Berita Terkini
Trending Tags

Bulog Pastikan Harga Gabah Petani Terjaga, Ngawi Jadi Lumbung Produksi Strategis

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
  • visibility 260
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dirut Bulog saat panen perdana musim tanam 2026 di Ngawi, pastikan harga gabah sesuai aturan, (4/4/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Perum Bulog memastikan harga gabah di tingkat petani tetap terkendali sesuai ketentuan pemerintah. Kepastian itu disampaikan Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, saat menghadiri panen perdana musim tanam 2026 di Desa Baderan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Sabtu (4/4/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bulog melakukan pengecekan langsung di lapangan guna memastikan harga pembelian gabah berjalan sesuai aturan. Dari hasil pantauan, bahkan ditemukan adanya transaksi yang melampaui harga yang telah ditetapkan pemerintah.

Ahmad Rizal menegaskan, kehadiran Bulog di tengah petani merupakan bentuk komitmen untuk menjaga stabilitas harga sekaligus melindungi kesejahteraan petani. Ia menyebut, langkah ini juga berdampak pada peningkatan nilai tukar petani.

“Kami turun langsung untuk memastikan petani mendapatkan harga yang layak sesuai ketentuan. Di lapangan, kami juga melihat ada pembelian gabah yang nilainya justru di atas harga pemerintah,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengawasan yang dilakukan Bulog akan terus diperkuat, terutama di wilayah sentra produksi, agar tidak terjadi permainan harga yang merugikan petani.

“Kami ingin memastikan mekanisme pasar tetap berpihak pada petani. Dengan pengawalan ini, harapannya kesejahteraan petani bisa terus meningkat,” imbuhnya.

Panen perdana di Desa Baderan menjadi penanda dimulainya musim tanam pertama tahun ini. Wilayah tersebut dinilai memiliki potensi produksi yang besar dan hasil panen yang cukup baik.

Menurut Ahmad Rizal, produktivitas pertanian di kawasan tersebut menunjukkan tren positif dan layak menjadi salah satu fokus dalam penguatan program swasembada pangan nasional.

“Potensi di desa ini sangat besar. Hasil panennya juga bagus, sehingga sangat mendukung upaya peningkatan produksi pangan nasional,” katanya.

Image Not Found
Bulog cek langsung harga gabah petani saat panen perdana di Ngawi, Foto : Kus-Sinergia

Di sisi lain, Bulog menargetkan penyerapan gabah dan beras secara nasional mencapai 4 juta ton sepanjang 2026, sebagaimana arahan pemerintah pusat. Hingga awal April, capaian stok beras bahkan telah melampaui target awal yang ditetapkan.

Ahmad Rizal mengungkapkan, per 3 April 2026, stok beras yang dikuasai Bulog telah mencapai 4,4 juta ton. Capaian tersebut dinilai sebagai langkah positif menuju swasembada pangan.

“Stok beras kita saat ini sudah mencapai 4,4 juta ton. Ini menjadi modal kuat untuk menjaga ketahanan pangan sekaligus menuju target swasembada tahun 2026,” jelasnya.

Terkait kapasitas penyimpanan, ia memastikan kondisi gudang Bulog masih mencukupi untuk menampung hasil serapan petani. Saat ini, kapasitas total gudang mencapai sekitar 5,2 juta ton, dengan ruang tersisa yang masih tersedia.

“Kapasitas gudang kita masih cukup, bahkan masih ada ruang sekitar 1,2 juta ton. Selain itu, kami juga memanfaatkan gudang sewa dan filial untuk mendukung penyerapan,” ungkapnya.

Sebagai upaya penguatan infrastruktur, Bulog juga akan membangun 100 unit gudang baru yang dilengkapi fasilitas pascapanen, seperti pengering, penggilingan, hingga pengemasan.

“Pembangunan gudang baru akan mulai berjalan tahun ini. Kami targetkan bisa selesai secara bertahap hingga 2026 untuk memperkuat sistem logistik pangan nasional,” terangnya.

Ia menambahkan, pembangunan tersebut akan diprioritaskan di wilayah terdepan dan kepulauan guna mengatasi kendala distribusi.

Dalam konteks regional, Kabupaten Ngawi dinilai sebagai salah satu kontributor penting produksi pangan di Jawa Timur. Dari total produksi provinsi, Ngawi menyumbang porsi signifikan sekitar 27 persen.

“Kontribusi Ngawi sangat besar. Ini menunjukkan daerah ini menjadi salah satu penopang utama produksi pangan, khususnya di Jawa Timur,” pungkasnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Madiun Kota Terapkan Rekayasa Lalu Lintas saat Suran Agung PSHW-Tunas Muda

    Polres Madiun Kota Terapkan Rekayasa Lalu Lintas saat Suran Agung PSHW-Tunas Muda

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Guna mendukung kelancaran dan keamanan pelaksanaan kegiatan Suran Agung yang digelar oleh PSHW-Tunas Muda, Polres Madiun Kota akan menutup beberapa ruas jalan strategis pada Minggu, (06/07/2025) mendatang. Salah satu ruas jalan yang akan ditutup total adalah Jalan Ring Road, yang menjadi jalur utama kegiatan Suran Agung di Kota Madiun. Kasatlantas […]

    Bagikan
  • Tata Kelola Sehat dan Transparan, Dua BUMD Pemkab Madiun Diganjar Top BUMD Award

    Tata Kelola Sehat dan Transparan, Dua BUMD Pemkab Madiun Diganjar Top BUMD Award

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kinerja dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemkab Madiun kembali diakui secara positif. Terbukti kedua perusahaan plat merah ini kembali mendapat penghargaan yakni Top BUMD Award yang diberikan kepada Perumda Air Minum Tirta Dharma Purabaya dan BPR Kabupaten Madiun.  Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan reward ini merupakan kebanggaan bersama sekaligus amanah […]

    Bagikan
  • Dua Pick Up Tabrakan di Parang, Hantam Warung dan Kandang Kambing

    Dua Pick Up Tabrakan di Parang, Hantam Warung dan Kandang Kambing

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Parang–Magetan, Selasa (19/08/2025). Dua mobil pick up Mitsubishi L300 terlibat tabrakan hingga menabrak rumah makan dan kandang kambing milik warga Desa Tamanarum, Kecamatan Parang. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 07.20 WIB itu saat Pick up bernopol AE 8423 NJ yang dikemudikan Muhamad Faiz melaju […]

    Bagikan
  • Warga Sayutan Gandeng LBH, Perjuangan Tolak Tambang Galian C Kini Tempuh Jalur Hukum

    Warga Sayutan Gandeng LBH, Perjuangan Tolak Tambang Galian C Kini Tempuh Jalur Hukum

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Perjuangan warga Desa Sayutan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, untuk menghentikan aktivitas tambang galian C memasuki babak baru. Setelah melakukan aksi demonstrasi di DPRD Magetan hingga mengawal pemindahan alat berat dari lokasi tambang, kini warga memilih memperkuat langkah mereka melalui jalur hukum dengan menggandeng lembaga bantuan hukum (LBH). Sejumlah perwakilan warga mendatangi […]

    Bagikan
  • Santri Asal Sragen Tenggelam di Bengawan Solo Ditemukan Meninggal Dunia

    Santri Asal Sragen Tenggelam di Bengawan Solo Ditemukan Meninggal Dunia

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Tim SAR gabungan berhasil menemukan M. Maulana Rifai (14), remaja yang dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Bengawan Solo, tepatnya di wilayah Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (12/6/2026) sore setelah dua hari proses pencarian dilakukan. Korban yang merupakan santri Pondok Pesantren […]

    Bagikan
  • Atribut Partai Masih Terpasang di Jalan Panekan–Kendal, DPC Gerindra Magetan Pastikan Diturunkan Hari Ini photo_camera 3

    Atribut Partai Masih Terpasang di Jalan Panekan–Kendal, DPC Gerindra Magetan Pastikan Diturunkan Hari Ini

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sejumlah atribut Partai Gerindra masih terlihat terpampang di sepanjang Jalan Panekan–Kendal, wilayah Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, pada Selasa (10/2/2026). Spanduk dan bendera yang menempel di pinggir jalan hingga area jembatan tersebut menjadi perhatian para pengguna jalan yang melintas dari Magetan menuju Kecamatan Kendal, Ngawi. Keberadaan atribut berselang beberapa hari setelah perayaan […]

    Bagikan
expand_less