Berita Terkini
Trending Tags

Soal Penyegelan TPS Parang, DLH Magetan : Penutupan Bukan Solusi, Pengelolaan Sampah Harus Dibenahi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 40
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
DLH Dorong Perbaikan Pengelolaan Sampah di TPS Parang. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Magetan angkat bicara terkait penyegelan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Kelurahan Parang, Kecamatan Parang, oleh puluhan warga beberapa waktu lalu. DLH menilai keberadaan TPS tetap dibutuhkan sebagai bagian dari solusi pengelolaan sampah, namun pelaksanaan standar operasional pengelolaannya perlu dievaluasi dan diperbaiki.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 (PSLB3) DLH Magetan, Eny Purwanti, mengatakan persoalan yang terjadi di TPS Parang tidak bisa diselesaikan hanya dengan menutup fasilitas tersebut. Menurutnya, masyarakat juga perlu memikirkan alternatif pengelolaan sampah apabila TPS tidak lagi beroperasi.

“TPS itu salah satu solusi pengelolaan sampah. Kalau ditutup, lalu sampah yang dihasilkan masyarakat akan dikelola ke mana. Itu juga harus menjadi bahan pertimbangan bersama,” ujarnya.

Eny menduga munculnya keluhan warga berkaitan dengan penerapan standar operasional prosedur (SOP) pengelolaan sampah yang belum berjalan sesuai harapan. Namun ia menegaskan, tanggung jawab pengelolaan sampah tidak hanya berada di tangan petugas kebersihan atau pemerintah semata, melainkan juga seluruh masyarakat sebagai penghasil sampah.

Menurutnya, aturan mengenai pengelolaan sampah sebenarnya sudah diatur secara jelas melalui Peraturan Daerah Kabupaten Magetan Nomor 6 Tahun 2013 dan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2016. Kedua regulasi tersebut mengatur kewajiban masyarakat dalam mengelola sampah, termasuk tata cara dan larangan yang harus dipatuhi.

Menanggapi keluhan warga terkait pembakaran sampah, Eny menegaskan bahwa pembakaran terbuka memang dilarang. Meski demikian, pengolahan sampah menggunakan metode pembakaran masih diperbolehkan apabila dilakukan dengan teknologi dan standar teknis yang sesuai ketentuan.

“Yang dilarang adalah pembakaran terbuka. Kalau pengolahan secara termal menggunakan teknologi yang memenuhi standar, seperti insinerator atau teknologi lainnya, itu diperbolehkan. Tetapi pembakaran sampah secara terbuka jelas tidak diperkenankan,” tegasnya.

DLH Magetan mengakui praktik pembakaran terbuka masih ditemukan di sejumlah wilayah. Karena itu, pihaknya secara rutin melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pengelolaan sampah di tingkat desa maupun kelurahan. Hasil pengawasan tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui pembinaan, pendampingan teknis, rekomendasi, hingga teguran apabila ditemukan pelanggaran.

Eny menegaskan penyelesaian persoalan sampah harus dilakukan secara kolaboratif antara pemerintah, kelompok swadaya masyarakat (KSM), pemerintah desa atau kelurahan, serta masyarakat sebagai penghasil sampah.

Ia juga menyoroti pentingnya pemilahan sampah dari sumber sebagai kunci utama penyelesaian persoalan persampahan. Menurutnya, apabila masyarakat mampu memisahkan sampah organik dan anorganik sejak dari rumah tangga, maka setidaknya separuh persoalan sampah dapat diselesaikan lebih awal.

“Masalah terbesar dalam pengelolaan sampah sebenarnya ada pada pemilahan. Jika sampah dipilah sejak sumbernya, minimal 50 persen persoalan sampah sudah selesai. Sampah organik bisa dikomposkan, sedangkan sampah anorganik dapat disalurkan ke bank sampah atau didaur ulang,” jelasnya.

DLH berharap polemik TPS Parang dapat diselesaikan melalui dialog dan perbaikan sistem pengelolaan sampah. Selain evaluasi terhadap operasional TPS, peningkatan kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengurangi sampah dari sumber dinilai menjadi langkah penting untuk mencegah persoalan serupa terulang di masa mendatang. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lutung Jawa Muncul di Permukiman Warga Tamanarum, Polisi Turun Tangan

    Lutung Jawa Muncul di Permukiman Warga Tamanarum, Polisi Turun Tangan

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kemunculan seekor primata yang diduga kuat merupakan lutung Jawa (Trachypithecus auratus) membuat warga Desa Tamanarum, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, heboh pada Selasa (23/12/2025). Satwa yang termasuk kategori dilindungi itu terlihat berpindah-pindah di genting beberapa rumah warga, sehingga membuat masyarakat memilih melapor ke pihak kepolisian. Kapolsek Parang, AKP Sukarno, mengonfirmasi pihaknya menerima […]

    Bagikan
  • Rumah Terbakar, Nenek 90 Tahun Tewas Terpanggang

    Rumah Terbakar, Nenek 90 Tahun Tewas Terpanggang

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Kebakaran rumah terjadi di Desa Sambirejo, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi pada jumat 24 januari 2025 sekitar pukul 09.00 WIB. Rumah yang ditempati Paniyem ludes dan rata dengan tanah. Naas, nenek 90 tahun itu tidak berhasil menyelamatkan diri. “Api sudah membesar. Tadi warga sudah berusaha memadamkan api. Tapi api malah makin […]

    Bagikan
  • Wali Kota Kediri Tinjau TPA Winongo, Ingin Terapkan Inovasi Pengelolaan Sampah di Daerahnya

    Wali Kota Kediri Tinjau TPA Winongo, Ingin Terapkan Inovasi Pengelolaan Sampah di Daerahnya

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo, Kota Madiun kembali menjadi rujukan bagi daerah lain dalam hal pengelolaan sampah. Kali ini, Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati bersama rombongan Dinas Lingkungan Hidup melakukan kunjungan studi pada Kamis (02/10/2025). Menurut Vinanda, TPA Winongo layak dijadikan contoh karena berhasil menghadirkan berbagai inovasi dan metode baru […]

    Bagikan
  • Menelusuri Keindahan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Madiun (1)

    Menelusuri Keindahan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Madiun (1)

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus berupaya meningkatkan kualitas lingkungan dan kenyamanan bagi masyarakat melalui pengembangan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Beberapa RTH yang telah di bangun Pemerintah Kota Madiun, antara lain RTH Nusa Penida, RTH Kanigoro Selo, dan RTH Telaga Mas semakin diminati oleh warga lokal. 1. RTH Nusa Penida RTH Nusa […]

    Bagikan
  • Dugaan Terkait OTT KPK, Anggota DPRD Ali Masngudi Berlari Dikejar Awak Media

    Dugaan Terkait OTT KPK, Anggota DPRD Ali Masngudi Berlari Dikejar Awak Media

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Masih seputar KPK. Kali ini anggota DPRD Kabupaten Madiun, Ali Masngudi bungkam dan bergegas lari dari kejaran awak media saat dikonfirmasi soal keterlibatan dalam kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Wali Kota Madiun. Ali Masngudi merupakan salah satu unsur pimpinan DPRD Kabupaten Madiun, terlihat sedang mengikuti rapat paripurna Kamis (29/01/2026) di […]

    Bagikan
  • Minimarket Dibobol Maling Lewat Jebol Tembok, Kerugian Capai Rp. 20 Juta

    Minimarket Dibobol Maling Lewat Jebol Tembok, Kerugian Capai Rp. 20 Juta

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Sebuah aksi pencurian terjadi di sebuah minimarket yang terletak di Jalan Raya Kendal–Jogorogo, Desa Kendal, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, pada Kamis dini hari (31/07/2025). Pelaku diduga masuk dengan menjebol tembok bagian belakang dan menggondol barang dagangan serta uang tunai, dengan total kerugian lebih dari Rp20 juta. Peristiwa ini pertama kali diketahui […]

    Bagikan
expand_less