Berita Terkini
Trending Tags

Warga Sayutan Gandeng LBH, Perjuangan Tolak Tambang Galian C Kini Tempuh Jalur Hukum

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 62
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Perwakilan warga konsultasi ke LBH terkait polemik tambang. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Perjuangan warga Desa Sayutan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, untuk menghentikan aktivitas tambang galian C memasuki babak baru. Setelah melakukan aksi demonstrasi di DPRD Magetan hingga mengawal pemindahan alat berat dari lokasi tambang, kini warga memilih memperkuat langkah mereka melalui jalur hukum dengan menggandeng lembaga bantuan hukum (LBH).

Sejumlah perwakilan warga mendatangi kantor LBH No Viral No Justice yang dikoordinatori Ahmad Setiawan. Kedatangan mereka bertujuan meminta pendampingan hukum terkait polemik tambang yang hingga kini masih memicu pro dan kontra di tengah masyarakat.

Pertemuan tersebut merupakan langkah awal untuk memetakan persoalan hukum sekaligus menentukan strategi yang akan ditempuh ke depan.

“Hari ini kami menerima beberapa perwakilan warga yang terdampak aktivitas tambang. Mereka meminta pendampingan agar perjuangan yang dilakukan tetap berada dalam koridor hukum dan memiliki dasar yang kuat,” ujar Ahmad.

Meski demikian, Wiryo sapaan akrabnya menegaskan pihaknya belum dapat menentukan langkah hukum yang akan diambil karena masih mempelajari berbagai dokumen dan informasi terkait aktivitas tambang tersebut.

Menurutnya, penolakan warga tidak muncul tanpa alasan. Berdasarkan keterangan yang diterima tim hukum, masyarakat mengaku merasakan dampak dari aktivitas tambang yang pernah beroperasi di wilayah tersebut. Kondisi itu menimbulkan kekhawatiran apabila tambang baru kembali beroperasi.

“Warga ingin menghentikan tambang yang sekarang karena mereka merasa dampak dari aktivitas tambang sebelumnya baru dirasakan dalam beberapa tahun terakhir. Kekhawatiran itu yang kemudian mendorong penolakan,” kata Wiryo.

Seperti diketahui, warga selama ini menyuarakan sejumlah kekhawatiran, mulai dari ancaman terhadap sumber mata air, potensi longsor yang dapat membahayakan makam leluhur dan permukiman warga, hingga kerusakan lahan pertanian yang menjadi sumber penghidupan masyarakat.

Wiryo menambahkan, masyarakat tetap menghormati proses verifikasi lapangan yang akan dilakukan tim terpadu bersama instansi terkait. Namun di saat yang sama, warga juga merasa perlu memperkuat posisi mereka melalui pendampingan hukum.

“Sebelumnya mereka sudah melakukan berbagai upaya, mulai dari menyampaikan aspirasi dalam RDP hingga aksi-aksi penolakan. Sekarang mereka meminta pendampingan hukum untuk menyiapkan langkah-langkah yang diperlukan,” tegasnya.

Dengan menggandeng LBH, perjuangan warga Sayutan kini tidak hanya dilakukan melalui aksi massa dan forum hearing, tetapi juga mulai diarahkan ke jalur hukum. Langkah tersebut ditempuh sebagai upaya memperjuangkan tuntutan penghentian tambang yang dinilai berpotensi mengancam lingkungan dan sumber kehidupan masyarakat setempat. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menumbuhkan Rasa Kebersamaan dan Saling Berbagi di Hari Raya Idul Adha

    Menumbuhkan Rasa Kebersamaan dan Saling Berbagi di Hari Raya Idul Adha

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Warga Perum Pesona Griya Kencana (PGK), Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, kembali melakukan penyembelihan hewan kurban pada perayaan Idul Adha tahun ini. Kegiatan yang dipusatkan di lingkungan perumahan tersebut berlangsung penuh kebersamaan dengan melibatkan warga secara gotong royong, mulai dari proses penyembelihan hingga pendistribusian daging kurban. “Alhamdulillah, hewan kurban dari […]

    Bagikan
  • DPRD Soroti Rendahnya Serapan APBD Kabupaten Madiun 2025, Dianggap “Terlalu Parah”

    DPRD Soroti Rendahnya Serapan APBD Kabupaten Madiun 2025, Dianggap “Terlalu Parah”

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – DPRD Kabupaten Madiun menyoroti rendahnya serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2025 pada semester pertama. Hingga akhir Juni, realisasi belanja daerah masih di bawah 50 persen, memunculkan kekhawatiran akan efektivitas kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat. Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kondisi tersebut. […]

    Bagikan
  • Disnaker Kota Madiun Mediasi Perselisihan PHK antara Eks-Pekerja dan JTV

    Disnaker Kota Madiun Mediasi Perselisihan PHK antara Eks-Pekerja dan JTV

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (Disnaker-KUKM) Kota Madiun memfasilitasi mediasi antara mantan pekerja dan pihak manajemen JTV dalam kasus perselisihan pemutusan hubungan kerja (PHK). Mediasi ini dilakukan setelah upaya penyelesaian secara bipartit tidak membuahkan kesepakatan. Mediator Hubungan Industrial Muda Disnaker-KUKM Kota Madiun, Hary Aprianto, menjelaskan bahwa mediasi […]

    Bagikan
  • 33.730 Warga Ponorogo Kaget, Kepesertaan PBI BPJS Mendadak Dicabut

    33.730 Warga Ponorogo Kaget, Kepesertaan PBI BPJS Mendadak Dicabut

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ribuan warga Kabupaten Ponorogo dibuat terkejut setelah mengetahui status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang dinonaktifkan. Padahal, selama ini program tersebut menjadi tumpuan utama masyarakat kurang mampu untuk mengakses layanan kesehatan. Penonaktifan mendadak tanpa sosialisasi memadai dinilai menambah beban psikologis warga, terutama mereka yang tengah berjuang melawan penyakit. Di […]

    Bagikan
  • Tabrakan Dua Motor di Pertigaan Totog Maospati, Tiga Orang Luka-Luka 

    Tabrakan Dua Motor di Pertigaan Totog Maospati, Tiga Orang Luka-Luka 

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur Magetan–Madiun, tepatnya di pertigaan Totog, Kelurahan Maospati, Kecamatan Maospati, Kamis (9/4/2026) sore. Insiden yang melibatkan dua sepeda motor itu mengakibatkan tiga orang mengalami luka-luka dan kedua kendaraan rusak parah. Peristiwa tersebut melibatkan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi AE 2752 NQ yang dikendarai MG (18), […]

    Bagikan
  • Fraksi Golkar Kritik Keras Pengelolaan PAD Magetan, Soroti PDAM dan Sistem Retribusi Manual

    Fraksi Golkar Kritik Keras Pengelolaan PAD Magetan, Soroti PDAM dan Sistem Retribusi Manual

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Magetan melontarkan kritik tajam terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten dalam pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dalam Pandangan Umum (PU) atas Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024, mereka menyoroti lemahnya sistem yang dinilai semrawut dan membuka celah besar kebocoran. Menurut anggota Fraksi Golkar, Didik Haryo, pengelolaan PAD hingga […]

    Bagikan
expand_less