Berita Terkini
Trending Tags

Fokus Tangani IPM dan Kemiskinan, DPRD Berikan Rekomendasi LKPJ TA 2025 ke Bupati Madiun

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
  • visibility 232
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ketua DPRD Fery Sudarsono menyerahkan dokumen rekomendasi LKPJ ke Bupati Madiun Hari Wuryanto, Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – DPRD Kabupaten Madiun menggelar rapat paripurna dalam rangka penyampaian keputusan DPRD terkait rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Madiun Tahun Anggaran 2025, di ruang rapat paripurna DPRD setempat, Kamis (2/4/2026).

Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono. Ia menjelaskan, sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, panitia khusus (pansus) DPRD telah melakukan pembahasan terhadap materi LKPJ Bupati Madiun Tahun Anggaran 2025.

“Pembahasan substansi materi LKPJ pada hakikatnya merupakan kewenangan DPRD melalui panitia khusus guna memberikan penilaian serta pendapat yang objektif terhadap kinerja kepala daerah, yang dituangkan dalam bentuk rekomendasi DPRD,” ujarnya.

Ia menambahkan, keputusan DPRD tersebut memuat sejumlah catatan strategis berupa saran, masukan, dan koreksi terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah, baik dalam pelaksanaan urusan wajib maupun tugas pembantuan

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Madiun, Wiema Tedja Pradana, membacakan substansi rekomendasi DPRD. Ia menyampaikan bahwa LKPJ Bupati Madiun Tahun 2025 disusun berdasarkan sejumlah regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1950 serta aturan terkait lainnya.

Politisi Partai Golkar ini menjelaskan, dari delapan indikator tujuan daerah, sebanyak enam indikator telah tercapai bahkan melampaui target. Namun, dua indikator masih belum memenuhi target, yakni Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan tingkat kemiskinan.

“IPM Kabupaten Madiun tercatat sebesar 75,47, masih di bawah IPM Provinsi Jawa Timur sebesar 76,13. Sementara itu, tingkat kemiskinan berada di angka 10,4 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata provinsi sebesar 9,5 persen,” ungkapnya.

Selain itu, dari 33 indikator sasaran daerah, terdapat 18 indikator yang telah tercapai atau melampaui target. Namun, 15 indikator lainnya masih belum mencapai target yang ditetapkan, di antaranya indeks pelayanan publik, indeks sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE), indeks profesionalitas ASN, hingga pertumbuhan sektor perdagangan.

DPRD pun merekomendasikan agar pemerintah daerah lebih memfokuskan pelaksanaan program dan kegiatan guna mendorong capaian indikator tersebut di masa mendatang.

Keputusan DPRD Kabupaten Madiun Nomor 4 Tahun 2026 tentang Rekomendasi terhadap LKPJ Bupati Madiun Tahun Anggaran 2025 tersebut telah ditetapkan pada 30 Maret 2026, dengan rincian lengkap yang tertuang dalam lampiran keputusan.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menyampaikan bahwa LKPJ merupakan bentuk akuntabilitas kinerja pemerintah daerah selama satu tahun anggaran, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 dan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019.

Ia menegaskan bahwa rekomendasi DPRD merupakan masukan yang sangat berharga dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.

“Rekomendasi ini bukan sekadar kritik, melainkan bentuk pengawasan yang konstruktif dalam rangka meningkatkan pelayanan publik dan kinerja pemerintahan daerah,” kata Hari Wur panggilan akrab Bupati Madiun.

Ia juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk segera menindaklanjuti setiap rekomendasi yang telah disampaikan DPRD sebagai bahan evaluasi dan perbaikan ke depan.

Menurutnya, capaian pembangunan selama tahun 2025 merupakan hasil kerja bersama yang perlu dipertahankan dan ditingkatkan.

“Kami berharap kemitraan antara eksekutif dan legislatif tetap terjaga dengan harmonis demi mewujudkan masyarakat Kabupaten Madiun yang harmonis, bersahaja, bersih, sehat, dan sejahtera,” pungkasnya

Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono, mengatakan hasil paripurna menjadi bahan evaluasi bagi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

’’Hasil paripurna ini menjadi penilaian kami agar OPD dan bupati segera menindaklanjuti,’’ ujarnya.

DPRD menyoroti dua indikator utama yang belum mencapai target, yakni Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan tingkat kemiskinan.

IPM Kabupaten Madiun tercatat 75,47, masih di bawah rata-rata Jawa Timur sebesar 76,13.

Sementara angka kemiskinan berada di 10,4 persen, lebih tinggi dari provinsi yang sebesar 9,5 persen.

’’Kemiskinan masih di bawah provinsi, sehingga perlu percepatan penanganan,’’ tegas Fery. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPD PKS Kota Madiun Periode 2025–2030 Didominasi Kader Muda

    DPD PKS Kota Madiun Periode 2025–2030 Didominasi Kader Muda

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Struktur baru DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Madiun resmi diumumkan oleh DPP pada Kamis (14/08/2025) lalu. Formasi kepengurusan periode 2025–2030 kali ini dipenuhi wajah-wajah muda yang diharapkan mampu memberi semangat baru bagi partai. Sekretaris DPD PKS Kota Madiun, Hasta Hadiwiguna, mengungkapkan sejumlah perubahan penting terjadi dalam susunan kepengurusan. Di […]

    Bagikan
  • Bumdes Tidak Butuh Orang Pintar, Lebih Utama Sosok Berjiwa Bisnis

    Bumdes Tidak Butuh Orang Pintar, Lebih Utama Sosok Berjiwa Bisnis

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Badan Usaha Milik Desa ( Bumdes ) hingga kini masih menarik untuk dikulik. Sebagai komponen pendulang pendapatan asli desa, hadirnya Bumdes tidak harus dikomando orang pintar. Justru sosok pengurus berjiwa bisnis tinggi yang cukup pas menahkodai Bumdes. Pernyataan ini muncul dari seorang tenaga ahli Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Madiun, Deyisnil Fariadi […]

    Bagikan
  • Harlah Pancasila, Bupati Madiun Ajak Warga Jadikan Pancasila Pedoman Hidup

    Harlah Pancasila, Bupati Madiun Ajak Warga Jadikan Pancasila Pedoman Hidup

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di Lapangan Desa Ngampel, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, berlangsung khidmat, Senin (02/06/2025). Bupati Madiun, Hari Wuryanto bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam amanat Kepala BPIP RI Yudian Wahyudi yang dibacakan oleh Bupati, disampaikan bahwa Pancasila bukan hanya dokumen sejarah atau teks hukum. Lebih dari […]

    Bagikan
  • Delegasi Uni Eropa Tinjau Proyek Beras Rendah Karbon di Madiun, Dorong Pertanian Ramah Iklim

    Delegasi Uni Eropa Tinjau Proyek Beras Rendah Karbon di Madiun, Dorong Pertanian Ramah Iklim

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Delegasi Uni Eropa meninjau langsung implementasi proyek beras rendah karbon di Desa Klumutan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Senin (01/07/2025). Kunjungan ini merupakan bagian dari evaluasi program SWITCH-Asia Low Carbon Rice Project yang digagas untuk mendukung transisi menuju pertanian berkelanjutan di Indonesia. Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, H.E. […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Bahas PAK 2025 Lebih Awal, Target Selesai Pertengahan Juli

    DPRD Ponorogo Bahas PAK 2025 Lebih Awal, Target Selesai Pertengahan Juli

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo tahun anggaran 2025 mulai dibahas lebih awal. DPRD Ponorogo menggelar sidang paripurna penandatanganan nota kesepakatan bersama perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS), Rabu (12/06/2025) di gedung Bappeda Litbang. Ketua DPRD Ponorogo Dwi Agus Prayitno mengatakan, percepatan pembahasan PAK […]

    Bagikan
  • Lahan Tanam Berkurang, Produksi Padi di Kota Madiun Justru Meningkat

    Lahan Tanam Berkurang, Produksi Padi di Kota Madiun Justru Meningkat

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Di tengah semakin sempitnya lahan pertanian, para petani di Kota Madiun justru menunjukkan pencapaian luar biasa. Produksi padi tahun 2024 mengalami kenaikan, meski luas lahan pertanian mengalami penyusutan. Kepala BPS Kota Madiun, Abdul Azis menyampaikan lahan pertanian di Kota Pendekar mengalami penurunan sebesar 0,65 persen, dari 2.204 hektare menjadi 2.190 […]

    Bagikan
expand_less