Berita Terkini
Trending Tags

Pasca Insiden KA Bangunkarta Anjlok, KAI Madiun Gelar Diklat Tenaga Perawatan Jalur dan Bangunan

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
  • visibility 253
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petugas KAI Daop 7 Madiun ikuti pelatihan perawatan jalur kereta, (10/4/2026), Foto : Istimewa

Sinergia | Madiun — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menggelar pelatihan intensif bagi petugas perawatan jalur guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. Kegiatan bertajuk Diklat Refreshing Tenaga Perawatan Jalur dan Bangunan telah berlangsung selama dua hari, 8–9 April 2026.

Pelatihan diikuti sejumlah unsur internal, mulai dari tim quality control, SDM, sistem informasi, hingga teknisi jalur rel. Fokus utama kegiatan adalah memperbarui pemahaman teknis petugas serta memastikan standar keselamatan tetap terjaga di lapangan.

Selain aspek teknis, pelatihan juga menekankan pentingnya budaya keselamatan kerja. Tim keselamatan internal memberikan materi khusus guna meningkatkan kesadaran dan kepatuhan petugas terhadap prosedur operasional.

Image Not Found
Pelatihan perawatan jalur KAI Daop 7 Madiun tingkatkan keselamatan, Foto : Istimewa

“Keandalan prasarana menjadi kunci utama. Karena itu, kami memastikan setiap petugas memiliki kompetensi yang selalu terjaga dan mengedepankan keselamatan dalam bekerja,” ujar Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari Jumat (10/4/2026).

Diketahui sebelumnya terjadi insiden KA Bangunkarta relasi Jombang-Pasar Senen anjlok di emplasemen Stasiun Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah, pada Senin (6/4/2026) lalu. Peristiwa tersebut menjadi catatan penting terkait kondisi sarana prasaran moda transportasi publik tersebut. 

“Peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang perawatan jalur ini tetap menjadi prioritas. Tentunya ini guna menjamin operasional kereta api tetap aman, andal, dan tepat waktu di wilayah Daop 7 Madiun,” pungkas Tohari. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerombolan Pembalak Liar Babat 11 Gelondong Jati Hutan Mruwak

    Gerombolan Pembalak Liar Babat 11 Gelondong Jati Hutan Mruwak

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Belasan pembalak liar menyatroni hutan jati di petak 42 A, RPH Mruwak, BKPH Brumbun Kec. Dagangan. Aksi kawanan terorganisir ini berhasil digagalkan tim Polhut KPH Madiun, Jumat ( 14/02/2025) menjelang petang. ADM Perhutani KPH Madiun, Panca Sihite mengatakan semua pelaku termasuk sopir yang membawa kayu jati berhasil kabur. “Kita amankan […]

    Bagikan
  • Direktur RSUD Caruban Pensiun Akhir Juni, Bupati Madiun Siapkan Pengganti

    Direktur RSUD Caruban Pensiun Akhir Juni, Bupati Madiun Siapkan Pengganti

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Jabatan Direktur RSUD Caruban, Kabupaten Madiun, akan segera berganti. Direktur saat ini, drg. Farid Amirudin, memasuki masa purna tugas pada akhir Juni 2026 sehingga posisi pimpinan rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut akan segera diisi pejabat baru. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, memastikan proses pergantian direktur telah dipersiapkan. Namun, ia masih merahasiakan […]

    Bagikan
  • Muat 7 Ton Paku, Truk Terguling di Tanjakan Plaosan Diduga Ikuti Petunjuk Google Maps

    Muat 7 Ton Paku, Truk Terguling di Tanjakan Plaosan Diduga Ikuti Petunjuk Google Maps

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah truk boks bermuatan tujuh ton paku terguling di tanjakan Dusun Ngerong, Desa Dadi, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Jumat (31/10/2025) dini hari. Kecelakaan tunggal tersebut diduga terjadi karena sopir salah membaca arah dari aplikasi peta digital. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Peristiwa berlangsung sekitar pukul 03.00 WIB. […]

    Bagikan
  • Hari Wuryanto dan dr Purnomo Resmi Dilantik Presiden RI Prabowo Jadi Bupati-Wakil Bupati Madiun

    Hari Wuryanto dan dr Purnomo Resmi Dilantik Presiden RI Prabowo Jadi Bupati-Wakil Bupati Madiun

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Sinergia |  Kab. Madiun – Hari Wuryanto dan dr. Purnomo Hadi resmi dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Madiun pada Kamis (20/2/2025). Keduanya dilantik dan diambil sumpahnya bersama 961 kepala daerah lain di Istana Negara Jakarta oleh Presiden Prabowo Subianto. Penyematan lencana menandai dimulainya tugas mereka menjadi pemimpin Bumi Kampung Pesilat lima tahun kedepan. Usai […]

    Bagikan
  • Terobosan Pemkot Madiun “SI NOVA AYU” untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

    Terobosan Pemkot Madiun “SI NOVA AYU” untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Pemerintah Kota Madiun kembali menghadirkan terobosan baru dalam pelayanan publik. Kali ini melalui program SI NOVA AYU, sebuah kompetisi inovasi pelayanan publik bertema “Mewujudkan Pelayanan Publik Berdampak untuk Kesejahteraan Masyarakat”, yang resmi diluncurkan oleh Wali Kota Madiun, Maidi, di Taman Hijau Demangan (THD), Senin (21/04/2025). Wali Kota Madiun, Maidi menyampaikan […]

    Bagikan
  • Soal Dugaan Pungli, Komite SMAN 2 Mejayan Klaim Jika Sumbangan Sukarela, Bukan Paksaan

    Soal Dugaan Pungli, Komite SMAN 2 Mejayan Klaim Jika Sumbangan Sukarela, Bukan Paksaan

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Komite SMAN 2 Mejayan, Kabupaten Madiun, akhirnya buka suara menanggapi keluhan sejumlah orang tua siswa terkait dugaan pungutan liar (pungli) yang dikenakan kepada wali murid. Ketua Komite, Atik Prihartatik, menegaskan bahwa tidak ada unsur paksaan dalam penarikan dana yang dimaksud. Menurut Atik, sumbangan yang diminta bersifat sukarela dan digunakan untuk […]

    Bagikan
expand_less