Berita Terkini
Trending Tags

Harga Telur Anjlok di Magetan, Wakil Kepala BGN Ancam Tutup 71 Dapur MBG

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 8 jam yang lalu
  • visibility 98
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Nanik S Deyang minta dapur MBG serap telur peternak lokal. (1/6/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik S. Deyang, menginstruksikan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Magetan untuk membeli telur langsung dari peternak lokal guna membantu mendongkrak harga yang sedang anjlok di tingkat produsen.

Instruksi tersebut disampaikan dalam forum Sinergi Ekonomi Kerakyatan Strategi Pemberdayaan Peternakan dan Usaha Mikro dalam Mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kebun Refugia, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan. Senin (1/6/2026).

Menurut Nanik, intervensi terhadap harga telur sebenarnya telah dilakukan sejak dua pekan lalu dengan meminta dapur MBG meningkatkan penggunaan telur dalam menu harian. Namun, peningkatan permintaan tersebut belum berdampak pada kenaikan harga di tingkat peternak.

Image Not Found
BGN ancam tutup 71 SPPG jika tak beli telur peternak. Foto : Kus-Sinergia

“Kami sudah meminta penggunaan telur ditingkatkan. Tetapi ternyata yang menikmati kenaikan harga justru pedagang, bukan peternaknya,” kata Nanik.

Karena itu, BGN mewajibkan seluruh SPPG membeli langsung dari peternak atau koperasi peternak tanpa melalui rantai distribusi yang panjang.

Nanik bahkan memberikan tenggat waktu satu minggu kepada seluruh pengelola SPPG di Magetan untuk membuktikan adanya kenaikan harga telur di tingkat peternak.

“Kalau tidak ada pergerakan harga, 71 SPPG saya tutup. Harus membeli telur dari peternak Magetan,” tegasnya.

Menurutnya, tujuan Program MBG tidak hanya menyediakan makanan bergizi bagi penerima manfaat, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat, termasuk peternak rakyat.

Ia berharap langkah tersebut mampu menciptakan pasar yang lebih adil bagi peternak sekaligus menjaga keberlangsungan usaha peternakan rakyat di Magetan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Arus Balik Lebaran 2026, Lalu Lintas di Tol Ngawi–Kertosono–Kediri Masih Tinggi

    Arus Balik Lebaran 2026, Lalu Lintas di Tol Ngawi–Kertosono–Kediri Masih Tinggi

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Volume kendaraan pada masa arus balik Lebaran 2026 di ruas Tol Ngawi–Kertosono–Kediri masih mengalami peningkatan signifikan. PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) mencatat lonjakan kendaraan yang keluar melalui sejumlah gerbang tol utama dalam beberapa hari terakhir. Data terbaru menunjukkan, Gerbang Tol Madiun dilalui 11.112 kendaraan yang keluar, atau meningkat 174,57 persen […]

    Bagikan
  • Menanti 13 Tahun, Suwito dan Ratusan Jemaah Haji Magetan Akhirnya Menuju Tanah Suci

    Menanti 13 Tahun, Suwito dan Ratusan Jemaah Haji Magetan Akhirnya Menuju Tanah Suci

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan — Langit Magetan tampak cerah, namun suasana di Pendopo Surya Graha justru penuh haru dan air mata. Jumat pagi (16/05/2025), menjadi momentum yang tak terlupakan bagi 339 calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Magetan. Setelah menunggu bertahun-tahun, impian mereka untuk menunaikan ibadah haji akhirnya terwujud. Keberangkatan yang masuk dalam Kloter 51 […]

    Bagikan
  • Mayat Perempuan Ditemukan Mengambang di Bengawan Solo

    Mayat Perempuan Ditemukan Mengambang di Bengawan Solo

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Warga Desa Watualang, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan yang mengapung di aliran Sungai Bengawan Solo, Minggu (15/2/2026) siang. Penemuan tersebut pertama kali dilihat oleh seorang warga yang sedang memancing di tepi sungai, sebelum akhirnya dilaporkan ke pihak berwenang. Rekaman video warga memperlihatkan tubuh perempuan itu dalam […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Tingkatkan Kapasitas 235 Pengurus Koperasi Merah Putih Menuju Indonesia Emas 2045

    Pemkab Magetan Tingkatkan Kapasitas 235 Pengurus Koperasi Merah Putih Menuju Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan memberikan pelatihan peningkatan kapasitas bagi ratusan pengurus Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Kegiatan yang berlangsung mulai Senin (3/11/2025) ini mengusung tema “SDM dan Talenta Unggul Menuju Indonesia Emas 2045”. Pelatihan dilaksanakan secara bertahap selama 15 hari dan dibagi menjadi lima angkatan. Setiap angkatan diikuti oleh 100 […]

    Bagikan
  • PKL di Jalan Suromenggolo Wajib Bongkar Rombong Usai Berjualan

    PKL di Jalan Suromenggolo Wajib Bongkar Rombong Usai Berjualan

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Jalan Suromenggolo Kabupaten Ponorogo, mulai 12 Februari 2025 dilarang meninggalkan gerobak atau rombong dagangannya di lokasi berjualan. Aturan ini ditegaskan melalui surat edaran yang dikeluarkan oleh Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Disperdagkum) Ponorogo sebagai bagian dari upaya penataan kawasan umum di Bumi Reyog. “Mulai […]

    Bagikan
  • Krupuk Upil Goreng Pasir, Efisien di Tengah Kenaikan Harga Minyak Goreng

    Krupuk Upil Goreng Pasir, Efisien di Tengah Kenaikan Harga Minyak Goreng

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pelaku usaha krupuk upil di Desa Buluharjo, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, terus berinovasi untuk menjaga keberlangsungan produksi di tengah kenaikan harga minyak goreng. Sejak dirintis pada 2022, usaha rumahan ini memilih metode penggorengan menggunakan pasir sebagai alternatif yang dinilai lebih efisien. Pemilik usaha, Rohman, mengungkapkan bahwa ide tersebut berangkat dari keterbatasan […]

    Bagikan
expand_less