Berita Terkini
Trending Tags

Hujan Ekstrem Picu 26 Bencana di Ponorogo, 25 Longsor Terjadi dalam 5 Hari

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
  • visibility 214
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kalaksa BPBD Ponorogo, Masun, mencatat sebanyak 26 laporan bencana masuk dalam 5 hari. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Ponorogo sejak awal April 2026 memicu puluhan kejadian bencana alam. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo mencatat, sebanyak 26 laporan bencana masuk dalam kurun waktu 1 hingga 5 April 2026.

Kalaksa BPBD Ponorogo, Masun, menyampaikan dari total kejadian tersebut, sebanyak 25 merupakan tanah longsor dan satu kejadian lainnya berupa banjir yang terjadi di Desa Caluk, Kecamatan Slahung.

“Dalam lima hari ada 26 laporan, 25 di antaranya longsor. Puncaknya terjadi pada 5 April dengan 20 laporan dalam satu hari,” ujarnya.

Sebaran longsor terjadi di sejumlah wilayah perbukitan. Kecamatan Pulung menjadi daerah paling terdampak dengan total 13 kejadian. Desa Banaran menjadi titik terparah dengan sembilan kejadian, disusul Desa Wagir Kidul tiga kejadian, serta Desa Bekiring satu kejadian.

Selain itu, Kecamatan Ngebel tercatat mengalami enam kejadian longsor, Kecamatan Ngrayun empat kejadian, dan Kecamatan Pudak dua kejadian.

Masun menjelaskan, meningkatnya kejadian longsor ini sejalan dengan peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG untuk wilayah Ponorogo pada periode 1 hingga 7 April 2026. Curah hujan tinggi dalam durasi lama menjadi pemicu utama pergerakan tanah di kawasan rawan.

BPBD memberikan perhatian khusus pada Desa Banaran, Kecamatan Pulung, yang dinilai sebagai zona rawan longsor. Di lokasi tersebut, sedikitnya tiga rumah warga dilaporkan terisolasi akibat akses jalan yang terputus oleh material longsor.

“Kondisi ini sudah sering terjadi sejak beberapa tahun lalu. Titik ini memang rawan dan sering terjadi pergerakan tanah,” jelasnya.

Berdasarkan hasil kajian Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pada 2021, terdapat sekitar 17 rumah warga yang berada di zona berbahaya dan direkomendasikan untuk direlokasi. Rumah-rumah tersebut tersebar di bagian atas, tengah, hingga bawah lereng.

BPBD bersama pemerintah desa telah memberikan imbauan kepada warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras berlangsung lebih dari dua jam. Warga juga diminta untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman guna menghindari risiko longsor susulan.

“Lokasi longsor yang terjadi saat ini tidak sepenuhnya pada titik retakan besar yang teridentifikasi pada 2021. Ada juga retakan lama yang berada di bagian atas lereng dengan jarak sekitar 200 meter dari titik longsor saat ini, dengan panjang retakan mencapai sekitar 500 meter,” tegas Masun.

BPBD Ponorogo terus melakukan pemantauan intensif di wilayah terdampak serta berkoordinasi dengan berbagai pihak guna mengantisipasi potensi bencana lanjutan, mengingat kondisi cuaca ekstrem diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi Petugas Damkar Evakuasi 2 Kambing Warga Madiun yang Tercebur Sumur 

    Aksi Petugas Damkar Evakuasi 2 Kambing Warga Madiun yang Tercebur Sumur 

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dua ekor kambing milik warga di Desa Krebet, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, ditemukan tewas setelah tercebur ke dalam sumur sedalam 5 meter pada Sabtu (11/7/2026) pagi. Kedua hewan ternak tersebut diduga kuat mati akibat lemas setelah menghirup gas metana yang mengendap di dalam sumur. Kabid Kesiapsiagaan dan Pengendalian Bahaya Kebakaran Satpol […]

    Bagikan
  • Kebo Kluyur Gandeng Siswa Pecinta Alam Latihan Teknik Dasar Vertical Rescue dan Navigasi Darat

    Kebo Kluyur Gandeng Siswa Pecinta Alam Latihan Teknik Dasar Vertical Rescue dan Navigasi Darat

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Komunitas Kebo Kluyur Adventureholic Basecamp Cabang Kota Madiun menggelar pelatihan teknik dasar vertical rescue, navigasi darat, dan mitigasi hipotermia di Hutan Pinus Sekalus, Petak 39i, Desa Cermo, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Sabtu–Minggu, 9–10 Agustus 2025. Kegiatan yang diselenggarakan berada di kawasan naungan Perhutani Lawu Ds ini diikuti 20 peserta dari […]

    Bagikan
  • Mayat Dalam Koper Dimutilasi, Kapolres Ngawi : Bagian Kaki dan Kepala Tidak Ada

    Mayat Dalam Koper Dimutilasi, Kapolres Ngawi : Bagian Kaki dan Kepala Tidak Ada

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Satreskrim Polres Ngawi bersama Tim Kedokteran Forensik, terus menelisik penemuan mayat di dalam koper, yang menggemparkan warga Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Kamis (23/01/2025). Bahkan, Kapolres Ngawi AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto turut memantau proses otopsi di RSUD Dr Soeroto, sekira pukul 14.40 WIB.  Menurut AKBP Dwi Sumrahadi, hasil sementara diketahui beberapa […]

    Bagikan
  • Masalah Pengolahan Limbah, 11 Dapur MBG di Magetan Disuspensi, Lebih dari 22 Ribu Siswa Terdampak

    Masalah Pengolahan Limbah, 11 Dapur MBG di Magetan Disuspensi, Lebih dari 22 Ribu Siswa Terdampak

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Magetan kembali menghadapi kendala serius. Sebanyak 11 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG di wilayah tersebut dihentikan sementara operasionalnya oleh Badan Gizi Nasional (BGN) setelah ditemukan permasalahan pada sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang belum memenuhi standar operasional. Kebijakan suspensi […]

    Bagikan
  • Audiensi di Kota Madiun, BKN Pastikan CPNS 2026 Masih Menunggu Keputusan Pusat

    Audiensi di Kota Madiun, BKN Pastikan CPNS 2026 Masih Menunggu Keputusan Pusat

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kepala Regional II Badan Kepegawaian Negara (BKN) Surabaya, Soni Sultana, melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kota Madiun pada Senin (23/02/2025). Kedatangannya di Balai Kota Madiun disambut oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Totok Sugiarto, serta Kepala BKSDM Kota Madiun, Haris Rahmanuddin. Dalam audiensi tersebut, Soni menegaskan bahwa hingga saat ini […]

    Bagikan
  • Dewan Pendidikan Jatim Tinjau Proses SPMB di SMAN 2 Kota Madiun

    Dewan Pendidikan Jatim Tinjau Proses SPMB di SMAN 2 Kota Madiun

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Demi memastikan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) berjalan transparan dan akuntabel, Dewan Pendidikan Provinsi Jawa Timur melakukan monitoring dan evaluasi (monev) langsung di SMAN 2 Kota Madiun, Selasa (17/06/2025). Anggota Dewan Pendidikan Jatim, Prof. Parji, menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung proses di lapangan, terutama dalam aspek […]

    Bagikan
expand_less