Berita Terkini
Trending Tags

Hindari Pemotor, Truk Engkel di Magetan Nyungsep ke Sungai

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
  • visibility 239
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Truk engkel tercebur ke sungai di jalur Barat–Kartoharjo Magetan. (21/5/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Sebuah truk engkel bernomor polisi AE 8390 NM yang mengangkut semen dan besi tercebur ke sungai di jalur penghubung Kecamatan Barat dan Kartoharjo, Kabupaten Magetan, Kamis (21/5/2026). Kecelakaan tunggal tersebut diduga dipicu aksi pengendara sepeda motor yang mendadak berbelok di depan truk sehingga sopir berusaha menghindar.

Insiden itu terjadi di Desa Mangge, Kecamatan Barat, tepat di depan SMA Negeri 1 Barat. Truk dikemudikan Bashirun (50), warga Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, yang saat itu sedang mengirim material bangunan menuju lokasi proyek.

Berdasarkan keterangan di lokasi kejadian, kendaraan melaju dari arah selatan sebelum sopir mendadak panik karena ada sepeda motor yang tiba-tiba berbelok di depannya. Untuk menghindari tabrakan, sopir langsung membanting kemudi ke arah kiri.

Akibat manuver tersebut, truk kehilangan kendali hingga menabrak pagar jembatan. Pagar mengalami kerusakan cukup parah sebelum akhirnya kendaraan bersama muatan semen dan besi terjun ke dasar sungai.

Bima, salah satu penumpang truk, mengatakan peristiwa berlangsung dalam hitungan detik. Seluruh penumpang sempat panik ketika kendaraan mulai oleng di atas jembatan.

“Motor itu tiba-tiba belok di depan truk. Sopir langsung menghindar, terus truk oleng dan jatuh ke sungai. Kejadiannya cepat sekali, kami semua kaget dan langsung berusaha keluar menyelamatkan diri,” ujar Bima di lokasi kejadian.

Meski kecelakaan cukup dramatis, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Sopir bersama tiga penumpang lainnya berhasil selamat walaupun sempat terjebak di dalam kabin setelah kendaraan tercebur ke sungai.

Namun, kerugian material ditaksir cukup besar. Sedikitnya 45 sak semen rusak akibat terendam air sungai, sedangkan besi muatan truk berserakan di sekitar lokasi kejadian.

Warga sekitar, relawan, dan petugas kepolisian langsung turun tangan membantu proses evakuasi kendaraan serta memindahkan muatan truk agar tidak mengganggu arus lalu lintas di jalur utama Barat–Kartoharjo.

Salah seorang warga yang ikut membantu evakuasi menyebut proses pengangkatan truk berlangsung cukup sulit karena posisi kendaraan berada di dasar sungai dan sebagian besar semen telah hancur terkena air.

Saat ini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Magetan guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan tunggal itu. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Magetan Akui Pengawasan Pokir Terbatas, Wabup: Praktik di Lapangan di Luar Kewenangan

    Pemkab Magetan Akui Pengawasan Pokir Terbatas, Wabup: Praktik di Lapangan di Luar Kewenangan

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan menyampaikan sikap resmi terkait mencuatnya kasus dugaan korupsi dana hibah pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD yang saat ini tengah ditangani aparat penegak hukum. Pemkab menegaskan bahwa pengawasan yang dilakukan selama ini lebih bersifat administratif, sementara praktik di lapangan berada di luar jangkauan kewenangan eksekutif. Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro, […]

    Bagikan
  • Pasar Gula Macet, Petani Tebu Madiun Menjerit 13 Minggu Tak Terbayar

    Pasar Gula Macet, Petani Tebu Madiun Menjerit 13 Minggu Tak Terbayar

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Memasuki panen raya tebu, ratusan petani di Kabupaten Madiun terancam bangkrut karena tidak menerima pembayaran hasil panen selama 13 minggu. Sejak Juli 2025, gula petani tak terserap pasar akibat stok melimpah dan mandeknya program penyerapan pemerintah. “Petani tebu setengah mati tidak bisa hidup karena gula tidak laku. Sudah 13 minggu […]

    Bagikan
  • Menikmati Kicau Merdu Burung Perkutut yang Bikin Candu

    Menikmati Kicau Merdu Burung Perkutut yang Bikin Candu

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Halaman Denbekang V/1B Madiun tampak dipenuhi ratusan orang pecinta burung perkutut, Minggu (31/08/2025). Ini bagian dari latihan bersama dan lomba kicau burung perkutut    yang diikuti oleh peserta dari berbagai daerah. Bahkan, pecinta burung perkutut dari wilayah JawaTengah pun turut hadir meramaikan Latber yang juga dalam rangka HUT ke-80 RI. Mayor Cba. […]

    Bagikan
  • Dorong Layanan Kesehatan Mata Inklusif, Yayasan Paramitra Soroti Masalah Penglihatan di Madiun

    Dorong Layanan Kesehatan Mata Inklusif, Yayasan Paramitra Soroti Masalah Penglihatan di Madiun

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kasus gangguan penglihatan di Kabupaten Madiun tercatat masih tinggi. Data tahun 2023 menunjukkan ada 7.924 warga mengalami katarak, 17.234 gangguan refraksi, dan 828 kasus glaukoma. Sayangnya, layanan kesehatan mata di daerah ini dinilai belum menjadi prioritas. Merespons situasi tersebut, Yayasan Paramitra Indonesia bersama Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbang) […]

    Bagikan
  • Persiapan Keberangkatan Haji, KBIHU Ulul Azmi Al Mukarramah Ikuti Pemantapan Karu-Karom

    Persiapan Keberangkatan Haji, KBIHU Ulul Azmi Al Mukarramah Ikuti Pemantapan Karu-Karom

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Calon Jemaah Haji (CJH) Kota Madiun akan segera berangkat ke Tanah Suci. Sesuai jadwal, 178 jemaah dan petugas kloter berangkat ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada 16 Mei 2025 mendatang. Termasuk CJH yang tergabung dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU) Uluz Azmi Al Mukarramah Madiun. Dalam persiapan keberangkatan […]

    Bagikan
  • Harga Bumbu Dapur Melejit, Cabai Rawit Tembus Rp100 Ribu per Kilogram

    Harga Bumbu Dapur Melejit, Cabai Rawit Tembus Rp100 Ribu per Kilogram

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, harga sejumlah bumbu dapur di pasar tradisional terus mengalami kenaikan signifikan. Bahkan, harga cabai rawit kini tembus hingga Rp100 ribu per kilogram. Pantauan di Pasar Legi Songgolangit, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Rabu (11/2/2026), menunjukkan hampir seluruh komoditas bumbu dapur mengalami kenaikan harga. Mulai dari bawang merah, […]

    Bagikan
expand_less