Dua Pelajar Kakak Beradik Tewas Diduga Jadi Korban Tabrak Lari Truk di Ngawi
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 22 jam yang lalu
- visibility 306
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ngawi – Dua pelajar kakak beradik di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur meninggal dunia dalam kecelakaan tragis yang diduga melibatkan kendaraan truk. Peristiwa memilukan itu terjadi di Jalan Raya Ngawi–Solo, tepatnya di depan Pasar Desa Ngale, Kecamatan Paron, Rabu (20/5/2026) sekitar pukul 16.10 WIB.
Kedua korban diketahui bernama Muhammad Hasyim Murdhi’ilah (16), siswa kelas 10 MAN 1 Ngawi, dan adiknya, Achmad Lubbul Aqil (10), siswa kelas 4 SD Islam Terpadu Harum Ngawi. Saat kejadian, keduanya sedang dalam perjalanan pulang sekolah menuju rumah mereka di Desa Kawu, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi.
Berdasarkan informasi di lokasi kejadian, kecelakaan bermula ketika hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Hasyim yang mengendarai sepeda motor sambil membonceng adiknya diduga menabrak kendaraan lain yang berada di depannya. Benturan itu membuat keduanya terjatuh ke lajur kanan jalan.
Nahas, pada saat bersamaan melaju sebuah truk dari arah berlawanan, yakni dari arah Solo menuju Kota Ngawi. Truk tersebut diduga langsung menabrak kedua korban sebelum akhirnya melarikan diri dari lokasi kejadian.
Video amatir warga yang beredar memperlihatkan suasana hujan deras saat jenazah kedua korban masih tergeletak di tengah jalan. Tangis histeris keluarga pecah ketika orang tua korban tiba di lokasi dan mendapati kedua anaknya telah meninggal dunia.
Warga sekitar menyebut kecelakaan terjadi sangat cepat sehingga tidak ada yang sempat menghentikan kendaraan truk tersebut.
“Waktu itu hujan deras. Motor korban menabrak kendaraan di depannya lalu keduanya jatuh ke kanan. Dari arah berlawanan langsung ada truk yang menabrak dan kemudian kabur. Kedua pelajar itu meninggal di lokasi,” ujar Bambang Sulistyo, warga setempat.
Kepala Desa Ngale, Yan Teguh Wibisono, mengatakan dirinya mendapat laporan dari warga tidak lama setelah kejadian berlangsung. Saat tiba di lokasi, kondisi kedua korban sudah meninggal dunia.
“Saya ditelepon warga dan saat sampai lokasi kedua korban sudah meninggal. Truk yang menabrak langsung melarikan diri ke arah Kota Ngawi. Karena situasi panik, warga juga tidak sempat mengejar,” katanya.
Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah kedua korban kemudian dievakuasi ke RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk keperluan visum.
Sementara itu, sepeda motor korban diamankan sebagai barang bukti. Hingga Rabu malam, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan dan memburu kendaraan truk yang diduga terlibat dalam kecelakaan maut tersebut. Polisi juga tengah menelusuri rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi guna mengidentifikasi pelaku tabrak lari. (Kus)
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Diez





