Berita Terkini
Trending Tags

Penataan Kampung Jepang Madiun Dimatangkan, Disiapkan Jadi Wisata Edukasi dan Pusat Bahasa

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
  • visibility 324
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kawasan Kampung Jepang di Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus mematangkan rencana penataan kawasan Kampung Jepang di Kelurahan Banjarejo Kecamatan Taman dengan fokus pada pemanfaatan yang lebih jelas dan berkelanjutan. Proyek ini diarahkan tidak hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai pusat edukasi dan pengembangan potensi lokal.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, menegaskan pentingnya penyamaan persepsi antar organisasi perangkat daerah (OPD) sebelum proyek dilanjutkan. Hal ini karena terdapat beberapa dinas yang terlibat langsung dalam pengelolaan kawasan tersebut.

“Harus ada satu persepsi dulu, Kampung Jepang ini ke depan akan dimanfaatkan untuk apa. Siapa yang bertanggung jawab, siapa yang menangani, dan siapa yang merawat harus jelas sebelum proyek dijalankan,” ujar Jumat (16/4/2026).

Menurutnya, konsep penataan saat ini masih dalam tahap pembenahan. Ia memberikan tenggat waktu hingga akhir bulan kepada tim OPD terkait untuk merumuskan konsep final yang nantinya akan dilaporkan secara langsung kepadanya.

Dalam rencana pengembangannya, Kampung Jepang tetap akan difokuskan sebagai kawasan wisata. Namun, Pemkot Madiun juga membuka peluang pengembangan fungsi lain, terutama di bidang edukasi.

Salah satu konsep yakni pengembangan edukasi berbasis pertanian dengan memanfaatkan lahan yang tersedia di kawasan tersebut. Selain itu, juga direncanakan pembangunan laboratorium bahasa yang akan melibatkan kerja sama dengan perguruan tinggi di Kota Madiun.

“Selain wisata, ada peluang ke arah edukasi. Bisa tentang tanaman pertanian, kemudian ada juga rencana lab bahasa yang nanti dikolaborasikan dengan kampus,” jelasnya.

Dari sisi infrastruktur, pemerintah belum merencanakan perubahan fisik secara signifikan dalam waktu dekat. Namun, akan ada penyesuaian fungsi dari fasilitas yang sudah ada agar lebih optimal dan sesuai dengan konsep baru yang disusun.

Tak hanya Kampung Jepang, penataan serupa juga akan dilakukan di kawasan Kampung Korea sebagai bagian dari pengembangan destinasi tematik di Kota Madiun.

Pemkot Madiun berharap, dengan konsep yang matang dan pengelolaan yang jelas, kawasan Kampung Jepang dapat segera dimanfaatkan secara maksimal dan memberikan dampak ekonomi serta edukatif bagi masyarakat. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Tanggapan DPRD Magetan  Soal Aksi Massa Terkait Persoalan Pokir

    Ini Tanggapan DPRD Magetan  Soal Aksi Massa Terkait Persoalan Pokir

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — DPRD Kabupaten Magetan membeberkan sejumlah tuntutan utama yang disampaikan massa aksi saat audiensi, yang berfokus pada transparansi, akuntabilitas, serta komitmen lembaga legislatif dalam mendukung proses hukum dugaan korupsi Pokir. Wakil Ketua DPRD Magetan, Puthut Pujiono, menyebut massa menuntut agar seluruh proses pengelolaan Pokir dilakukan sesuai prosedur yang berlaku dan tidak diskriminatif. […]

    Bagikan
  • Ancaman El Nino Mengintai, Pemkab Madiun Putar Otak Selamatkan Sawah dari Krisis Air

    Ancaman El Nino Mengintai, Pemkab Madiun Putar Otak Selamatkan Sawah dari Krisis Air

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun mulai menyiapkan langkah antisipatif menghadapi ancaman fenomena El Nino yang diprediksi memicu kemarau panjang pada 2026. Fokus utama diarahkan pada upaya menjaga ketersediaan air untuk lahan pertanian, terutama di wilayah rawan kekeringan. Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun, Zainul Aripin, […]

    Bagikan
  • Dampak SEB KEMENDAGRI & KEMENKEU, Proyek Strategis Wilayah Caruban Terhambat

    Dampak SEB KEMENDAGRI & KEMENKEU, Proyek Strategis Wilayah Caruban Terhambat

    • calendar_month Sabtu, 18 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Surat Edaran Bersama (SEB) dikeluarkan oleh Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan terkait tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai pelaksanaan anggaran transfer ke daerah tahun anggaran 2025. Hal itu bakal berdampak pada pembangunan proyek strategis di Kabupaten Madiun  bakal terhambat. Kondisi ini terlihat sangat jelas dari pengadaan proyek strategis di […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Terapkan Ekonomi Sirkular MBG, Sisa Makanan Dimanfaatkan untuk Pakan Ternak

    Pemkot Madiun Terapkan Ekonomi Sirkular MBG, Sisa Makanan Dimanfaatkan untuk Pakan Ternak

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi memiliki cara untuk memanfaatkan sisa makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal tersebut diungkapkan saat Maidi melakukan uji coba pemanfaatan sisa makanan MBG untuk pakan hewan ternak di kawasan Ngrowo Bening, Selasa (16/12/2025). Hal ini mengusung konsep ekonomi sirkular, di mana sisa makanan dari program […]

    Bagikan
  • LPG 3 Kg Masih Langka di Magetan, Meski Tambahan 19 Ribu Tabung Sudah Disalurkan

    LPG 3 Kg Masih Langka di Magetan, Meski Tambahan 19 Ribu Tabung Sudah Disalurkan

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Tambahan 19.040 tabung LPG 3 kilogram yang disalurkan PT Pertamina Patra Niaga sejak Kamis (26/06/2025) hingga Sabtu (28/06/2025) ternyata belum mampu mengatasi kelangkaan yang terus dikeluhkan warga Magetan. Di tengah momentum peringatan Tahun Baru Islam, masyarakat terutama pelaku usaha mikro dan rumah tangga, justru semakin kesulitan mendapatkan gas melon bersubsidi […]

    Bagikan
  • Terekam CCTV, Orang Tak Dikenal Bakar Motor Milik Warga Magetan

    Terekam CCTV, Orang Tak Dikenal Bakar Motor Milik Warga Magetan

    • calendar_month Selasa, 1 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hal kurang menyenangkan dialami oleh Tafarelsatrio Laksono yang tinggal di Gang Bima, Kelurahan Kebon Agung Magetan. Ketika keluar rumah bersama anak istrinya, sepeda motor miliknya dibakar oleh orang tak dikenal pada Sabtu (29/03/2025) lalu. Akibatnya, sejumlah bagian sepeda motor itu rusak dan leleh. Aksi pembakaran tersebut sempat terekam CCTV milik warga. […]

    Bagikan
expand_less