Sabtu, 24 Okt 2026
Trending Tags

HUT ke-22 RSUD Kota Madiun, Pelayanan Meningkat, Inovasi Layanan Jadi Fokus ke Depan

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
  • visibility 232
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, sapa pasien yang tengah mengantre di RSUD Kota Madiun. (24/4/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Suasana hangat terasa di RSUD Kota Madiun, Jumat (24/4/2026). Di tengah momentum tasyakuran hari ulang tahun ke-22, perhatian tidak hanya tertuju pada seremoni, tetapi juga pada denyut pelayanan yang terus bergerak melayani ratusan pasien setiap hari.

Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, meninjau langsung pelayanan rumah sakit. Ia menyusuri area poli, menyapa pasien yang tengah mengantre, serta berbincang dengan keluarga mereka. Di sela kunjungan, ia juga menyerahkan suvenir sebagai bentuk perhatian sekaligus memberi semangat bagi pasien agar lekas pulih.

Bagi Bagus, rumah sakit bukan sekadar fasilitas layanan kesehatan, tetapi juga ruang harapan. Ia menilai, tren pelayanan di RSUD Kota Madiun menunjukkan peningkatan signifikan, bahkan melampaui target yang telah ditetapkan. Karena itu, ia mendorong agar pengembangan layanan terus dilakukan.

“Pelayanan di RSUD ini naik dari target dan harus terus ditingkatkan. Kami juga minta ada diferensiasi layanan agar masyarakat semakin percaya dan memilih berobat ke sini,” ujarnya.

Menurutnya, meskipun berstatus rumah sakit milik pemerintah daerah, kualitas layanan harus mampu bersaing dengan rumah sakit swasta ternama. Ia mengaku telah mengikuti perkembangan RSUD Kota Madiun selama tujuh tahun terakhir, sejak masih di DPRD dan melihat percepatan peningkatan terutama dalam empat tahun terakhir, baik dari sisi pelayanan maupun pembangunan.

“Saya berharap rumah sakit walaupun ini rumah sakit milik pemerintah daerah, ini seluruh pelayannya standar semuanya rumah sakit swasta yang sudah punya nama. Dalam 4 tahun terakhir ini peningkatannya cepat gitu dalam sisi pelayanan pembangunan dan semuanya itu cepat,” tutup Bagus.

Di sisi lain, Direktur RSUD Kota Madiun, dr. Muhammad Nur, menyebut pihaknya tengah menyiapkan langkah strategis untuk menjawab tantangan tersebut. Salah satunya dengan mengkaji layanan unggulan yang bisa menjadi pembeda dibanding rumah sakit lain.

“Ke depan kami ingin punya layanan yang berbeda. Tapi tentu kami lihat dulu kesiapan SDM dan sarana prasarana. Bisa dari layanan obgyn, jantung, atau saraf, ini masih kami telaah,” jelasnya.

Di tengah upaya pengembangan, lonjakan jumlah pasien menjadi indikator kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh. Saat ini, kunjungan rawat jalan mencapai 600 hingga 800 pasien per hari, meningkat dari sebelumnya yang berkisar 500–600 pasien. Bahkan, setelah libur panjang, jumlah pasien bisa menyentuh angka 1.000 per hari.

Untuk mengantisipasi kepadatan, manajemen rumah sakit menerapkan sejumlah strategi. Di antaranya menambah jumlah dokter yang praktik secara bersamaan di jam pagi serta memangkas antrean di bagian pendaftaran dengan mengarahkan pasien langsung ke poli tujuan.

“Mengantisipasi peningkatan, pertama memang kita menurunkan misal poli ada 3 dokternya kita turunkan. Untuk mengurangi antrean di pendaftaran sebagian besar poli itu kita langsung arahkan pasien ke polinya, jadi tidak numpuk di pendaftaran,” jelas dr. Nur.

Image Not Found
HUT ke-22 RSUD Kota Madiun, pelayanan dan inovasi terus ditingkatkan. (24/4/2026), Foto : Kris-Sinergia

Namun, bagi manajemen RSUD, peningkatan layanan tidak hanya soal kecepatan dan jumlah pasien yang terlayani. Lebih dari itu, kenyamanan dan rasa aman menjadi bagian penting dalam pengalaman pasien.

“Harapan kami, pasien datang ke rumah sakit sudah merasa nyaman dan aman. Bahkan sebelum minum obat pun sudah merasa lebih baik,” ujar dr. Nur.

Memasuki usia ke-22, RSUD Kota Madiun terus berbenah. Tidak hanya meningkatkan kualitas layanan, tetapi juga memperluas ragam pelayanan dengan merekrut tenaga spesialis baru. Semangat untuk keluar dari zona nyaman menjadi pijakan, agar rumah sakit daerah ini mampu menjadi pilihan utama masyarakat.

Plt Wali Kota Bagus Panuntun dalam kesempatan ini juga melakukan potong tumbeng yang langsung diberikan kepada pasien. Menurutnya, pelayanan yang terutama adalah untuk masyarakat.

“Jadi pelayanan kepada masyarakat ini harus yang diutamakan. Kepercayaan masyarakat harus dijaga dan terus ditingkatkan,” tegasnya.

Di tengah langkah inovasi yang terus dirancang, RSUD Kota Madiun berupaya memastikan bahwa setiap pasien tidak sekadar dilayani, tetapi juga dihargai sebagai manusia yang membutuhkan harapan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musrenbangcam Manguharjo Catat 439 Usulan Prioritas untuk Pembangunan 2027

    Musrenbangcam Manguharjo Catat 439 Usulan Prioritas untuk Pembangunan 2027

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 387
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) merupakan forum musyawarah antara pemangku kepentingan untuk membahas dan menyepakati program pembangunan daerah. Seperti yang dilaksanakan dalam Musrenbang tahun 2026 untuk perencanaan pembangunan tahun 2027 di Kecamatan Manguharjo pada Kamis (05/02/2026). Musrenbangcam Manguharjo ini dihadiri oleh Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, Ketua DPRD Armaya, […]

    Bagikan
  • Personil Korem 081/DSJ Siap Siaga dalam Aksi Kemanusiaan

    Personil Korem 081/DSJ Siap Siaga dalam Aksi Kemanusiaan

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Belasan prajurit TNI dari satuan Korem 081/DSJ ambil bagian dalam kegiatan donor darah yang diselenggarakan oleh PG. Rejo Agung, bertempat di Graha Rajawali PG. Rejo Agung, Kota Madiun, Kamis (10/04/2025). Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto mengapresiasi keterlibatan anggotanya itu. Ia menyebut, hal itu sebagai salah satu bentuk aksi kemanusiaan. […]

    Bagikan
  • Tiga SPPG Ngawi Stop Operasional, Satgas MBG Beberkan Alasan

    Tiga SPPG Ngawi Stop Operasional, Satgas MBG Beberkan Alasan

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 479
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Operasional tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Ngawi resmi terhenti sementara. Satgas MBG kabupaten menyebut penghentian distribusi menu terjadi akibat dana dari pemerintah pusat tak kunjung tersalurkan. Keputusan ini menambah daftar SPPG yang berhenti beroperasi di Ngawi. Hingga saat ini, total ada enam […]

    Bagikan
  • Mayat Pria Mengambang di Bengawan Madiun, Identitas Korban Terungkap

    Mayat Pria Mengambang di Bengawan Madiun, Identitas Korban Terungkap

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Warga Desa Karangasri, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang mengambang di pinggir Sungai Bengawan Madiun, Senin (25/5/2026) pagi. Korban ditemukan dalam kondisi tengkurap di aliran sungai kawasan desa setempat. Jasad pria tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 07.15 WIB oleh seorang warga yang hendak […]

    Bagikan
  • Siapa Duduki Kursi Sekda Magetan?

    Siapa Duduki Kursi Sekda Magetan?

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Sinergia | ​Magetan — Seleksi untuk posisi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magetan kini telah memasuki babak akhir. Tujuh kandidat Sekda Magetan telah menjalani tahap wawancara di Telaga Sarangan, Plaosan, pada Selasa (09/09/2025). Tahapan tersebut menentukan tiga nama terbaik yang akan diajukan ke Bupati Magetan. ​Kepala Bidang Mutasi dan Kepangkatan BKPSDM Magetan, Thathit Adi Candra, membenarkan […]

    Bagikan
  • Sidang Tipikor Wali Kota Nonaktif Maidi, Saksi Sebut Fee Proyek DPUPR 4 Persen dan 10 Persen Diputuskan Internal

    Sidang Tipikor Wali Kota Nonaktif Maidi, Saksi Sebut Fee Proyek DPUPR 4 Persen dan 10 Persen Diputuskan Internal

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya — Praktik penarikan commitment fee proyek di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun terungkap dalam sidang lanjutan perkara dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, mantan Kepala DPUPR Thariq Megah, dan kontraktor Rochim Ruhdiyanto di Pengadilan Tipikor Surabaya, Kamis (16/7/2026). Jaksa Penuntut Umum Komisi […]

    Bagikan
expand_less