Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Fokus Tangani IPM dan Kemiskinan, DPRD Berikan Rekomendasi LKPJ TA 2025 ke Bupati Madiun

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
  • visibility 306
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ketua DPRD Fery Sudarsono menyerahkan dokumen rekomendasi LKPJ ke Bupati Madiun Hari Wuryanto, Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – DPRD Kabupaten Madiun menggelar rapat paripurna dalam rangka penyampaian keputusan DPRD terkait rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Madiun Tahun Anggaran 2025, di ruang rapat paripurna DPRD setempat, Kamis (2/4/2026).

Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono. Ia menjelaskan, sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, panitia khusus (pansus) DPRD telah melakukan pembahasan terhadap materi LKPJ Bupati Madiun Tahun Anggaran 2025.

“Pembahasan substansi materi LKPJ pada hakikatnya merupakan kewenangan DPRD melalui panitia khusus guna memberikan penilaian serta pendapat yang objektif terhadap kinerja kepala daerah, yang dituangkan dalam bentuk rekomendasi DPRD,” ujarnya.

Ia menambahkan, keputusan DPRD tersebut memuat sejumlah catatan strategis berupa saran, masukan, dan koreksi terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah, baik dalam pelaksanaan urusan wajib maupun tugas pembantuan

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Madiun, Wiema Tedja Pradana, membacakan substansi rekomendasi DPRD. Ia menyampaikan bahwa LKPJ Bupati Madiun Tahun 2025 disusun berdasarkan sejumlah regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1950 serta aturan terkait lainnya.

Politisi Partai Golkar ini menjelaskan, dari delapan indikator tujuan daerah, sebanyak enam indikator telah tercapai bahkan melampaui target. Namun, dua indikator masih belum memenuhi target, yakni Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan tingkat kemiskinan.

“IPM Kabupaten Madiun tercatat sebesar 75,47, masih di bawah IPM Provinsi Jawa Timur sebesar 76,13. Sementara itu, tingkat kemiskinan berada di angka 10,4 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata provinsi sebesar 9,5 persen,” ungkapnya.

Selain itu, dari 33 indikator sasaran daerah, terdapat 18 indikator yang telah tercapai atau melampaui target. Namun, 15 indikator lainnya masih belum mencapai target yang ditetapkan, di antaranya indeks pelayanan publik, indeks sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE), indeks profesionalitas ASN, hingga pertumbuhan sektor perdagangan.

DPRD pun merekomendasikan agar pemerintah daerah lebih memfokuskan pelaksanaan program dan kegiatan guna mendorong capaian indikator tersebut di masa mendatang.

Keputusan DPRD Kabupaten Madiun Nomor 4 Tahun 2026 tentang Rekomendasi terhadap LKPJ Bupati Madiun Tahun Anggaran 2025 tersebut telah ditetapkan pada 30 Maret 2026, dengan rincian lengkap yang tertuang dalam lampiran keputusan.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menyampaikan bahwa LKPJ merupakan bentuk akuntabilitas kinerja pemerintah daerah selama satu tahun anggaran, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 dan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019.

Ia menegaskan bahwa rekomendasi DPRD merupakan masukan yang sangat berharga dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.

“Rekomendasi ini bukan sekadar kritik, melainkan bentuk pengawasan yang konstruktif dalam rangka meningkatkan pelayanan publik dan kinerja pemerintahan daerah,” kata Hari Wur panggilan akrab Bupati Madiun.

Ia juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk segera menindaklanjuti setiap rekomendasi yang telah disampaikan DPRD sebagai bahan evaluasi dan perbaikan ke depan.

Menurutnya, capaian pembangunan selama tahun 2025 merupakan hasil kerja bersama yang perlu dipertahankan dan ditingkatkan.

“Kami berharap kemitraan antara eksekutif dan legislatif tetap terjaga dengan harmonis demi mewujudkan masyarakat Kabupaten Madiun yang harmonis, bersahaja, bersih, sehat, dan sejahtera,” pungkasnya

Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono, mengatakan hasil paripurna menjadi bahan evaluasi bagi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

’’Hasil paripurna ini menjadi penilaian kami agar OPD dan bupati segera menindaklanjuti,’’ ujarnya.

DPRD menyoroti dua indikator utama yang belum mencapai target, yakni Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan tingkat kemiskinan.

IPM Kabupaten Madiun tercatat 75,47, masih di bawah rata-rata Jawa Timur sebesar 76,13.

Sementara angka kemiskinan berada di 10,4 persen, lebih tinggi dari provinsi yang sebesar 9,5 persen.

’’Kemiskinan masih di bawah provinsi, sehingga perlu percepatan penanganan,’’ tegas Fery. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Viral Kasus Daycare Yogyakarta, Dinsos PP-PA dan Dindik Kota Madiun Sidak dan Lakukan Pembinaan Daycare

    Viral Kasus Daycare Yogyakarta, Dinsos PP-PA dan Dindik Kota Madiun Sidak dan Lakukan Pembinaan Daycare

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 311
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menyusul viralnya kasus dugaan permasalahan di Daycare di Yogyakarta, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PP-PA) bersama Dinas Pendidikan Kota Madiun melakukan pemantauan langsung ke sejumlah tempat penitipan anak atau Daycare, Rabu (29/4/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk memastikan kasus serupa tidak terjadi di Kota Madiun. Selain pemantauan, petugas […]

    Bagikan
  • Kayu Limbah Disulap Jadi Kerajinan Antik Bernilai Seni Tinggi

    Kayu Limbah Disulap Jadi Kerajinan Antik Bernilai Seni Tinggi

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kayu limbah yang kerap diabaikan banyak orang disulap menjadi kerajinan antik bernilai seni tinggi di tangan Heri Ismakut, warga Desa Mojomati, Kecamatan Jetis, Ponorogo. Dengan teknik ukir tradisional dan pewarnaan khas tempo dulu, karya-karya Heri tidak hanya memperkenalkan kembali seni lama yang nyaris punah, tetapi juga memiliki nilai ekonomi tinggi. […]

    Bagikan
  • Perumdam Tirta Dharma Purabaya Madiun Buktikan Kinerja Sehat Selama Tahun 2024

    Perumdam Tirta Dharma Purabaya Madiun Buktikan Kinerja Sehat Selama Tahun 2024

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab. Madiun | Pemerintah Kabupaten Madiun melalui badan usaha Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Dharma Purabaya Kabupaten Madiun mencatatkan prestasi kinerja baik selama tahun 2024. Berdasarkan laporan hasil laporan Kinerja BUMD Air Minum, Deputi Bidang Akuntan Negara BPKP, dari 393 BUMD Air Minum. BUMD milik kabupaten Madiun mendapat skor kinerja 3.86. […]

    Bagikan
  • Keluarga Korban Tewas Laka KA Datangi Kamar Mayat RSUD Magetan

    Keluarga Korban Tewas Laka KA Datangi Kamar Mayat RSUD Magetan

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta berpalang pintu menuju Stasiun Magetan, Jawa Timur, saat KA Malioboro Ekspres menabrak tujuh pemotor pada Senin (19/05/2025). Insiden tersebut menyebabkan empat orang tewas dan lima lainnya luka-luka. Pasca kecelakaan, keluarga korban mulai berdatangan ke ruang jenazah RSUD Sayidiman Magetan untuk memastikan identitas anggota keluarganya […]

    Bagikan
  • ASN Ramai-Ramai Beli Telur, Aksi Solidaritas di Magetan Tuai Kritik Substansi

    ASN Ramai-Ramai Beli Telur, Aksi Solidaritas di Magetan Tuai Kritik Substansi

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) memadati halaman Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Magetan, Selasa (12/5/2026), untuk membeli telur dari peternak lokal. Aksi yang dikemas dalam “Gerakan Membeli Telur” ini digagas sebagai upaya cepat membantu peternak ayam petelur yang tengah terpukul akibat anjloknya harga jual. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati Magetan […]

    Bagikan
  • Oknum Santri di Ngawi Diciduk atas Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak

    Oknum Santri di Ngawi Diciduk atas Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Polres Ngawi mengungkap kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur yang diduga dilakukan oleh seorang oknum santri berinisial MZN (28), warga Kecamatan Kasreman, Ngawi. Kasus ini berawal ketika pihak sekolah memanggil orang tua korban pada awal Mei 2025 setelah mendapati adanya foto dan video pribadi milik korban […]

    Bagikan
expand_less