Sabtu, 17 Okt 2026
Trending Tags

Pengeroyokan Remaja di Ngawi Viral, Polisi Amankan Dua Pelaku

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • visibility 303
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Polisi amankan dua pelaku pengeroyokan remaja di Ngawi. Foto : Istimewa

Sinergia | Ngawi – Aksi pengeroyokan terhadap seorang remaja di Kabupaten Ngawi viral di media sosial setelah video berdurasi satu menit tersebar luas. Dalam rekaman tersebut, korban tampak dikerumuni dan mengalami kekerasan fisik dari sejumlah orang.

Peristiwa ini terjadi di sekitar Pasar Kerten, Kecamatan Paron, pada Minggu (5/4/2026) lalu. Narasi yang beredar sempat menyebut korban berboncengan dengan ibunya saat kejadian, sehingga memicu reaksi keras dari warganet.

Menanggapi hal tersebut, Wakapolres Ngawi Kompol Rizki Santoso meluruskan informasi yang beredar. Ia menegaskan bahwa korban berinisial AZ (20) saat itu sedang bersama adiknya, bukan ibunya.

“Korban saat itu menjemput adiknya, bukan berboncengan dengan ibunya seperti yang beredar. Saat di lokasi, korban berpapasan dengan kelompok lain hingga akhirnya terjadi pengeroyokan,” ujar Kompol Rizki, Selasa sore (7/4/2026).

Ia menjelaskan, aksi kekerasan tersebut tidak berlangsung lama karena petugas kepolisian dari polsek gabungan segera tiba di lokasi dan mengendalikan situasi.

“Beruntung anggota kami cepat datang ke lokasi, sehingga korban bisa segera diamankan dan kejadian tidak meluas,” imbuhnya.

Setelah kejadian, polisi langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi pelaku. Dua orang telah diamankan di rumah masing-masing tanpa perlawanan, yakni S (21) dan R (17).

“Dua pelaku sudah kami amankan di kediamannya. Keduanya kooperatif saat dilakukan penangkapan,” jelasnya.

Dari hasil penangkapan, polisi menyita barang bukti berupa dua unit sepeda motor, helm, serta pakaian yang digunakan saat kejadian.

Kompol Rizki menambahkan, berdasarkan alat bukti yang cukup, status keduanya telah dinaikkan dari saksi menjadi tersangka.

“Kami telah melakukan pemeriksaan dan dengan bukti yang ada, status keduanya kami tingkatkan menjadi tersangka,” tegasnya.

Kedua tersangka dijerat Pasal 262 ayat 1 KUHP terbaru dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.

Polisi memastikan proses pengembangan kasus masih terus berjalan untuk mengungkap pelaku lain yang terlibat dalam aksi tersebut.

“Kami masih mendalami kasus ini. Tidak menutup kemungkinan ada pelaku lain yang terlibat dan akan segera kami tindak,” pungkas Kompol Rizki. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disnakerperin Madiun Dorong Industri Padat Karya untuk Serap Tenaga Kerja

    Disnakerperin Madiun Dorong Industri Padat Karya untuk Serap Tenaga Kerja

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Kabupaten Madiun mendorong peningkatan penyerapan tenaga kerja melalui sektor industri padat karya guna menekan angka pengangguran di daerah setempat. Kepala Disnakerperin Kabupaten Madiun, Arik Krisdiananto, mengatakan sektor padat karya dinilai mampu menyerap ribuan tenaga kerja, khususnya dari industri sepatu.  “Industri padat karya itu menyerap […]

    Bagikan
  • Wisuda Tahun 2025 PPI Madiun, 204 Perwira Transportasi Siap Berkontribusi Untuk Negeri

    Wisuda Tahun 2025 PPI Madiun, 204 Perwira Transportasi Siap Berkontribusi Untuk Negeri

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 457
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Perhubungan Darat, Bambang Siswoyo, melantik 204 perwira transportasi pada Wisuda ke-9 Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun, Selasa (26/08/2025). Mengusung tema “Lulusan Unggul, Mengukir Prestasi, Menginspirasi Perubahan untuk Membangun Negeri”. Bambang berharap para lulusan mampu menjadi perwira transportasi yang berkompeten, berprestasi, serta inovatif di […]

    Bagikan
  • Irigasi Magetan Panjangnya Ribuan Kilometer, Tapi Anggarannya Kerdil

    Irigasi Magetan Panjangnya Ribuan Kilometer, Tapi Anggarannya Kerdil

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemkab Magetan tampaknya masih kedodoran dalam urusan memperbaiki infrastruktur irigasi. Ribuan kilometer saluran membentang, tetapi sebagian besar hanya bisa menunggu giliran perbaikan. Ironisnya, sekitar Rp. 2,1 miliar yang sudah dialokasikan justru ditarik kembali pemerintah pusat melalui program Instruksi Presiden (Inpres). Kabid Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Magetan, Yuli Karyawan Iswahyudi, […]

    Bagikan
  • Talut Rp. 190 Juta Ambrol, Proyek Belum Selesai dan Petani Terancam Krisis Air

    Talut Rp. 190 Juta Ambrol, Proyek Belum Selesai dan Petani Terancam Krisis Air

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah talut senilai Rp. 190 juta di Desa Nitikan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, ambrol setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada akhir pekan lalu. Bangunan yang masih dalam tahap pengerjaan itu runtuh sebelum sempat melalui pemeriksaan P-1. Hal itu menimbulkan kekhawatiran terutama bagi petani yang bergantung pada aliran irigasi di kawasan […]

    Bagikan
  • Jelang Suro, Polres Magetan Gandeng Perguruan Silat Wujudkan Keamanan Bersama

    Jelang Suro, Polres Magetan Gandeng Perguruan Silat Wujudkan Keamanan Bersama

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Menyambut datangnya Bulan Suro atau Muharram 1447 Hijriah, Polres Magetan menginisiasi Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan seluruh ketua perguruan pencak silat se-Kabupaten Magetan. Rakor ini digelar pada Jumat (13/06/2025) di Aula Pesat Gatra Polres Magetan, sebagai bagian dari upaya menjaga situasi kamtibmas yang […]

    Bagikan
  • Tekan Lonjakan Harga Bahan Pokok, Pemkot Madiun Gelar Gerakan Pangan Murah di 9 Kelurahan

    Tekan Lonjakan Harga Bahan Pokok, Pemkot Madiun Gelar Gerakan Pangan Murah di 9 Kelurahan

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai upaya untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok, khususnya beras, yang belakangan mengalami kenaikan. Program ini menyasar sembilan kelurahan yang ada di Kota Madiun dan akan berlangsung selama tiga hari. Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKPP Kota Madiun, Sumini, menjelaskan […]

    Bagikan
expand_less