Berita Terkini
Trending Tags

Dampak Perang Timur Tengah, Disbudpar Magetan Waspadai Penurunan Kunjungan Wisatawan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
  • visibility 274
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Disbudpar Magetan telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan di Sarangan, Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran mulai dikhawatirkan berdampak pada sektor pariwisata daerah. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Magetan menyatakan kegelisahan apabila situasi internasional tersebut berlarut dan memengaruhi minat wisatawan.

Kepala Disbudpar Magetan, Suwito, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisata harian saat ini berada pada kisaran 1.000–2.000 orang. “Dua hari lalu angkanya mencapai sekitar 1.500 wisatawan. Namun, jumlahnya tidak selalu sama di tiap lokasi dan setiap harinya berbeda,” ujarnya, Jumat (20/3/2026).

Menurut Suwito, tren tersebut menunjukkan sedikit penurunan dibanding tahun 2025. Ia menilai gejolak global turut memengaruhi kondisi ekonomi yang berdampak pada mobilitas masyarakat. “Kami menyadari situasi dunia ikut berpengaruh. Karena itu, kami terus berupaya menjaga agar Magetan tetap menarik dan nyaman bagi pengunjung,” kata Suwito. 

Ia menekankan bahwa potensi alam Magetan menjadi kekuatan utama yang tak dimiliki daerah lain.

Menjelang libur Hari Raya Idulfitri, Disbudpar telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan, khususnya pemudik.

Suwito menjelaskan, langkah pertama adalah memperkuat aspek keamanan dan keselamatan pengunjung. “Kami melakukan mitigasi di sejumlah titik wisata dan berkoordinasi dengan BPBD untuk memastikan semuanya terkendali,” jelasnya.

Selain itu, kenyamanan dan kebersihan menjadi perhatian utama. “Jika tempat wisata bersih dan nyaman, pengunjung akan merasa lebih betah dan tidak terganggu,” imbuhnya.

Strategi lain adalah pengaturan lalu lintas, mengingat kondisi geografis Magetan yang rawan kepadatan kendaraan saat musim liburan. “Meski setiap tahun kemacetan pasti terjadi, tetap perlu pengelolaan yang baik. Kami bersinergi dengan Dishub dan Polres agar masyarakat tidak terganggu selama berwisata,” terang Suwito.

Dengan berbagai langkah tersebut, pihaknya berharap wisatawan dapat menikmati liburan di Magetan, baik untuk melihat pemandangan alam maupun merasakan udara segar. “Tujuan kami sederhana, yaitu memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman selama berwisata di Magetan,” pungkasnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tragis ! Balita di Magetan Tewas Usai Jatuh ke Sumur Lama Depan Rumah

    Tragis ! Balita di Magetan Tewas Usai Jatuh ke Sumur Lama Depan Rumah

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Peristiwa tragis menimpa keluarga di Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Kamis (16/10/2025) pagi. Seorang balita perempuan yang masih berusia 1,5 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah tercebur ke dalam sumur lama yang berada di depan rumahnya. Korban merupakan anak dari pasangan Abu Khoir (44) dan Nuvita Ika Rahmawati (38), warga setempat. […]

    Bagikan
  • Pedagang Kuliner Keluhkan Kenaikan HET LPG 3 Kg

    Pedagang Kuliner Keluhkan Kenaikan HET LPG 3 Kg

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab Ponorogo| Kenaikan Harga Eceran Tertinggi (HET) LPG 3 kilogram mulai dirasakan pedagang kuliner di Kabupaten Ponorogo. Mereka mengaku keberatan karena kenaikan ini membuat keuntungan semakin menipis. Siti Murbiah, pedagang gorengan di Kelurahan Mangkujayan, Kecamatan Kota, Ponorogo, menyebutkan harga LPG di tingkat pengecer kini mencapai Rp20 ribu per tabung.  “Keuntungan jadi berkurang. Kalau […]

    Bagikan
  • Harga Beras dan Telur Naik, Ratusan Warga Madiun Serbu Pasar Murah

    Harga Beras dan Telur Naik, Ratusan Warga Madiun Serbu Pasar Murah

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ratusan warga memadati pasar sembako murah yang digelar di Lapangan Desa Mojopurno, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Minggu (20/07/2025). Mereka rela mengantre panjang di bawah terik matahari demi mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah di tengah kenaikan harga di pasar tradisional. Lonjakan harga sejumlah komoditas seperti beras dan telur […]

    Bagikan
  • Jalan Mlarak–Kaponan Rusak, DPUPKP Janji Usulkan Perbaikan di P-APBD

    Jalan Mlarak–Kaponan Rusak, DPUPKP Janji Usulkan Perbaikan di P-APBD

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Ponorogo memastikan ruas Jalan Mlarak–Kaponan, Desa Kaponan, Kecamatan Mlarak, yang sempat ditanami pohon pisang dan pepaya oleh warga, akan diusulkan untuk diperbaiki. Namun, perbaikan tersebut belum bisa dilakukan dalam waktu dekat. Kepala Bidang Bina Marga DPUPKP Ponorogo, Shintawati, mengatakan perbaikan jalan itu […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Bakal Bangun  Rest Area di Perbatasan Nganjuk–Madiun

    Pemkab Madiun Bakal Bangun  Rest Area di Perbatasan Nganjuk–Madiun

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun tengah menyusun dokumen kajian rencana pembangunan rest area di kawasan By Pass perbatasan Madiun – Nganjuk yang terletak di Desa Pajaran, Kecamatan Saradan. Di lahan seluas sekitar 50.648 meter persegi aset milik PT KAI Daop 7 Madiun bakal terbangun rest area sebagai sarana peristirahatan bagi pengguna jalan […]

    Bagikan
  • Pohon Tumbang Tewaskan Pemotor di Madiun Diduga Dibakar, Polisi Buka Peluang Pidana

    Pohon Tumbang Tewaskan Pemotor di Madiun Diduga Dibakar, Polisi Buka Peluang Pidana

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kematian seorang pengendara sepeda motor yang tertimpa pohon tumbang di Jalan Raya Kaibon-Kebonsari, Kabupaten Madiun Minggu (13/9/2026), mulai mengarah ke penyelidikan pidana. Polisi menduga pohon yang menewaskan korban tersebut sengaja dibakar sebelum akhirnya tumbang ke badan jalan. Kanit Pidana Umum Satreskrim Polres Madiun, Ipda Ichsan Novianto, mengatakan unsur pidana akan ditelusuri […]

    Bagikan
expand_less