Rabu, 28 Okt 2026
Trending Tags

Skandal Pokir Rp335 Miliar DPRD Magetan Memanas! Dewan Syuro PKB Soroti Transparansi & Potensi Tersangka Baru

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
  • visibility 355
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dewan Syuro DPC PKB Magetan, Kiyai Mansur Abdullah dorong pengusutan tuntas dan terbuka. (28/4/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Perkembangan kasus dugaan korupsi dana hibah pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Kabupaten Magetan mendapat perhatian dari berbagai elemen, termasuk tokoh agama dan politik lokal. Dewan Syuro DPC PKB Magetan, Kiyai Mansur Abdullah, mengajak masyarakat untuk ikut mengawal proses hukum agar berjalan transparan dan tuntas.

Menurut Mansur, langkah Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan dalam mengusut perkara tersebut patut diapresiasi sebagai bagian dari upaya menghadirkan keadilan di daerah. Ia menilai, proses hukum yang telah berjalan menjadi sinyal positif bagi publik.

“Dari satu sisi kita bersyukur, ada tanda-tanda penegakan hukum mulai berjalan,” ujarnya saat ditemui di kediamannya, Selasa (28/4/2026).

Meski mengapresiasi penanganan perkara, Mansur menilai masyarakat masih membutuhkan keterbukaan informasi yang lebih luas, khususnya terkait nilai dugaan penyimpangan anggaran yang mencapai ratusan miliar rupiah.

“Angka sebesar itu tentu menjadi perhatian publik. Masyarakat butuh penjelasan yang terang dan utuh,” tegasnya.

Ia juga menyinggung bahwa dalam program pokir, terdapat banyak pihak yang terlibat, termasuk puluhan anggota DPRD lainnya, meskipun dengan porsi yang berbeda.

Pernyataan ini selaras dengan temuan penyidik yang mengungkap bahwa pengelolaan dana hibah pokir periode 2020–2024 diduga tidak sepenuhnya berjalan sesuai ketentuan. Dari total anggaran sekitar Rp335,8 miliar, realisasi mencapai Rp242,9 miliar yang kini menjadi sorotan dalam proses hukum.

Mansur menegaskan pentingnya konsistensi aparat penegak hukum dalam menuntaskan perkara hingga ke akar. Ia mengingatkan agar proses hukum tidak berhenti pada sebagian pihak saja, sehingga tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

“Harapannya, penanganan ini bisa dilanjutkan sampai selesai, sehingga tidak memunculkan berbagai persepsi,” imbuhnya.

Ia bahkan memberi sinyal bahwa kasus ini masih berpotensi berkembang, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang turut terseret.

Di sisi lain, Mansur juga menyinggung dinamika internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Magetan. Ia menyebut proses pembentukan kepengurusan DPC masih dalam tahap pembahasan di tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

“Sebelumnya ada tiga kandidat, kini tinggal dua karena satu tersandung hukum. Keputusan sepenuhnya ada di DPP,” jelasnya.

Menurutnya, percepatan penetapan kepengurusan penting agar roda organisasi tetap berjalan optimal, termasuk dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Kepala Kejari Magetan, Sabrul Iman, sebelumnya menyampaikan bahwa pihaknya telah menetapkan enam tersangka dalam kasus ini, termasuk Ketua DPRD Magetan, Suratno.

Image Not Found
Tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah pokir DPRD Kabupaten Magetan. Foto : Istimewa

Penetapan tersebut dilakukan setelah penyidik mengumpulkan alat bukti dari puluhan saksi dan ratusan dokumen. Dalam penyidikan, ditemukan dugaan penyimpangan yang dilakukan secara sistematis, mulai dari perencanaan hingga pencairan dana hibah.

Selain itu, kelompok penerima hibah diduga hanya menjadi formalitas administratif, sementara proposal dan laporan pertanggungjawaban disusun oleh pihak tertentu. Penyidik juga menemukan indikasi pemotongan dana serta kegiatan fiktif yang tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

Saat ini, keenam tersangka telah ditahan di Rutan Kelas IIB Magetan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Dengan terus berkembangnya kasus ini, dorongan dari berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat, dinilai menjadi faktor penting untuk memastikan proses hukum berjalan transparan, akuntabel, dan mampu menjawab harapan publik. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resahkan Warga, Polisi Amankan 200 Selongsong Petasan dari Rumah Warga di Jenangan

    Resahkan Warga, Polisi Amankan 200 Selongsong Petasan dari Rumah Warga di Jenangan

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aparat kepolisian mengamankan ratusan selongsong petasan dari sebuah rumah warga di Kelurahan Singosaren, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Senin (16/3/2026). Penemuan tersebut bermula dari laporan masyarakat yang mengaku resah dan merasa tidak nyaman dengan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. Informasi dari warga itu kemudian ditindaklanjuti petugas dengan melakukan patroli dan pengecekan langsung […]

    Bagikan
  • KPK Geledah Kantor Bupati Ponorogo, Sejumlah Ruangan Diperiksa

    KPK Geledah Kantor Bupati Ponorogo, Sejumlah Ruangan Diperiksa

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mendatangi kompleks Pemerintah Kabupaten Ponorogo pada Selasa (11/11/2025). Kali ini, tim penyidik melakukan penggeledahan di gedung Kantor Bupati Ponorogo di Jalan Alun-Alun Utara. Dari pantauan di lokasi, sedikitnya tiga mobil berpelat AE terlihat masuk ke area kantor bupati. Penggeledahan dilakukan secara tertutup dan dijaga ketat oleh […]

    Bagikan
  • Dapur Nenek Wiji Roboh Akibat Diterpa Hujan Lebat

    Dapur Nenek Wiji Roboh Akibat Diterpa Hujan Lebat

    • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebuah dapur milik warga lanjut usia di Desa Purwosari, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, roboh akibat diguyur hujan lebat pada Jumat (11/4/2025) sore. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Bangunan yang ambruk merupakan dapur milik Wiji (72), seorang lansia yang tinggal seorang diri. Saat insiden terjadi, cuaca di […]

    Bagikan
  • Kejati Jatim Angkat Bicara Soal Kabar Dugaan OTT Libatkan Staf Kejari Madiun

    Kejati Jatim Angkat Bicara Soal Kabar Dugaan OTT Libatkan Staf Kejari Madiun

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 361
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) memberikan klarifikasi terkait informasi dugaan operasi tangkap tangan (OTT) yang disebut menyeret salah satu staf Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun. Kepala Kejati Jawa Timur Agus Sahat menegaskan, langkah yang dilakukan jajarannya berupa pengamanan dan klarifikasi terhadap pihak-pihak terkait. Hal itu merupakan respons cepat atas laporan […]

    Bagikan
  • Fantastis! Kekayaan Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo Capai Rp14,5 Miliar

    Fantastis! Kekayaan Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo Capai Rp14,5 Miliar

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo, Yunus Mahatma, tercatat memiliki kekayaan paling tinggi dibanding dua pejabat lain yang ikut terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (7/11/2025). Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2024 yang diakses melalui laman resmi elhkpn.kpk.go.id, Yunus memiliki total harta senilai Rp. […]

    Bagikan
  • Harga Daging Sapi di Ponorogo Tembus Rp150 Ribu per Kilogram

    Harga Daging Sapi di Ponorogo Tembus Rp150 Ribu per Kilogram

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Harga daging sapi di Kabupaten Ponorogo mengalami kenaikan cukup signifikan. Di Pasar Legi Ponorogo, harga daging sapi kualitas super kini menembus Rp150 ribu per kilogram. Harga tersebut naik dibanding sebelumnya yang berada di kisaran Rp130 ribu per kilogram. Kenaikan harga daging sapi ini dirasakan pedagang secara bertahap sejak Hari Raya Idul […]

    Bagikan
expand_less