Hindari Pemotor, Truk Engkel di Magetan Nyungsep ke Sungai
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 7 jam yang lalu
- visibility 123
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan – Sebuah truk engkel bernomor polisi AE 8390 NM yang mengangkut semen dan besi tercebur ke sungai di jalur penghubung Kecamatan Barat dan Kartoharjo, Kabupaten Magetan, Kamis (21/5/2026). Kecelakaan tunggal tersebut diduga dipicu aksi pengendara sepeda motor yang mendadak berbelok di depan truk sehingga sopir berusaha menghindar.
Insiden itu terjadi di Desa Mangge, Kecamatan Barat, tepat di depan SMA Negeri 1 Barat. Truk dikemudikan Bashirun (50), warga Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, yang saat itu sedang mengirim material bangunan menuju lokasi proyek.
Berdasarkan keterangan di lokasi kejadian, kendaraan melaju dari arah selatan sebelum sopir mendadak panik karena ada sepeda motor yang tiba-tiba berbelok di depannya. Untuk menghindari tabrakan, sopir langsung membanting kemudi ke arah kiri.
Akibat manuver tersebut, truk kehilangan kendali hingga menabrak pagar jembatan. Pagar mengalami kerusakan cukup parah sebelum akhirnya kendaraan bersama muatan semen dan besi terjun ke dasar sungai.
Bima, salah satu penumpang truk, mengatakan peristiwa berlangsung dalam hitungan detik. Seluruh penumpang sempat panik ketika kendaraan mulai oleng di atas jembatan.
“Motor itu tiba-tiba belok di depan truk. Sopir langsung menghindar, terus truk oleng dan jatuh ke sungai. Kejadiannya cepat sekali, kami semua kaget dan langsung berusaha keluar menyelamatkan diri,” ujar Bima di lokasi kejadian.
Meski kecelakaan cukup dramatis, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Sopir bersama tiga penumpang lainnya berhasil selamat walaupun sempat terjebak di dalam kabin setelah kendaraan tercebur ke sungai.
Namun, kerugian material ditaksir cukup besar. Sedikitnya 45 sak semen rusak akibat terendam air sungai, sedangkan besi muatan truk berserakan di sekitar lokasi kejadian.
Warga sekitar, relawan, dan petugas kepolisian langsung turun tangan membantu proses evakuasi kendaraan serta memindahkan muatan truk agar tidak mengganggu arus lalu lintas di jalur utama Barat–Kartoharjo.
Salah seorang warga yang ikut membantu evakuasi menyebut proses pengangkatan truk berlangsung cukup sulit karena posisi kendaraan berada di dasar sungai dan sebagian besar semen telah hancur terkena air.
Saat ini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Magetan guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan tunggal itu. (Kus)
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Diez





