Penataan Kampung Jepang Madiun Dimatangkan, Disiapkan Jadi Wisata Edukasi dan Pusat Bahasa
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 51
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus mematangkan rencana penataan kawasan Kampung Jepang di Kelurahan Banjarejo Kecamatan Taman dengan fokus pada pemanfaatan yang lebih jelas dan berkelanjutan. Proyek ini diarahkan tidak hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai pusat edukasi dan pengembangan potensi lokal.
Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, menegaskan pentingnya penyamaan persepsi antar organisasi perangkat daerah (OPD) sebelum proyek dilanjutkan. Hal ini karena terdapat beberapa dinas yang terlibat langsung dalam pengelolaan kawasan tersebut.
“Harus ada satu persepsi dulu, Kampung Jepang ini ke depan akan dimanfaatkan untuk apa. Siapa yang bertanggung jawab, siapa yang menangani, dan siapa yang merawat harus jelas sebelum proyek dijalankan,” ujar Jumat (16/4/2026).
Menurutnya, konsep penataan saat ini masih dalam tahap pembenahan. Ia memberikan tenggat waktu hingga akhir bulan kepada tim OPD terkait untuk merumuskan konsep final yang nantinya akan dilaporkan secara langsung kepadanya.
Dalam rencana pengembangannya, Kampung Jepang tetap akan difokuskan sebagai kawasan wisata. Namun, Pemkot Madiun juga membuka peluang pengembangan fungsi lain, terutama di bidang edukasi.
Salah satu konsep yakni pengembangan edukasi berbasis pertanian dengan memanfaatkan lahan yang tersedia di kawasan tersebut. Selain itu, juga direncanakan pembangunan laboratorium bahasa yang akan melibatkan kerja sama dengan perguruan tinggi di Kota Madiun.
“Selain wisata, ada peluang ke arah edukasi. Bisa tentang tanaman pertanian, kemudian ada juga rencana lab bahasa yang nanti dikolaborasikan dengan kampus,” jelasnya.
Dari sisi infrastruktur, pemerintah belum merencanakan perubahan fisik secara signifikan dalam waktu dekat. Namun, akan ada penyesuaian fungsi dari fasilitas yang sudah ada agar lebih optimal dan sesuai dengan konsep baru yang disusun.
Tak hanya Kampung Jepang, penataan serupa juga akan dilakukan di kawasan Kampung Korea sebagai bagian dari pengembangan destinasi tematik di Kota Madiun.
Pemkot Madiun berharap, dengan konsep yang matang dan pengelolaan yang jelas, kawasan Kampung Jepang dapat segera dimanfaatkan secara maksimal dan memberikan dampak ekonomi serta edukatif bagi masyarakat. (Krs)
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Diez





