Berita Terkini
Trending Tags

Bulog Pastikan Harga Gabah Petani Terjaga, Ngawi Jadi Lumbung Produksi Strategis

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
  • visibility 218
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dirut Bulog saat panen perdana musim tanam 2026 di Ngawi, pastikan harga gabah sesuai aturan, (4/4/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Perum Bulog memastikan harga gabah di tingkat petani tetap terkendali sesuai ketentuan pemerintah. Kepastian itu disampaikan Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, saat menghadiri panen perdana musim tanam 2026 di Desa Baderan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Sabtu (4/4/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bulog melakukan pengecekan langsung di lapangan guna memastikan harga pembelian gabah berjalan sesuai aturan. Dari hasil pantauan, bahkan ditemukan adanya transaksi yang melampaui harga yang telah ditetapkan pemerintah.

Ahmad Rizal menegaskan, kehadiran Bulog di tengah petani merupakan bentuk komitmen untuk menjaga stabilitas harga sekaligus melindungi kesejahteraan petani. Ia menyebut, langkah ini juga berdampak pada peningkatan nilai tukar petani.

“Kami turun langsung untuk memastikan petani mendapatkan harga yang layak sesuai ketentuan. Di lapangan, kami juga melihat ada pembelian gabah yang nilainya justru di atas harga pemerintah,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengawasan yang dilakukan Bulog akan terus diperkuat, terutama di wilayah sentra produksi, agar tidak terjadi permainan harga yang merugikan petani.

“Kami ingin memastikan mekanisme pasar tetap berpihak pada petani. Dengan pengawalan ini, harapannya kesejahteraan petani bisa terus meningkat,” imbuhnya.

Panen perdana di Desa Baderan menjadi penanda dimulainya musim tanam pertama tahun ini. Wilayah tersebut dinilai memiliki potensi produksi yang besar dan hasil panen yang cukup baik.

Menurut Ahmad Rizal, produktivitas pertanian di kawasan tersebut menunjukkan tren positif dan layak menjadi salah satu fokus dalam penguatan program swasembada pangan nasional.

“Potensi di desa ini sangat besar. Hasil panennya juga bagus, sehingga sangat mendukung upaya peningkatan produksi pangan nasional,” katanya.

Image Not Found
Bulog cek langsung harga gabah petani saat panen perdana di Ngawi, Foto : Kus-Sinergia

Di sisi lain, Bulog menargetkan penyerapan gabah dan beras secara nasional mencapai 4 juta ton sepanjang 2026, sebagaimana arahan pemerintah pusat. Hingga awal April, capaian stok beras bahkan telah melampaui target awal yang ditetapkan.

Ahmad Rizal mengungkapkan, per 3 April 2026, stok beras yang dikuasai Bulog telah mencapai 4,4 juta ton. Capaian tersebut dinilai sebagai langkah positif menuju swasembada pangan.

“Stok beras kita saat ini sudah mencapai 4,4 juta ton. Ini menjadi modal kuat untuk menjaga ketahanan pangan sekaligus menuju target swasembada tahun 2026,” jelasnya.

Terkait kapasitas penyimpanan, ia memastikan kondisi gudang Bulog masih mencukupi untuk menampung hasil serapan petani. Saat ini, kapasitas total gudang mencapai sekitar 5,2 juta ton, dengan ruang tersisa yang masih tersedia.

“Kapasitas gudang kita masih cukup, bahkan masih ada ruang sekitar 1,2 juta ton. Selain itu, kami juga memanfaatkan gudang sewa dan filial untuk mendukung penyerapan,” ungkapnya.

Sebagai upaya penguatan infrastruktur, Bulog juga akan membangun 100 unit gudang baru yang dilengkapi fasilitas pascapanen, seperti pengering, penggilingan, hingga pengemasan.

“Pembangunan gudang baru akan mulai berjalan tahun ini. Kami targetkan bisa selesai secara bertahap hingga 2026 untuk memperkuat sistem logistik pangan nasional,” terangnya.

Ia menambahkan, pembangunan tersebut akan diprioritaskan di wilayah terdepan dan kepulauan guna mengatasi kendala distribusi.

Dalam konteks regional, Kabupaten Ngawi dinilai sebagai salah satu kontributor penting produksi pangan di Jawa Timur. Dari total produksi provinsi, Ngawi menyumbang porsi signifikan sekitar 27 persen.

“Kontribusi Ngawi sangat besar. Ini menunjukkan daerah ini menjadi salah satu penopang utama produksi pangan, khususnya di Jawa Timur,” pungkasnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanah Retak Dini Hari di Saradan Madiun, Dua Rumah Warga Terdampak

    Tanah Retak Dini Hari di Saradan Madiun, Dua Rumah Warga Terdampak

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Bencana tanah retak terjadi di Desa Sumberbendo, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jumat (27/2) dini hari. Dua rumah warga dilaporkan terdampak akibat pergerakan tanah yang dipicu kondisi tanah labil. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Lubis, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIB. Warga sempat mendengar […]

    Bagikan
  • Kejari Ponorogo Dalami Dugaan Korupsi Tambang Galian C di Pulung

    Kejari Ponorogo Dalami Dugaan Korupsi Tambang Galian C di Pulung

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo tidak hanya menangani perkara dugaan korupsi bantuan sosial di Dinas Sosial Kabupaten Ponorogo. Saat ini, penyidik juga tengah mendalami dugaan korupsi aktivitas tambang galian C ilegal di lingkungan Seprahu, Desa Pomahan, Kecamatan Pulung. Tambang yang disebut telah beroperasi puluhan tahun tersebut diduga memanfaatkan lahan milik Perhutani untuk […]

    Bagikan
  • Bulog Madiun Targetkan Serapan Gabah 100.120 Ton dan Jagung 10.105 Ton di Tahun 2026

    Bulog Madiun Targetkan Serapan Gabah 100.120 Ton dan Jagung 10.105 Ton di Tahun 2026

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Perum Bulog Cabang Madiun mulai melakukan penyerapan terhadap gabah dan beras hasil panen petani. Tidak hanya komoditi padi, Bulog juga menyerap untuk komoditi jagung di wilayah Kota/Kabupaten Madiun serta Ngawi. Tahun 2026 ini, target serapan gabah Bulog Madiun mencapai 100.120 ton serta jagung 10.105 ton. “Target Kantor cabang Madiun ini […]

    Bagikan
  • Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Ponorogo Capai 27 Ribu Jiwa, Job Fair Hanya Tersedia 5.619 Loker

    Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Ponorogo Capai 27 Ribu Jiwa, Job Fair Hanya Tersedia 5.619 Loker

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Upaya menekan angka pengangguran di Ponorogo terus digenjot. Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) setempat menggelar Job Fair 2025, dengan membuka ribuan kesempatan kerja bagi masyarakat. Kepala Disnaker Ponorogo, Suko Kartono mengatakan kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempertemukan pencari kerja (pencaker) dan perusahaan secara langsung. “Job fair ini bukan sekadar pameran, melainkan […]

    Bagikan
  • Ini Langkah Pemkab Magetan Soal Anjloknya Harga Telur, Siapkan Skema Serapan Telur

    Ini Langkah Pemkab Magetan Soal Anjloknya Harga Telur, Siapkan Skema Serapan Telur

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Pemerintah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, menyiapkan skema peningkatan penyerapan telur ayam ras untuk merespons anjloknya harga di tingkat peternak yang berada di bawah harga acuan pemerintah. Langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas aksi ratusan peternak yang sebelumnya membagikan sekitar tiga ton telur gratis di kawasan Alun-Alun Magetan sebagai bentuk protes terhadap […]

    Bagikan
  • Motif Pengeroyokan Pemuda di Ngawi Terungkap, Dipicu Ikut-ikutan dan Pengaruh Miras

    Motif Pengeroyokan Pemuda di Ngawi Terungkap, Dipicu Ikut-ikutan dan Pengaruh Miras

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Polres Ngawi mengungkap motif di balik aksi penganiayaan terhadap seorang pemuda berinisial AZ (20) yang terjadi di sekitar Pasar Kerten, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi. Insiden yang berlangsung pada Minggu siang (5/4/2026) yang sempat viral di media sosial dan menjadi perbincangan hangat warganet. Sebelumnya, beredar narasi yang menyebut korban tengah berboncengan dengan […]

    Bagikan
expand_less