Berita Terkini
Trending Tags

Jembatan Antar Desa di Sawoo Ambrol, Warga Harus Putar Hingga 5 Kilometer

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • visibility 238
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kondisi jembatan penghubung Desa Tempuran dan Sriti tampak terputus total, Foto : Ega

Sinergia | Ponorogo – Jembatan penghubung antara Desa Tempuran dan Desa Sriti, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, ambrol akibat terjangan arus sungai setelah hujan deras dengan intensitas tinggi. Akibatnya, akses utama warga lumpuh dan memaksa masyarakat mencari jalur alternatif yang lebih jauh.

Jembatan yang berada di Dusun Krajan, Desa Tempuran tersebut diketahui ambruk pada Rabu malam, 15 April 2026 lalu sekitar pukul 21.00 WIB. Debit air Sungai Tempuran yang meningkat drastis mengikis pondasi jembatan hingga akhirnya tidak mampu menahan beban.

Jembatan dengan panjang sekitar 15 meter dan lebar 4 meter itu merupakan akses vital warga untuk menuju sekolah, lahan pertanian, serta pusat ekonomi.

Infrastruktur yang dibangun sejak tahun 1980 itu juga belum pernah mengalami perbaikan besar.

Salah satu warga, Katemin, mengaku kaget saat hendak melintas dan mendapati jembatan sudah dalam kondisi ambrol.

“Ini saya baru tahu mau lewat, ternyata kok sudah ambrol. Kalau harus memutar ya cukup jauh, lebih dari dua kilometer,” ujar Senin (20/4/2026).

Kepala Desa Tempuran, Tri Wahyono, mengatakan putusnya jembatan ini sangat berdampak bagi aktivitas warga, terutama karena jalur tersebut merupakan penghubung utama antar desa.

“Ini merupakan jalur vital antara Desa Sriti dan Tempuran, Kecamatan Sawoo. Kalau memutar memang cukup jauh. Untuk anak-anak harus menempuh jalur yang lebih aman, tapi jaraknya bisa sekitar lima kilometer. Sedangkan petani biasanya lewat jalan perkebunan, memutar sekitar satu kilometer dengan berjalan kaki,” jelasnya.

Saat ini, warga terpaksa menyesuaikan aktivitas sehari-hari dengan kondisi tersebut. Mereka berharap pemerintah segera mengambil langkah cepat, baik dengan membangun jembatan darurat maupun melakukan perbaikan permanen agar akses kembali normal. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Arrachmando

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akses Dusun Ngukir Madiun Kembali Terbuka Usai Longsor, Gotong Royong TNI dan Warga Jadi Kunci

    Akses Dusun Ngukir Madiun Kembali Terbuka Usai Longsor, Gotong Royong TNI dan Warga Jadi Kunci

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Akses jalan di Dusun Ngukir, Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, yang sempat tertutup longsor selama satu hari, kini telah kembali terbuka dan dapat dilalui warga, Rabu (8/4/2026). Jalan tersebut memiliki peran vital bagi masyarakat setempat. Selain menjadi penghubung antarwilayah, akses ini juga merupakan jalur utama untuk aktivitas harian seperti menuju […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Mulai Kebut Program RTLH untuk Meningkatkan Kesejahteraan Warga

    Pemkot Madiun Mulai Kebut Program RTLH untuk Meningkatkan Kesejahteraan Warga

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Perkim Kota Madiun beserta BPBD Kota Madiun melakukan pembongkaran rumah penerimaan bantuan sosial Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang berlangsung di Jalan Sri Dara Gang II, Keluhan Kanigoro, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun pada Jum’at (7/3/2025). Bantuan tersebut diberikan kepada rumah milik Bapak Poniran. Kegiatan ini sebagai bagian dari upaya […]

    Bagikan
  • Terjaring OTT KPK, Ini Rekam Jejak Bupati Ponorogo Kang Giri

    Terjaring OTT KPK, Ini Rekam Jejak Bupati Ponorogo Kang Giri

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Suasana pemerintahan Kabupaten Ponorogo mendadak gempar, Jumat (07/11/2025) sore. Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, dikabarkan diamankan tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) di rumah dinas bupati kawasan Pringgitan. Informasi yang dihimpun menyebutkan, OTT berlangsung tak lama setelah kegiatan mutasi dan pelantikan pejabat, termasuk posisi Dirut RSUD dr. Harjono […]

    Bagikan
  • Puluhan Rumah Terdampak, Warga Desa Dempelan Rasakan Banjir Terparah

    Puluhan Rumah Terdampak, Warga Desa Dempelan Rasakan Banjir Terparah

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Madiun sejak sore hari menyebabkan banjir di beberapa kecamatan. Kejadian paling parah terjadi di Desa Dempelan Kecamatan Madiun, di mana puluhan rumah warga terendam banjir dengan ketinggian air mencapai satu meter. Banyak perabotan rumah tangga yang terbawa arus. Menurut salah satu warga Dempelan, Ibnu […]

    Bagikan
  • Paripurna DPRD Magetan Bahas Laporan Pertanggungjawaban APBD 2024 dan Dua Raperda Strategis

    Paripurna DPRD Magetan Bahas Laporan Pertanggungjawaban APBD 2024 dan Dua Raperda Strategis

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan menggelar Rapat Paripurna di ruang sidang utama Gedung DPRD Selasa (15/07/2025). Rapat ini dihadiri oleh para anggota dewan, pimpinan OPD, jajaran Forkopimda, serta Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti. Agenda utama rapat adalah pengambilan keputusan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan […]

    Bagikan
  • Duka Pendakian Indonesia, Mbok Yem Pemilik Warung Puncak Lawu Meninggal Dunia

    Duka Pendakian Indonesia, Mbok Yem Pemilik Warung Puncak Lawu Meninggal Dunia

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Duka mendalam menyelimuti dunia pendakian, khususnya yang sering mendaki Gunung Lawu. Wakiyem atau biasa dipanggil Mbok Yem, pemilik warung tertinggi di puncak Gunung Lawu, meninggal dunia pada Rabu (23/04/2025) di rumahnya Desa Gonggang Kecamatan Poncol Magetan. Mbok Yem sempat dirawat di RSU Siti Aisyiah Ponorogo. Dari riwayat sakit perempuan 82 […]

    Bagikan
expand_less