkini
Trending Tags

Sidak Takjil di Bantaran Madiun, Dinkes Jatim Uji 10 Sampel Makanan dan Temukan Penjualan Ciki Bull

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
  • visibility 213
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dinkes Jatim sidak takjil di Bantaran Madiun, (9/3/2026), Foto : Kriswanto

Sinergia | Kota Madiun – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur bersama Dinkes PPKB Kota Madiun melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap makanan dan minuman takjil di kawasan Taman Bantaran, Kota Madiun, Minggu (9/3/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan keamanan pangan yang dijual kepada masyarakat selama Ramadan.

Sanitarian Dinkes Provinsi Jawa Timur, Yenni Dwi Kurniawati, mengatakan sidak tersebut merupakan tindak lanjut dari surat edaran Kementerian Kesehatan terkait pengawasan makanan takjil. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan bahan pangan yang dijual aman dikonsumsi masyarakat.

“Pemeriksaan takjil ini sebenarnya rutin dilakukan setiap tahun. Hari ini kami melakukan pemeriksaan pada titik sampling karena sebelumnya Dinkes PPKB Kota Madiun juga sudah melakukan pemeriksaan di kawasan Bunderan Taman,” ujarnya.

Dalam sidak tersebut, petugas mengambil sampel dari 10 jenis makanan dan minuman yang dijual pedagang. Beberapa di antaranya seperti jelly, es buah, pentol, risol mayo, cilok, hingga minuman dalam kemasan.

Dari jumlah tersebut, enam sampel langsung diperiksa secara kimia menggunakan metode uji cepat di lokasi. Hasilnya, seluruh sampel dinyatakan negatif dari kandungan bahan berbahaya.

Image Not Found
Dinkes Jatim uji 10 sampel makanan dan hasilnya negatif bahan berbahaya, Foto : Kriswanto

“Sampel yang diuji secara kimia di tempat hasilnya negatif semua,” jelas Yenni.

Sementara itu, sisa sampel lainnya akan menjalani pemeriksaan mikrobiologi di laboratorium. Proses tersebut membutuhkan waktu sekitar satu hingga dua hari karena harus melalui tahap pengembangbiakan bakteri.

“Kami berharap seluruh hasil pemeriksaan sampel takjil yang diambil hari ini juga menunjukkan hasil negatif,” imbuhnya.

Selain pemeriksaan makanan, petugas juga menemukan pedagang yang menjual Ciki bull yang menggunakan dry ice di kawasan Bantaran. Menurut Yenni, temuan tersebut menjadi perhatian karena penggunaan nitrogen cair atau dry ice sempat menjadi sorotan pada 2024. Saat itu, pemerintah telah mengeluarkan surat edaran dari Kementerian Kesehatan, BPOM, dan Pemprov Jatim yang melarang konsumsi makanan dengan efek “ciki ngebul”.

“Ciki ngebul dikhawatirkan mengandung nitrogen cair yang tidak diperuntukkan untuk dikonsumsi langsung oleh manusia,” tegasnya.

Ia menjelaskan, nitrogen cair dapat menyebabkan iritasi pada kulit dan berpotensi membahayakan organ pencernaan jika tertelan.

Karena itu, temuan penjualan dry ice akan menjadi bahan evaluasi sekaligus pembinaan bagi pelaku usaha. Pihaknya juga akan berkoordinasi lintas daerah karena produk tersebut diketahui diproduksi di luar Kota Madiun.

“Penjualannya di sini, tetapi produksinya di kabupaten lain. Jadi perlu koordinasi lintas daerah,” katanya.

Sementara itu, Dinkes PPKB Kota Madiun akan menindaklanjuti hasil sidak kali ini. Termasuk temuan soal ciki bull. Namun, dari pendataan ternyata penjual merupakan warga dari luar Kota Madiun.

“Kebanyakan yang jual disini memang dari luar kota. Tetapi tetap kami lakukan pengambilan sampel, itu termasuk nanti sekaligus pembinaan ke pelaku usahanya. Biasanya kalau sudah dibina akan diberikan label stiker,” jelas Retno Dwi Wahyuni, Ketua Tim Kerja Pengelolaan Kesehatan Lingkungan Kerja dan Olahraga, Dinkes PPKB Kota Madiun.

Lebih lanjut, terkait temuan ciki bull yang menggunakan dry ice akan menjadi bahan evaluasi penting bagi pemerintah daerah. Termasuk berkoordinasi dengan OPD terkait.

​”Temuan ini merupakan masukan yang sangat berharga. Kami telah mencatat data pedagang dan akan segera berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yang memiliki kewenangan penindakan,” imbuhnya.

Retno menekankan pentingnya rantai keamanan pangan yang menyeluruh. Masyarakat diminta tidak hanya tergiur oleh tampilan makanan yang menarik atau warna yang mencolok.

“Harus tetap mewaspadai seperti makanan atau minuman dengan warna mencolok. Jadi jangan rasa enak, menarik, itu belum tentu aman untuk dikonsumsi,” jelas Retno.

Dinas Kesehatan berkomitmen untuk terus memantau peredaran pangan selama Ramadan guna memastikan warga Kota Madiun mengonsumsi takjil yang aman dan sehat. (krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolres Magetan Beri Kejutan untuk Prajurit TNI di HUT ke-80, Wujud Soliditas TNI–Polri

    Kapolres Magetan Beri Kejutan untuk Prajurit TNI di HUT ke-80, Wujud Soliditas TNI–Polri

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Momen kebersamaan antara TNI dan Polri kembali terlihat di Kabupaten Magetan. Dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa bersama jajaran pejabat utama Polres memberikan kejutan istimewa bagi para prajurit SECATA Rindam V/Brawijaya, Minggu (05/10/2025). Rombongan Polres Magetan mendatangi lokasi latihan ketangkasan […]

    Bagikan
  • Diduga Mengantuk, Mobil Pemudik Tabrak Pembatas Tol di Ngawi, Satu Penumpang Meninggal

    Diduga Mengantuk, Mobil Pemudik Tabrak Pembatas Tol di Ngawi, Satu Penumpang Meninggal

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 1.024
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan tunggal melibatkan mobil pemudik terjadi di ruas jalan tol wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Selasa (17/3/2026) pagi. Kendaraan yang melaju dari arah Solo menuju Surabaya itu oleng diduga akibat pengemudi mengantuk hingga menabrak pagar pembatas jalan. Insiden ini menyebabkan seluruh penumpang mengalami luka-luka, dan satu orang meninggal dunia. Peristiwa terjadi […]

    Bagikan
  • Kecepatan Kereta Naik, KAI Daop 7 Madiun Genjot Normalisasi Jalur KA

    Kecepatan Kereta Naik, KAI Daop 7 Madiun Genjot Normalisasi Jalur KA

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam upaya meningkatkan keselamatan dan efisiensi perjalanan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun terus melakukan berbagai langkah perbaikan infrastruktur. Salah satunya dengan menaikkan batas kecepatan maksimal kereta api dari sebelumnya 100 km/jam menjadi 120 km/jam di sejumlah lintasan wilayah kerjanya. Agar peningkatan kecepatan ini berjalan aman, […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Intensifkan Pengawasan LPG, Cegah Penimbunan dan Penyimpangan Distribusi

    Polres Magetan Intensifkan Pengawasan LPG, Cegah Penimbunan dan Penyimpangan Distribusi

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polres Magetan terus memperketat pengawasan terhadap stok dan distribusi LPG bersubsidi di wilayah Kabupaten Magetan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi kelangkaan sekaligus mencegah adanya praktik kecurangan di tingkat agen maupun pangkalan. Melalui Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) bersama Polsek jajaran, petugas melakukan pemantauan langsung ke sejumlah titik distribusi. Pengecekan difokuskan […]

    Bagikan
  • LKBH PGRI Somasi Gubernur Khofifah, Protes Mutasi Kepala SMKN 1 Ponorogo

    LKBH PGRI Somasi Gubernur Khofifah, Protes Mutasi Kepala SMKN 1 Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Mutasi Katenan dari jabatan Kepala SMKN 1 Ponorogo ke SMAN 1 Tegalombo, Pacitan, berbuntut panjang. Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) PGRI Ponorogo resmi melayangkan somasi kepada Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Ketua LKBH PGRI Ponorogo, Thohari, menyebut mutasi tersebut dinilai melanggar Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025 tentang Penugasan Guru […]

    Bagikan
  • Ini Harapan Warga Untuk Maidi-F. Bagus Panuntun Yang Telah Dilantik Sebagai Walikota-Wakil Walikota Madiun

    Ini Harapan Warga Untuk Maidi-F. Bagus Panuntun Yang Telah Dilantik Sebagai Walikota-Wakil Walikota Madiun

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pelantikan Walikota dan Wakil Walikota pada Kamis (20/2/2025) di Istana Negara disambut gembira oleh sejumlah masyarakat Kota Madiun. Terlihat di depan Balaikota Madiun banyak karangan bunga dengan bibit pohon berbuah yang sudah berjejer. Tak hanya karangan bunga dengan bibit pohon berbuah, sejumlah masyarakat Kota Madiun juga memberikan ucapan selamat atas […]

    Bagikan
expand_less