Berita Terkini
Trending Tags

Bulog Pastikan Harga Gabah Petani Terjaga, Ngawi Jadi Lumbung Produksi Strategis

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
  • visibility 311
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dirut Bulog saat panen perdana musim tanam 2026 di Ngawi, pastikan harga gabah sesuai aturan, (4/4/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Perum Bulog memastikan harga gabah di tingkat petani tetap terkendali sesuai ketentuan pemerintah. Kepastian itu disampaikan Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, saat menghadiri panen perdana musim tanam 2026 di Desa Baderan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Sabtu (4/4/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bulog melakukan pengecekan langsung di lapangan guna memastikan harga pembelian gabah berjalan sesuai aturan. Dari hasil pantauan, bahkan ditemukan adanya transaksi yang melampaui harga yang telah ditetapkan pemerintah.

Ahmad Rizal menegaskan, kehadiran Bulog di tengah petani merupakan bentuk komitmen untuk menjaga stabilitas harga sekaligus melindungi kesejahteraan petani. Ia menyebut, langkah ini juga berdampak pada peningkatan nilai tukar petani.

“Kami turun langsung untuk memastikan petani mendapatkan harga yang layak sesuai ketentuan. Di lapangan, kami juga melihat ada pembelian gabah yang nilainya justru di atas harga pemerintah,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengawasan yang dilakukan Bulog akan terus diperkuat, terutama di wilayah sentra produksi, agar tidak terjadi permainan harga yang merugikan petani.

“Kami ingin memastikan mekanisme pasar tetap berpihak pada petani. Dengan pengawalan ini, harapannya kesejahteraan petani bisa terus meningkat,” imbuhnya.

Panen perdana di Desa Baderan menjadi penanda dimulainya musim tanam pertama tahun ini. Wilayah tersebut dinilai memiliki potensi produksi yang besar dan hasil panen yang cukup baik.

Menurut Ahmad Rizal, produktivitas pertanian di kawasan tersebut menunjukkan tren positif dan layak menjadi salah satu fokus dalam penguatan program swasembada pangan nasional.

“Potensi di desa ini sangat besar. Hasil panennya juga bagus, sehingga sangat mendukung upaya peningkatan produksi pangan nasional,” katanya.

Image Not Found
Bulog cek langsung harga gabah petani saat panen perdana di Ngawi, Foto : Kus-Sinergia

Di sisi lain, Bulog menargetkan penyerapan gabah dan beras secara nasional mencapai 4 juta ton sepanjang 2026, sebagaimana arahan pemerintah pusat. Hingga awal April, capaian stok beras bahkan telah melampaui target awal yang ditetapkan.

Ahmad Rizal mengungkapkan, per 3 April 2026, stok beras yang dikuasai Bulog telah mencapai 4,4 juta ton. Capaian tersebut dinilai sebagai langkah positif menuju swasembada pangan.

“Stok beras kita saat ini sudah mencapai 4,4 juta ton. Ini menjadi modal kuat untuk menjaga ketahanan pangan sekaligus menuju target swasembada tahun 2026,” jelasnya.

Terkait kapasitas penyimpanan, ia memastikan kondisi gudang Bulog masih mencukupi untuk menampung hasil serapan petani. Saat ini, kapasitas total gudang mencapai sekitar 5,2 juta ton, dengan ruang tersisa yang masih tersedia.

“Kapasitas gudang kita masih cukup, bahkan masih ada ruang sekitar 1,2 juta ton. Selain itu, kami juga memanfaatkan gudang sewa dan filial untuk mendukung penyerapan,” ungkapnya.

Sebagai upaya penguatan infrastruktur, Bulog juga akan membangun 100 unit gudang baru yang dilengkapi fasilitas pascapanen, seperti pengering, penggilingan, hingga pengemasan.

“Pembangunan gudang baru akan mulai berjalan tahun ini. Kami targetkan bisa selesai secara bertahap hingga 2026 untuk memperkuat sistem logistik pangan nasional,” terangnya.

Ia menambahkan, pembangunan tersebut akan diprioritaskan di wilayah terdepan dan kepulauan guna mengatasi kendala distribusi.

Dalam konteks regional, Kabupaten Ngawi dinilai sebagai salah satu kontributor penting produksi pangan di Jawa Timur. Dari total produksi provinsi, Ngawi menyumbang porsi signifikan sekitar 27 persen.

“Kontribusi Ngawi sangat besar. Ini menunjukkan daerah ini menjadi salah satu penopang utama produksi pangan, khususnya di Jawa Timur,” pungkasnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • 23.380 Pelajar di Jajaran Korem 081/DSJ Sudah Rasakan Program MBG

    23.380 Pelajar di Jajaran Korem 081/DSJ Sudah Rasakan Program MBG

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Program makan bergizi gratis (MBG) di jajaran Korem 081/DSJ terus meluas. Puluhan ribu pelajar telah menerima manfaat dari adanya program yang digagas oleh Presiden RI, Prabowo Subianto. “Saat ini dari 8 SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) yang telah beroperasi, sudah mampu melayani 23.380 pelajar di 150 sekolah,” kata Kasrem 081/DSJ, […]

    Bagikan
  • Sambut Libur Sekolah, Disbudpar Magetan Gencarkan Promosi dan Benahi Layanan Wisata

    Sambut Libur Sekolah, Disbudpar Magetan Gencarkan Promosi dan Benahi Layanan Wisata

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) mulai mempersiapkan berbagai langkah untuk menyambut musim libur sekolah yang diperkirakan akan meningkatkan kunjungan wisatawan ke sejumlah destinasi unggulan di wilayah tersebut. Selain mengintensifkan promosi wisata, Disbudpar juga menggandeng berbagai pelaku usaha dan paguyuban wisata untuk memastikan kenyamanan serta keamanan wisatawan selama […]

    Bagikan
  • Pembangunan Gerai KDKMP di Magetan Terkendala Administrasi, Baru 24 Titik Siap Beroperasi

    Pembangunan Gerai KDKMP di Magetan Terkendala Administrasi, Baru 24 Titik Siap Beroperasi

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya memperluas pembangunan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Magetan belum sepenuhnya berjalan mulus. Dari total target 235 titik, baru 24 gerai yang dinyatakan selesai dan siap digunakan. Sejumlah persoalan administrasi serta status lahan masih menjadi hambatan utama di lapangan. Data terbaru menunjukkan masih ada 40 lokasi yang belum […]

    Bagikan
  • Tabrak Lari, Mobil Hyundai Ditabrak Belakang, Ringsek Usai Hantam Pohon

    Tabrak Lari, Mobil Hyundai Ditabrak Belakang, Ringsek Usai Hantam Pohon

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 361
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebuah mobil Hyundai Gets mengalami kerusakan parah setelah ditabrak dari belakang oleh sebuah minibus dan kemudian menabrak pohon di Jalan Insinyur Juanda, Kelurahan Tonatan, Kecamatan Ponorogo, Rabu (11/2/2026) siang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun pengemudi sempat mengalami syok berat. Akibat kecelakaan itu, arus lalu lintas dari arah Kecamatan […]

    Bagikan
  • APTRI Madiun Mendesak Pemerintah Tunjuk Bulog Tangani Impor Gula

    APTRI Madiun Mendesak Pemerintah Tunjuk Bulog Tangani Impor Gula

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – DPC Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI ) wilayah PG Redjo Agung Baru Madiun mendesak pada pemerintah perlunya menghidupkan kembali Dewan Gula Indonesia (DGI). Selain itu turut meminta pentingnya izin impor gula ditangani sepenuhnya oleh Bulog karena dinilai mampu sebagai stabilisator harga dan penyerap gula petani. DPC APTRI Madiun berharap […]

    Bagikan
  • Longsor Batu Besar di Telaga Ngebel, Dua Wisatawan Luka Serius

    Longsor Batu Besar di Telaga Ngebel, Dua Wisatawan Luka Serius

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Peristiwa longsor terjadi di kawasan wisata Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (21/6/2025) pukul 16.10 WIB.  Dua orang wisatawan menjadi korban setelah tertimpa batu berukuran besar saat melintas di jalur lingkar telaga menggunakan sepeda motor. Kedua korban diketahui merupakan ibu dan anak, masing-masing bernama Sundari (47) dan putranya, Naufal Riska […]

    Bagikan
expand_less