Sempat Diserbu 19 Ribu Wisatawan, Kunjungan Telaga Sarangan Mulai Turun!
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 25
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan – Tren kunjungan wisatawan ke Telaga Sarangan pada libur Lebaran 2026 mulai menunjukkan penurunan setelah mencapai puncaknya. Selain berakhirnya masa libur pegawai, faktor cuaca hujan turut memengaruhi minat wisatawan.
Data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Magetan mencatat kenaikan kunjungan sejak 18 Maret 2026 sebanyak 1.073 wisatawan. Jumlah tersebut terus meningkat menjadi 2.045 pada 19 Maret dan 2.485 pada 20 Maret.
Lonjakan berlanjut pada 21 Maret dengan 3.083 pengunjung, sebelum melonjak signifikan pada 22 Maret menjadi 9.512 wisatawan. Puncak kunjungan terjadi pada 24 Maret dengan 19.016 wisatawan, setelah sehari sebelumnya mencapai 17.635 orang.
Namun, tren tersebut mulai melandai pada 25 Maret 2026 dengan jumlah kunjungan turun menjadi 14.924 wisatawan.
Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Disbudpar Magetan, Yosef Cahyo Wibawarno, menyebut penurunan ini sebagai pola yang wajar setiap akhir masa libur.
“Setelah puncak liburan, biasanya jumlah wisatawan memang mulai turun. Apalagi sebagian pegawai sudah kembali bekerja dan cuaca juga sering hujan,” ujar Yosef.
Ia menambahkan, saat ini kunjungan masih terbantu oleh libur sekolah yang belum berakhir.
“Selama anak-anak masih libur sekolah, jumlah pengunjung belum turun drastis. Tapi setelah itu, biasanya penurunan akan lebih terasa,” katanya.

Jika dibandingkan dengan periode Lebaran tahun-tahun sebelumnya, capaian kunjungan tahun 2026 masih berada di bawah tren sebelumnya, termasuk pada puncak harian.
Yosef mengakui adanya kecenderungan penurunan jika dilihat dari perbandingan tahunan, baik dari sisi total kunjungan maupun puncak harian.
“Kalau dibandingkan tahun lalu, memang ada sedikit penurunan, baik total maupun puncaknya. Ini dipengaruhi beberapa faktor seperti cuaca dan pola libur masyarakat,” ungkapnya.
Meski demikian, Disbudpar Magetan tetap optimistis kunjungan wisata akan kembali meningkat pada momentum libur berikutnya, seiring upaya peningkatan fasilitas dan promosi destinasi wisata. (Nan)
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Arrachmando







