Berita Terkini
Trending Tags

BPK Temukan Kejanggalan Pondasi dan Beton Proyek Senilai Rp. 4,2 Miliar di Puskesmas Pilangkenceng Madiun

  • account_circle Mandor
  • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
  • visibility 257
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
BPK soroti proyek Rp4,2 miliar di Puskesmas Pilangkenceng Madiun, ada kekurangan volume pekerjaan senilai lebih dari Rp60 juta, (27/3/2026), Foto : Istimewa

Sinergia | Madiun – Proyek pembangunan puskesmas di Pilangkenceng Kab Madiun mendapat sorotan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Jawa Timur. Ada kejanggalan dalam proyek senilai Rp 4,2 miliar pada Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun tahun anggaran 2024. 

Proyek yang dikerjakan CV Syanur Mandiri asal Kota Solo itu diduga tidak sesuai kontrak. Temuan tersebut tertuang dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI Perwakilan Jawa Timur atas sistem pengendalian intern dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan Pemkab Madiun tahun 2024.

Dalam laporan itu, BPK mengungkap adanya kekurangan volume pekerjaan, khususnya pada item pondasi dan beton. Sesuai kontrak, pekerjaan pondasi seharusnya mencapai 127,43 meter kubik. Namun di lapangan, volume yang dikerjakan hanya 95,7 meter kubik, sehingga terdapat kekurangan 31,73 meter kubik.

Akibatnya, kekurangan volume pekerjaan pondasi tersebut bernilai Rp19.966.161. Sementara itu, kekurangan pada pekerjaan betonisasi mencapai Rp40.499.011. Total kekurangan volume pekerjaan dalam proyek ini mencapai Rp60.465.172.

BPK menilai kondisi tersebut berisiko membuat Pemkab Madiun menerima hasil pekerjaan yang tidak sesuai rencana. Dampaknya tidak hanya pada aspek fisik bangunan, tetapi juga anggaran dan sosial.

“Dampak fisik berupa penurunan nilai properti, kualitas, dan fungsi bangunan, serta potensi kerusakan lebih cepat. Dari sisi anggaran, berpotensi menambah biaya pemeliharaan dan membebani keuangan daerah,” tulis BPK dalam laporannya.

Selain itu, dampak sosial juga dinilai signifikan, yakni menurunnya kenyamanan serta terganggunya aktivitas pengguna dalam jangka panjang.

BPK menyimpulkan, permasalahan ini terjadi karena lemahnya pengawasan dan pengendalian. Pimpinan perangkat daerah dinilai tidak optimal dalam mempertimbangkan dampak pekerjaan yang tidak sesuai volume.

“PPK tidak mengawasi jalannya pekerjaan konstruksi secara memadai untuk memastikan kesesuaian kuantitas dan spesifikasi teknis sebagaimana kontrak,” tegas BPK.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, dr. Heri Setyana, saat dikonfirmasi menyatakan bahwa temuan BPK tersebut telah ditindaklanjuti.

“Temuan dari BPK sudah ditindaklanjuti,” tulis dr. Heri Setyana, Jumat (27/3/2026).

Namun, saat ditanya lebih lanjut mengenai kualitas bangunan Puskesmas Pilangkenceng pasca temuan tersebut, yang bersangkutan tidak memberikan jawaban. (Ndor)

Bagikan
  • Penulis: Mandor
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPMPTSP Sebut Tower BTS PT Mitra Teel Tak Kantongi Izin Resmi

    DPMPTSP Sebut Tower BTS PT Mitra Teel Tak Kantongi Izin Resmi

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebuah menara Base Transceiver Station (BTS) milik PT Mitra Teel yang berdiri di Desa Sogo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, dipastikan belum mengantongi izin resmi. Hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Madiun, Arik Krisdiananto, pada Selasa (08/07/2025). Arik menyebut, hingga saat […]

    Bagikan
  • Kasus Kecelakaan Maut Stasiun Barat Magetan, Penjaga Palang Pintu Divonis 2,5 Tahun Penjara

    Kasus Kecelakaan Maut Stasiun Barat Magetan, Penjaga Palang Pintu Divonis 2,5 Tahun Penjara

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 315
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus tragis kecelakaan maut di perlintasan Kereta Api Stasiun Barat, Magetan, akhirnya mencapai putusan hukum. Pengadilan Negeri (PN) Magetan pada Kamis (4/12/2025) menjatuhkan vonis terhadap Agus Supriyanto, penjaga palang pintu yang menjadi terdakwa dalam insiden yang menelan empat korban jiwa tersebut. Dalam sidang terbuka, majelis hakim yang dipimpin Rintis Candra dengan […]

    Bagikan
  • Mengintip Keindahan Seni Ukir Buah dan Sayur di Ponorogo

    Mengintip Keindahan Seni Ukir Buah dan Sayur di Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Buah dan sayur biasanya hanya tersaji di meja makan sebagai pelengkap hidangan. Namun, di tangan kreatif para siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Ponorogo, aneka buah dan sayur itu disulap menjadi karya seni unik nan indah. Dengan bermodal pisau kecil, semangka, melon, hingga labu, para siswa SMKN 2 Ponorogo mengubah bahan […]

    Bagikan
  • Ngantor di Taman Bantaran, Wali Kota Maidi Buka Bazar Ramadhan dan Wahana Offroad

    Ngantor di Taman Bantaran, Wali Kota Maidi Buka Bazar Ramadhan dan Wahana Offroad

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi kembali membuat gebrakan. Program kantor lapangan, kali ini bertempat di Taman Lalu Lintas Bantaran mulai Senin (24/3/2025). Wali Kota Madiun serta jajaran OPD Pemkot Madiun akan memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat di Taman Lalu Lintas Bantaran ini hingga 27 Maret mendatang. “Masyarakat bisa meramaikan dan mendapatkan […]

    Bagikan
  • Kapolres Ponorogo Tuntaskan 3 Jembatan Presisi, Akses Warga Dipastikan Aman

    Kapolres Ponorogo Tuntaskan 3 Jembatan Presisi, Akses Warga Dipastikan Aman

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, memastikan pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di sejumlah titik telah berjalan sesuai target. Dari empat lokasi yang direncanakan, tiga jembatan kini telah rampung dan siap digunakan masyarakat. AKBP Andin menjelaskan, pembangunan jembatan tersebut merupakan hasil sinergi antara Polres Ponorogo dan Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Program ini difokuskan […]

    Bagikan
  • Berapa UMK Kota Madiun 2026 ? Disnaker : Belum Ada Pembahasan

    Berapa UMK Kota Madiun 2026 ? Disnaker : Belum Ada Pembahasan

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pembahasan terkait penetapan Upah Minimum Kota (UMK) Madiun untuk tahun 2026 belum memasuki proses resmi. Kepala Disnaker Koperasi, Usaha Mikro (KUM) Kota Madiun, Agus Siswanta, mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima undangan rapat dari Dewan Pengupahan. “Belum masuk pembahasan. Masih sebatas komunikasi informal antar-pemangku kepentingan,” ujarnya pada Jumat […]

    Bagikan
expand_less