Berita Terkini
Trending Tags

Disdikpora Magetan Klarifikasi Siswa Belajar di Teras, Janji Perbaikan Bertahap

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • visibility 194
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kepala Disdikpora Magetan, Suhardi mengungkapkan secara umum jumlah ruang kelas di SDN Sumbersawit 3 tidak mencukupi. (12/5/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Magetan akhirnya angkat bicara terkait kondisi siswa SD Negeri Sumbersawit 3 yang sempat viral karena belajar di teras dan tanpa alas memadai. Pemerintah memastikan situasi tersebut dipicu keterbatasan ruang saat pelaksanaan ujian, sekaligus menegaskan komitmen untuk melakukan perbaikan secara bertahap.

Kepala Disdikpora Magetan, Suhardi, menjelaskan bahwa kondisi tersebut terjadi bertepatan dengan pelaksanaan tes sumatif siswa kelas 6 yang berlangsung beberapa waktu lalu. Dalam pelaksanaannya, setiap siswa harus menempati satu bangku, sehingga membutuhkan tambahan ruang.

“Karena ruang kelas terbatas, sebagian ruang diprioritaskan untuk ujian. Kami tidak ingin mengurangi hak siswa lain untuk tetap belajar, sehingga mereka tetap masuk dan diarahkan belajar di lokasi alternatif,” ujarnya, Selasa (12/5/2026).

Menurut Suhardi, sebagian siswa sebenarnya telah difasilitasi belajar di balai pertemuan dusun setempat. Namun, ia mengakui masih ada beberapa siswa yang saat itu belajar di lantai tanpa alas, yang kemudian memicu perhatian publik.

“Kami sudah turun langsung ke lapangan untuk mengecek. Memang ada sebagian kecil siswa yang belajar di lantai tanpa alas. Itu sudah kami tegur, dan kami minta sekolah memastikan ke depan harus menggunakan alas,” tegasnya.

Lebih jauh, Suhardi mengungkapkan bahwa secara umum jumlah ruang kelas di SDN Sumbersawit 3 memang tidak mencukupi. Di sisi lain, pembangunan ruang kelas baru juga menghadapi kendala, baik dari sisi jumlah siswa maupun keterbatasan lahan.

“Jumlah siswa di sekolah itu sekitar 30-an anak. Secara aturan, belum memenuhi syarat untuk penambahan ruang kelas baru. Selain itu, lahan juga terbatas, karena di bagian belakang sudah berupa jurang,” jelasnya.

Sebagai solusi sementara, pihak sekolah melakukan penyekatan ruang kelas agar dapat digunakan secara lebih efisien. Satu ruang kelas dibagi menjadi dua ruang belajar dengan sekat permanen hingga ke bagian atas.

Meski demikian, Disdikpora tetap mengakui adanya kerusakan bangunan, seperti plafon yang berlubang. Perbaikan ringan, kata Suhardi, akan segera dilakukan melalui gotong royong, sementara perbaikan skala besar akan diusulkan melalui mekanisme anggaran.

“Untuk kerusakan ringan seperti plafon bisa segera ditangani. Tapi untuk perbaikan besar, akan kami ajukan dalam anggaran, baik melalui APBD maupun program dari pemerintah pusat,” imbuhnya.

Ia juga memastikan bahwa SDN Sumbersawit 3 tidak memungkinkan untuk dilakukan penggabungan (regrouping) dengan sekolah lain, mengingat lokasi geografis yang sulit dan menjadi satu-satunya sekolah yang melayani satu dusun.

“Kalau diregrouping harus turun ke desa lain dengan medan yang naik turun, itu tidak memungkinkan. Jadi sekolah ini tetap dipertahankan,” katanya.

Disdikpora mencatat, saat ini terdapat sekitar 90 hingga hampir 100 ruang kelas di Kabupaten Magetan yang mengalami kerusakan berat dan menjadi prioritas penanganan. Selain itu, masih banyak ruang kelas dengan kategori rusak ringan yang juga membutuhkan perhatian.

“Data ini terus kami perbarui melalui Dapodik. Ini penting agar penanganan bisa tepat sasaran dan sesuai prioritas,” jelas Suhardi.

Terkait penanganan ke depan, pihaknya tengah memetakan sekolah-sekolah yang dapat segera diintervensi melalui perubahan anggaran (PAK) maupun program bantuan dari pemerintah pusat, seperti revitalisasi sekolah.

“Kami tidak bisa langsung menyelesaikan semua sekaligus karena keterbatasan anggaran. Tapi ini sudah masuk prioritas dan akan kami upayakan secara bertahap,” pungkasnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sarasehan Kebangsaan, Suarakan Pancasila Sebagai Harapan Bersama

    Sarasehan Kebangsaan, Suarakan Pancasila Sebagai Harapan Bersama

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dalam semangat memperingati Hari Lahir Pancasila, sarasehan kebangsaan diselenggarakan di ruang pertemuan baru Paroki Mater Dei, Kota Madiun, Minggu (01/06/2025). Kegiatan ini mengusung tema “Merasakan Pancasila di Tahun Pengharapan Yubileum 2025” dan menjadi ruang perjumpaan lintas iman untuk merefleksikan kembali nilai-nilai dasar berbangsa. Acara ini dihadiri oleh puluhan peserta dari berbagai […]

    Bagikan
  • Lima Bulan Tanpa Tersangka, Apa Kabar Kasus Dugaan Korupsi Dana Bos SMK PGRI 2 Ponorogo ?

    Lima Bulan Tanpa Tersangka, Apa Kabar Kasus Dugaan Korupsi Dana Bos SMK PGRI 2 Ponorogo ?

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Kasus dugaan korupsi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMK PGRI 2 Ponorogo seakan jalan ditempat. 5 bulan berlalu namun belum ada satu pun uang ditetapkan sebagai tersangka. Padahal, puluhan saksi telah diperiksa oleh Kejaksaan Negeri Ponorogo. Menanggapi hal ini, Kepala Seksi Intelijen Kejari Ponorogo, Agung Riyadi, memastikan bahwa penanganan perkara […]

    Bagikan
  • Suran Agung 2025 Berlangsung Kondusif, Polres Madiun Kota Apresiasi Kepatuhan Peserta

    Suran Agung 2025 Berlangsung Kondusif, Polres Madiun Kota Apresiasi Kepatuhan Peserta

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ribuan warga Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda (PSHW-TM) memadati Kota Madiun dalam rangka peringatan Suran Agung 2025. Guna menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung, Polres Madiun Kota menggelar Operasi Aman Suro sejak 25 Juni hingga 6 Juli 2025. Kapolres Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi, menjelaskan bahwa operasi […]

    Bagikan
  • Lagi ! Seorang Warga di Ngawi jadi Korban Keganasan Tawon Vespa

    Lagi ! Seorang Warga di Ngawi jadi Korban Keganasan Tawon Vespa

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Korban jiwa akibat sengatan tawon vespa juga terjadi di Desa Poncol Kecamatan Sine Kabupaten Ngawi. Sumarni (54) meninggal dunia setelah tersengat tawon dengan nama latin Vespa Affinis itu saat mencari rumput di hutan pada Rabu (05/02/2025). Korban sempat dirujuk ke Rumah Sakit Hastuti di Sragen, Jawa Tengah, namun nyawanya tidak tertolong dan […]

    Bagikan
  • Ratusan Guru dan Kepala SD di Kabupaten Madiun Ikuti Bimtek, Penguatan Kokurikuler Jadi Fokus Pembelajaran

    Ratusan Guru dan Kepala SD di Kabupaten Madiun Ikuti Bimtek, Penguatan Kokurikuler Jadi Fokus Pembelajaran

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun mendorong penguatan kegiatan kokurikuler di sekolah dasar sebagai bagian dari upaya membangun karakter sekaligus kompetensi peserta didik. Upaya tersebut dilakukan melalui bimbingan teknis (Bimtek) yang diikuti ribuan guru dan kepala sekolah dasar. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun, Agus Sucipto, menjelaskan bahwa pembentukan karakter siswa tidak hanya […]

    Bagikan
  • Pemkot dan DPRD Kota Madiun Siapkan Regulasi Lindungi Warga dari Rentenir

    Pemkot dan DPRD Kota Madiun Siapkan Regulasi Lindungi Warga dari Rentenir

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya melindungi masyarakat dari jeratan utang berbunga tinggi kini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota dan DPRD Kota Madiun. Hal itu masuk dalam pembahasan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Kota Madiun tahun 2026. DPRD Kota Madiun mengusulkan 4 Raperda Inisiatif, salah satunya Raperda tentang Perlindungan Masyarakat dari Rentenir. Ketua DPRD Kota […]

    Bagikan
expand_less