Berita Terkini
Trending Tags

Skema Murur Disiapkan, Kloter SUB 22 Fokus Nafar Awal dan Kesiapan Jemaah Capai 95 Persen

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
  • visibility 304
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kepala Kantor Kemenhaj Kota Madiun memberikan arahan dalam Rakor Murur dan Tanazul Haji 1447 H/2026. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun — Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Madiun menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Murur dan Tanazul haji tahun 1447 H/2026. Rakor bersama ketua kloter, ketua rombongan (karom), dan ketua regu (karu) berlangsung di Aula Kantor Kemenag Kota Madiun pada Senin (30/3/2026). Rakor ini membahas kesiapan pelaksanaan ibadah haji, khususnya skema Murur, Tanazul, dan Nafar bagi 223 calon jemaah haji Kota Madiun yang tergabung dalam Kloter SUB 22 bersama Ngawi dan Surabaya.

Kepala Kantor Kemenhaj Kota Madiun, Datik Ardiyah, menyampaikan bahwa pembahasan utama dalam rakor adalah mekanisme Murur sebagai bagian dari mitigasi bagi jemaah dengan kondisi tertentu. Berdasarkan data sementara, terdapat 19 jemaah asal Kota Madiun yang masuk dalam kategori Murur.

“Murur ini untuk data sementara baru ada 19 orang dari Kota Madiun. Untuk daerah lain seperti Ngawi dan Surabaya masih dalam proses pendataan,” ujarnya.

Murur sendiri merupakan skema pergerakan jemaah dari Arafah melintasi Muzdalifah tanpa turun, yang diperuntukkan bagi jemaah risiko tinggi seperti lansia, disabilitas, dan mereka yang membutuhkan pendampingan khusus.

Selain Murur, rakor juga memutuskan bahwa Kloter SUB 22 tidak akan mengikuti skema Tanazul meskipun sebelumnya terdapat arahan dari pusat. Keputusan ini diambil berdasarkan hasil kesepakatan bersama dalam rapat, artinya jemaah kota Madiun akan tetap melaksanakan mabit di Mina.

Lebih lanjut, karena Kloter SUB 22 merupakan kloter awal, jemaah diarahkan untuk mengambil Nafar Awal, bukan Nafar Sani. Hal ini mempertimbangkan jadwal kepulangan yang relatif cepat setelah rangkaian puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

“Kloter awal ini setelah Armuzna harus segera bersiap untuk pemulangan, sehingga kami arahkan untuk mengambil Nafar Awal,” kata Datik.

Terkait kesiapan jemaah, Datik menyebutkan bahwa secara umum telah mencapai 95 persen. Ia memastikan bahwa tidak ada perubahan signifikan dalam skema keberangkatan meskipun terdapat dinamika global.

“Insyaallah kesiapan sudah 95 persen. Keberangkatan tetap sesuai rencana, hanya kemungkinan ada penyesuaian waktu penerbangan dari pukul 03.00 menjadi pukul 06.00,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Kloter SUB 22, Zainal Arifin, menjelaskan bahwa pendataan Murur menjadi langkah penting dalam memastikan kesiapan teknis di lapangan, termasuk akomodasi dan transportasi.

“Pendataan ini penting untuk mitigasi. Kita harus memilah mana jemaah yang mengikuti Murur dan yang tidak, berdasarkan hasil medical check-up (MCU), terutama untuk kategori risiko tinggi,” jelasnya.

Ia menambahkan, seluruh jemaah yang masuk skema Murur wajib memenuhi syarat, termasuk memiliki pendamping. Validasi akhir tetap mengacu pada hasil pemeriksaan kesehatan jemaah.

Zainal Arifin menambahkan bahwa pembinaan jemaah telah dilakukan secara intensif sejak jauh hari. Struktur kelompok seperti karu dan karom juga sudah terbentuk untuk memudahkan koordinasi di lapangan.

“Administrasi sudah berjalan baik, pembinaan juga terus dilakukan. Dengan dukungan KBIHU, insyaallah jemaah siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan,” katanya.

Untuk penyampaian teknis kepada jemaah, pihak Kemenhaj menyerahkan sepenuhnya kepada karu dan karom agar informasi dapat diterima secara lebih efektif dan tidak menimbulkan kebingungan. Dengan berbagai persiapan tersebut, jemaah Kloter SUB 22 diharapkan dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar, aman, dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.(Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • KA Malioboro Ekspress Tabrak 7 Motor di Pelintasan KA JPL 08 Stasiun Magetan

    KA Malioboro Ekspress Tabrak 7 Motor di Pelintasan KA JPL 08 Stasiun Magetan

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kereta Api (KA) Malioboro Ekspress Relasi Purwokerto – Malang menabrak 7 sepeda motor di pelintasan KA JPL 08 Stasiun Magetan, tepatnya Desa Mangge Kecamatan Barat Kabupaten Magetan pada Senin (19/05/2025) sekitar pukul 12.50 WIB. Menurut informasi di lapangan, diduga peristiwa terjadi karena kelalaian dari petugas penjaga palang pintu perlintasan. Pasalnya, […]

    Bagikan
  • Ini Cara Unik Jemaah Haji di Ponorogo untuk Mengenali Koper

    Ini Cara Unik Jemaah Haji di Ponorogo untuk Mengenali Koper

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Menjelang keberangkatan ibadah haji, ratusan calon jamaah haji (CJH) asal Ponorogo mulai menyerahkan koper mereka ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Ponorogo pada Rabu (14/05/2025). Suasana pengumpulan koper berlangsung unik, lantaran banyak koper yang dihiasi dengan berbagai aksesori, mulai dari boneka hingga foto diri bersama keluarga. Inisiatif ini datang dari Kelompok […]

    Bagikan
  • Retakan Tanah di Madiun Semakin Bertambah, Tim Kaji Cepat ITS Minta Warga Waspadai Longsor

    Retakan Tanah di Madiun Semakin Bertambah, Tim Kaji Cepat ITS Minta Warga Waspadai Longsor

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Tim Kaji Cepat dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya memetakan retakan tanah di Dusun Morosowo, Desa Mendak, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, menggunakan teknologi LiDAR. Pemetaan dilakukan untuk membaca potensi pergerakan tanah sekaligus memperkuat sistem peringatan dini di wilayah rawan longsor tersebut. Kunjungan kedua tim yang dipimpin pakar geologi ITS, Prof. […]

    Bagikan
  • Magetan Siap Gelar Final Four Livoli Divisi Utama 2025, Duel Bergengsi di Laga Pembuka

    Magetan Siap Gelar Final Four Livoli Divisi Utama 2025, Duel Bergengsi di Laga Pembuka

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kabupaten Magetan telah bersiap menyambut ajang besar kompetisi bola voli nasional. Mulai Jumat (10/10/2025) nanti, GOR Ki Mageti akan menjadi tuan rumah Final Four Livoli Divisi Utama 2025, yang menghadirkan delapan tim terbaik nasional dari sektor putra dan putri. Empat tim putra yang lolos adalah Lavani Navy, TNI AU Electric, Indomaret, […]

    Bagikan
  • Ironis, Pekerja Proyek KDKMP di Magetan Alami Kecelakaan Kerja, Tidak Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan

    Ironis, Pekerja Proyek KDKMP di Magetan Alami Kecelakaan Kerja, Tidak Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 640
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kembali menjadi sorotan. Seorang pekerja proyek mengalami kecelakaan kerja yang menyebabkan jari manis tangan kirinya remuk dan harus menjalani perawatan intensif. Mendapat laporan tersebut, Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti bersama sejumlah perangkat daerah mendatangi kediaman korban, […]

    Bagikan
  • Empat Penyusup Berkedok Ojol Diamankan Polisi , Aksi di DPRD Ponorogo Batal

    Empat Penyusup Berkedok Ojol Diamankan Polisi , Aksi di DPRD Ponorogo Batal

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Empat orang diamankan aparat Polres Ponorogo lantaran diduga hendak melakukan aksi huru-hara pada unjuk rasa di depan gedung DPRD Ponorogo yang sedianya digelar, Senin (01/09/2025). Mereka dicurigai karena memakai atribut ojek online (Ojol), meski bukan berprofesi sebagai driver. Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, mengatakan penangkapan itu berawal dari deteksi dini […]

    Bagikan
expand_less