Berita Terkini
Trending Tags

Terungkap! Ijazah Eks Karyawan Pabrik di Madiun Ditahan, Harus Bayar hingga Rp3 Juta untuk Ambil

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
  • visibility 722
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
CV Sukses Jaya Abadi perusahaan produksi plastik yang berada di Wonoasri, Kab.Madiun. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun — Sejumlah mantan karyawan CV Sukses Jaya Abadi di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, mengeluhkan ijazah mereka yang hingga kini masih ditahan pihak perusahaan. Dokumen tersebut sebelumnya dijadikan jaminan saat mereka diterima bekerja di perusahaan produksi plastik yang berlokasi di Jalan Raya Basuki Rahmat, Desa Wonosari.

Salah satu eks karyawan, Ina Vernanda, mengaku telah berulang kali berupaya mengambil ijazahnya sejak keluar dari perusahaan. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil.

“Setiap saya tanya ke HRD, jawabannya selalu nanti. Sampai sekarang belum juga dikembalikan,” ujar Ina saat dikonfirmasi, Senin (21/4/2026).

Ina menjelaskan, saat awal bekerja ia diminta menandatangani surat serah terima dokumen jaminan yang berisi kesediaan menyerahkan ijazah selama masa kerja. Ia bekerja selama sekitar tujuh bulan sebelum memutuskan keluar karena merasa tidak nyaman dengan kondisi kerja.

“Saya keluar sebelum kontrak habis karena suasana kerja tidak baik. Sudah ajukan resign, tapi belum di-ACC, akhirnya keluar sendiri,” katanya.

Keluhan serupa disampaikan Alviyan Rizki Rahmadoni, mantan karyawan asal Kabupaten Ngawi. Ia mengaku ijazahnya telah ditahan hampir dua tahun. Menurutnya, perusahaan meminta sejumlah uang sebagai syarat pengambilan dokumen tersebut.

“Saya diminta menebus ijazah sebesar satu kali gaji, sekitar Rp2,5 juta. Karena dianggap melanggar aturan, totalnya jadi sekitar Rp3 juta. Saya tidak punya uang, jadi belum saya ambil sampai sekarang,” ujar Alviyan.

Sementara itu, mantan karyawan lainnya, Mohammad Rido, juga mengaku belum menerima ijazah meski telah mengajukan pengunduran diri beberapa bulan lalu. Ia menyebut komunikasi dengan pihak perusahaan terputus.

“Saya sudah kirim surat resign, tapi hanya dititipkan ke satpam. HRD tidak bisa ditemui, dan pesan saya tidak pernah dibalas,” ujarnya.

Hingga berita ini ditulis, pihak CV Sukses Jaya Abadi belum memberikan tanggapan atas upaya konfirmasi yang dilakukan.

Terpisah, Kepala Bidang Hubungan Industrial Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Dinaskerin) Kabupaten Madiun, Arifin, mengatakan kasus penahanan ijazah oleh perusahaan tersebut bukan kali pertama terjadi.

“Kasus seperti ini sudah sering. Pada 2025 lalu ada sekitar 80 laporan, dan 25 di antaranya berhasil diselesaikan melalui mediasi,” kata Arifin, Selasa (21/4/2026).

Ia menegaskan, praktik penahanan ijazah oleh perusahaan tidak dibenarkan. Hal itu mengacu pada surat edaran Kementerian Ketenagakerjaan serta Surat Edaran Gubernur Jawa Timur Nomor 560/1486/012/2025 yang melarang penahanan dokumen pribadi milik pekerja.

“Penahanan ijazah itu tidak diperbolehkan. Jika memang diserahkan saat awal bekerja, seharusnya dikembalikan dalam waktu tertentu,” ujarnya.(Tov).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasca Insiden KA Bangunkarta Anjlok, KAI Madiun Gelar Diklat Tenaga Perawatan Jalur dan Bangunan

    Pasca Insiden KA Bangunkarta Anjlok, KAI Madiun Gelar Diklat Tenaga Perawatan Jalur dan Bangunan

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menggelar pelatihan intensif bagi petugas perawatan jalur guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. Kegiatan bertajuk Diklat Refreshing Tenaga Perawatan Jalur dan Bangunan telah berlangsung selama dua hari, 8–9 April 2026. Pelatihan diikuti sejumlah unsur internal, mulai dari tim quality control, SDM, […]

    Bagikan
  • Minyakita Jadi Sorotan, Volume Kurang dan Kualitas Tidak Sesuai Standart

    Minyakita Jadi Sorotan, Volume Kurang dan Kualitas Tidak Sesuai Standart

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Minyakita yang telah beredar kini menjadi sorotan masyarakat. Bahkan viral takaran minyakita dengan kemasan 1 liter setelah dituangkan ke alat ukur volumenya tidak sampai 1 liter. Menyikapi hal itu, Satgas Pangan Polres Magetan bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Magetan melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap peredaran minyak goreng Minyakita di sejumlah […]

    Bagikan
  • Dorong Layanan Kesehatan Mata Inklusif, Yayasan Paramitra Soroti Masalah Penglihatan di Madiun

    Dorong Layanan Kesehatan Mata Inklusif, Yayasan Paramitra Soroti Masalah Penglihatan di Madiun

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kasus gangguan penglihatan di Kabupaten Madiun tercatat masih tinggi. Data tahun 2023 menunjukkan ada 7.924 warga mengalami katarak, 17.234 gangguan refraksi, dan 828 kasus glaukoma. Sayangnya, layanan kesehatan mata di daerah ini dinilai belum menjadi prioritas. Merespons situasi tersebut, Yayasan Paramitra Indonesia bersama Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbang) […]

    Bagikan
  • Lapas Kelas I Madiun Jalankan Program Swasembada Pangan, Libatkan Warga Binaan

    Lapas Kelas I Madiun Jalankan Program Swasembada Pangan, Libatkan Warga Binaan

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun terus berinovasi dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui program swasembada pangan yang melibatkan para warga binaan. Program ini mencakup sektor pertanian, peternakan, dan perikanan. Hal itu bertujuan untuk memberikan keterampilan produktif bagi warga binaan selama menjalani masa pidana. Kepala Lapas Kelas I Madiun, Andi […]

    Bagikan
  • Gudang Sepatu di Ngawi Terbakar, 150 Ribu Pasang Produk Ekspor Ludes

    Gudang Sepatu di Ngawi Terbakar, 150 Ribu Pasang Produk Ekspor Ludes

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Kebakaran pabrik sepatu PT Dwi Prima Sentosa menyisakan puing-puing bangunan yang hangus. Bangunan gudang penyimpanan produk pabrik pun roboh lantaran panasnya kobaran api pada Minggu (06/07/2025) malam hingga berhasil dipadamkan pada Senin (07/07/2025) dini hari. Gudang penyimpanan produk jadi yang siap ekspor ke Eropa menjadi titik awal kemunculan si jago […]

    Bagikan
  • Menjelang Idul Adha, Harga Sapi Kurban di Magetan Justru Turun

    Menjelang Idul Adha, Harga Sapi Kurban di Magetan Justru Turun

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang Hari Raya Idul Adha, tren harga dan permintaan hewan kurban justru menunjukkan penurunan di Pasar Hewan Kliwonan, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan. Fenomena ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, yang biasanya ditandai dengan lonjakan harga dan membludaknya pembeli. Pantauan di lapangan, para pedagang hewan kurban mengeluhkan sepinya pembeli, bahkan hanya sepekan jelang […]

    Bagikan
expand_less