Dampak Perang Timur Tengah, Disbudpar Magetan Waspadai Penurunan Kunjungan Wisatawan
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 38
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan – Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran mulai dikhawatirkan berdampak pada sektor pariwisata daerah. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Magetan menyatakan kegelisahan apabila situasi internasional tersebut berlarut dan memengaruhi minat wisatawan.
Kepala Disbudpar Magetan, Suwito, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisata harian saat ini berada pada kisaran 1.000–2.000 orang. “Dua hari lalu angkanya mencapai sekitar 1.500 wisatawan. Namun, jumlahnya tidak selalu sama di tiap lokasi dan setiap harinya berbeda,” ujarnya, Jumat (20/3/2026).
Menurut Suwito, tren tersebut menunjukkan sedikit penurunan dibanding tahun 2025. Ia menilai gejolak global turut memengaruhi kondisi ekonomi yang berdampak pada mobilitas masyarakat. “Kami menyadari situasi dunia ikut berpengaruh. Karena itu, kami terus berupaya menjaga agar Magetan tetap menarik dan nyaman bagi pengunjung,” kata Suwito.
Ia menekankan bahwa potensi alam Magetan menjadi kekuatan utama yang tak dimiliki daerah lain.
Menjelang libur Hari Raya Idulfitri, Disbudpar telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan, khususnya pemudik.
Suwito menjelaskan, langkah pertama adalah memperkuat aspek keamanan dan keselamatan pengunjung. “Kami melakukan mitigasi di sejumlah titik wisata dan berkoordinasi dengan BPBD untuk memastikan semuanya terkendali,” jelasnya.
Selain itu, kenyamanan dan kebersihan menjadi perhatian utama. “Jika tempat wisata bersih dan nyaman, pengunjung akan merasa lebih betah dan tidak terganggu,” imbuhnya.
Strategi lain adalah pengaturan lalu lintas, mengingat kondisi geografis Magetan yang rawan kepadatan kendaraan saat musim liburan. “Meski setiap tahun kemacetan pasti terjadi, tetap perlu pengelolaan yang baik. Kami bersinergi dengan Dishub dan Polres agar masyarakat tidak terganggu selama berwisata,” terang Suwito.
Dengan berbagai langkah tersebut, pihaknya berharap wisatawan dapat menikmati liburan di Magetan, baik untuk melihat pemandangan alam maupun merasakan udara segar. “Tujuan kami sederhana, yaitu memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman selama berwisata di Magetan,” pungkasnya. (Kus)
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Diez






