Antusias Membludak, 600 Pemudik Ikuti Program Balik Gratis, 10 Bus Berangkat dari Terminal Purboyo
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 38
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Program balik gratis yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali digelar untuk arus balik Lebaran 2026. Dari wilayah Madiun dan sekitarnya, sebanyak 10 bus diberangkatkan menuju Jakarta dengan total sekitar 600 penumpang, termasuk tim pendamping.
Febriyanti, Tim Leader Mudik Gratis Pemprov DKI untuk rute Madiun–Jakarta, mengatakan jumlah armada tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Pemberangkatan ini difokuskan Terminal Tipe Purboyo Madiun pada Kamis (26/3/2026).
“Kalau untuk jumlah busnya, total semua ada 10 bus untuk arus balik ke Jakarta. Untuk penumpangnya kurang lebih di 600 penumpang, sudah termasuk tim dari kami,” ujarnya saat ditemui di lokasi pemberangkatan.
Ia menjelaskan, secara teknis, penumpang wajib menunjukkan tiket atau barcode sebelum naik ke dalam bus. Proses validasi dilakukan oleh petugas untuk memastikan data peserta sesuai dengan pendaftaran.
“Dari tiket, mereka punya barcode, lalu kami validasi. Setelah validasi, baru bisa masuk ke dalam bus,” jelasnya.
Menurut Febriyanti, antusiasme masyarakat terhadap program ini sangat tinggi. Bahkan, kuota keberangkatan dari Madiun dan sekitarnya langsung terpenuhi dalam waktu singkat.
“Antusiasnya sangat ramai. Penumpang dari Madiun ke Jakarta itu sangat banyak, langsung penuh,” katanya.
Program balik gratis ini merupakan agenda rutin tahunan Pemprov DKI Jakarta. Pada tahun ini, jumlah bus ditambah menjadi 10 unit dari sebelumnya 8 unit pada tahun lalu untuk mengakomodasi tingginya minat masyarakat.
Salah satu peserta, Moesanudin, warga Lembeyan, Magetan, mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut. Ia bersama keluarga memanfaatkan fasilitas ini untuk kembali ke Tangerang setelah mudik.
“Alhamdulillah kita bisa dibantu dengan biaya yang lebih murah, gratis. Terima kasih kepada Pak Gubernur DKI Jakarta. Tiap tahun ikut,” ujarnya.
Ia menjelaskan, proses verifikasi data dilakukan dengan menunjukkan dokumen kependudukan seperti KTP dan Kartu Keluarga (KK).

“Kita harus cek KTP, validasi, scan KK. Kita berangkat empat orang, saya, istri, dan dua cucu,” katanya.
Moesanudin juga mengaku sebelumnya ikut program mudik gratis yang sama saat keberangkatan ke kampung halaman. Menurutnya, program ini sangat membantu masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang menuntut efisiensi biaya perjalanan.
“Dengan kondisi seperti ini tentu sangat membantu. Sebelumnya juga ikut waktu program mudik gratis kemarin,” pungkasnya.
Sementara itu, pada Rabu (25/3/2026) Kementerian Perhubungan RI melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat juga memberangkatkan 5 armada bus balik gratis dari Terminal Purboyo Madiun. 5 Bus tersebut mengangkut sekitar 225 penumpang untuk tujuan Jakarta. (Krs)
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Diez







