Berita Terkini
Trending Tags

Hujan Ekstrem Picu 26 Bencana di Ponorogo, 25 Longsor Terjadi dalam 5 Hari

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
  • visibility 171
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kalaksa BPBD Ponorogo, Masun, mencatat sebanyak 26 laporan bencana masuk dalam 5 hari. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Ponorogo sejak awal April 2026 memicu puluhan kejadian bencana alam. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo mencatat, sebanyak 26 laporan bencana masuk dalam kurun waktu 1 hingga 5 April 2026.

Kalaksa BPBD Ponorogo, Masun, menyampaikan dari total kejadian tersebut, sebanyak 25 merupakan tanah longsor dan satu kejadian lainnya berupa banjir yang terjadi di Desa Caluk, Kecamatan Slahung.

“Dalam lima hari ada 26 laporan, 25 di antaranya longsor. Puncaknya terjadi pada 5 April dengan 20 laporan dalam satu hari,” ujarnya.

Sebaran longsor terjadi di sejumlah wilayah perbukitan. Kecamatan Pulung menjadi daerah paling terdampak dengan total 13 kejadian. Desa Banaran menjadi titik terparah dengan sembilan kejadian, disusul Desa Wagir Kidul tiga kejadian, serta Desa Bekiring satu kejadian.

Selain itu, Kecamatan Ngebel tercatat mengalami enam kejadian longsor, Kecamatan Ngrayun empat kejadian, dan Kecamatan Pudak dua kejadian.

Masun menjelaskan, meningkatnya kejadian longsor ini sejalan dengan peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG untuk wilayah Ponorogo pada periode 1 hingga 7 April 2026. Curah hujan tinggi dalam durasi lama menjadi pemicu utama pergerakan tanah di kawasan rawan.

BPBD memberikan perhatian khusus pada Desa Banaran, Kecamatan Pulung, yang dinilai sebagai zona rawan longsor. Di lokasi tersebut, sedikitnya tiga rumah warga dilaporkan terisolasi akibat akses jalan yang terputus oleh material longsor.

“Kondisi ini sudah sering terjadi sejak beberapa tahun lalu. Titik ini memang rawan dan sering terjadi pergerakan tanah,” jelasnya.

Berdasarkan hasil kajian Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pada 2021, terdapat sekitar 17 rumah warga yang berada di zona berbahaya dan direkomendasikan untuk direlokasi. Rumah-rumah tersebut tersebar di bagian atas, tengah, hingga bawah lereng.

BPBD bersama pemerintah desa telah memberikan imbauan kepada warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras berlangsung lebih dari dua jam. Warga juga diminta untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman guna menghindari risiko longsor susulan.

“Lokasi longsor yang terjadi saat ini tidak sepenuhnya pada titik retakan besar yang teridentifikasi pada 2021. Ada juga retakan lama yang berada di bagian atas lereng dengan jarak sekitar 200 meter dari titik longsor saat ini, dengan panjang retakan mencapai sekitar 500 meter,” tegas Masun.

BPBD Ponorogo terus melakukan pemantauan intensif di wilayah terdampak serta berkoordinasi dengan berbagai pihak guna mengantisipasi potensi bencana lanjutan, mengingat kondisi cuaca ekstrem diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kekecewaan Wali Murid yang Anaknya Ikut MPLS tetapi Dinyatakan Tak Terdaftar di SMPN 2 Dagangan

    Kekecewaan Wali Murid yang Anaknya Ikut MPLS tetapi Dinyatakan Tak Terdaftar di SMPN 2 Dagangan

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Harapan Kartini, warga Dusun Sebakah, Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun untuk menyekolahkan putranya di SMP Negeri 2 Dagangan pupus di tengah jalan. Alih-alih mendapatkan sekolah impian, ia justru mengalami pengalaman membingungkan usai putranya dinyatakan tidak terdaftar sebagai siswa baru, meskipun sudah menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Insiden ini […]

    Bagikan
  • Kejari Magetan Musnahkan Barang Bukti 36 Perkara, Rokok Ilegal Dominasi Temuan

    Kejari Magetan Musnahkan Barang Bukti 36 Perkara, Rokok Ilegal Dominasi Temuan

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kejaksaan Negeri Magetan memusnahkan barang bukti dari 36 perkara pidana yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkracht. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan putusan pengadilan terhadap perkara yang ditangani sejak Desember 2025 hingga April 2026. Pemusnahan dilakukan secara terbuka di hadapan aparat penegak hukum dan sejumlah pihak terkait. Barang bukti yang […]

    Bagikan
  • Paripurna DPRD Magetan Bahas Laporan Pertanggungjawaban APBD 2024 dan Dua Raperda Strategis

    Paripurna DPRD Magetan Bahas Laporan Pertanggungjawaban APBD 2024 dan Dua Raperda Strategis

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan menggelar Rapat Paripurna di ruang sidang utama Gedung DPRD Selasa (15/07/2025). Rapat ini dihadiri oleh para anggota dewan, pimpinan OPD, jajaran Forkopimda, serta Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti. Agenda utama rapat adalah pengambilan keputusan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan […]

    Bagikan
  • Harley Davidson Celaka di Jalur Sarangan–Cemoro Sewu, Pengendara Alami Luka

    Harley Davidson Celaka di Jalur Sarangan–Cemoro Sewu, Pengendara Alami Luka

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan tunggal melibatkan motor gede (moge) terjadi di jalur ekstrem Plaosan – Cemoro Sewu, Magetan, Rabu (24/09/2025) sekitar pukul 10.30 WIB. Pengendara Harley Davidson bernomor polisi B-3314-BYX terjun ke jurang sedalam kurang lebih 10 meter di tikungan bawah RM Mbah Joe Resort, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan. Motor tersebut dikendarai Oki Pratama […]

    Bagikan
  • Tiyas Maulana, Perajin Barongan dari Magetan yang Tekun Merawat Warisan Budaya

    Tiyas Maulana, Perajin Barongan dari Magetan yang Tekun Merawat Warisan Budaya

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di sudut Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan, suara ketukan halus dari pahat kayu terdengar nyaris setiap hari. Dari rumah sederhana itulah Tiyas Maulana (22) menyalurkan ketekunan dan kecintaannya pada seni tradisi. Membuat singa barong, topeng besar ikonik kesenian Reog. Tidak pernah terlintas dalam benaknya bahwa keisengan masa remaja akan berubah […]

    Bagikan
  • Terjaring OTT, Ruang Kerja Bupati Hingga Sekda Ponorogo Disegel KPK

    Terjaring OTT, Ruang Kerja Bupati Hingga Sekda Ponorogo Disegel KPK

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel tiga ruangan di kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo pasca operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Agus Pramono. Pantauan Sinergia di lapangan, penyegelan dilakukan di Gedung Pemerintahan lantai 8 Graha Krida Praja, yang merupakan salah satu pusat aktivitas […]

    Bagikan
expand_less