Rabu, 28 Okt 2026
Trending Tags

Anggaran MBG Belum Cair, Ribuan Siswa Kembali Bawa Bekal dari Rumah

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
  • visibility 232
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gambar Ilustrasi

Sinergia | Magetan – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kembali menghadapi kendala. Keterlambatan pencairan anggaran dari pemerintah pusat menyebabkan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG menghentikan operasionalnya sementara waktu.

Akibat kondisi tersebut, ribuan siswa di puluhan sekolah yang sebelumnya menjadi penerima manfaat program MBG terpaksa kembali membawa bekal makanan dari rumah masing-masing.

Penghentian layanan terjadi dalam dua hari terakhir. Sejumlah sekolah yang rutin menerima distribusi makanan bergizi gratis kini tidak lagi memperoleh pasokan dari dapur MBG yang melayani wilayah mereka.

Satgas MBG Kabupaten Magetan, Awang Arifani, membenarkan bahwa enam SPPG saat ini tidak beroperasi karena masih menunggu pencairan anggaran dari pemerintah pusat.

“Betul, berdasarkan keterangan perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) di daerah kepada kami, ada sebanyak enam SPPG yang saat ini menunggu anggaran dari pusat cair,” ujar Awang.

Menurutnya, penghentian operasional tersebut bersifat sementara. Aktivitas dapur MBG dipastikan akan kembali berjalan setelah dana operasional diterima oleh masing-masing pengelola.

Awang menjelaskan, keterlambatan pencairan anggaran diduga berkaitan dengan proses pergantian pimpinan di tingkat pusat yang berpengaruh terhadap mekanisme administrasi dan pencairan dana program.

“Kami mendapat informasi bahwa pencairan masih menunggu proses di pusat. Begitu anggaran turun, dapur-dapur yang saat ini berhenti akan kembali beroperasi melayani siswa penerima manfaat,” katanya.

Adapun enam SPPG yang saat ini menghentikan operasional meliputi SPPG Magetan Panekan Milangasri, SPPG Magetan Takeran Jomblang, SPPG Magetan Parang Tamanarum, SPPG Magetan Magetan 3, SPPG Magetan Parang Krajan, dan SPPG Magetan Mangkujayan.

Terhentinya operasional enam dapur tersebut berdampak langsung terhadap ribuan pelajar di berbagai jenjang pendidikan yang selama ini mengandalkan program MBG sebagai sumber asupan makan siang bergizi di sekolah.

Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi keberlanjutan program unggulan pemerintah tersebut. Pasalnya, distribusi makanan bergizi kepada siswa sangat bergantung pada kelancaran anggaran operasional yang diterima setiap dapur penyedia layanan.

Selain persoalan anggaran, pelaksanaan MBG di Magetan juga masih dihadapkan pada kendala teknis lainnya. Dari 11 SPPG yang sebelumnya berstatus suspend atau penghentian sementara, lima di antaranya telah kembali beroperasi setelah memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

Namun hingga kini masih terdapat enam SPPG yang belum mendapatkan izin operasional karena terkendala pemenuhan standar Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Enam SPPG yang masih berstatus suspend tersebut yakni SPPG Magetan Lembeyan Pupus, SPPG Magetan Karas Sobontoro, SPPG Magetan Karas Temboro, SPPG Magetan Karas Temboro 2, SPPG Magetan Kawedanan Kawedanan, dan SPPG Magetan Sukomoro Tambakmas.

“Sisa yang enam di atas masih belum beres soal IPAL-nya,” kata Awang.

Dengan kondisi tersebut, total terdapat 12 SPPG di Kabupaten Magetan yang saat ini belum beroperasi normal. Enam dapur berhenti sementara karena menunggu pencairan anggaran dari pemerintah pusat, sedangkan enam lainnya masih terkendala pemenuhan persyaratan teknis terkait pengelolaan limbah.

Pemerintah daerah bersama pihak terkait kini berharap persoalan administrasi maupun teknis dapat segera diselesaikan agar seluruh dapur MBG kembali beroperasi dan pelayanan makan bergizi bagi ribuan siswa di Magetan dapat berjalan normal tanpa gangguan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • 224 Sekolah di Magetan Rusak, Pemkab Hanya Tangani 20 Titik pada 2026

    224 Sekolah di Magetan Rusak, Pemkab Hanya Tangani 20 Titik pada 2026

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 621
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan hanya mampu memperbaiki 20 titik sekolah rusak pada tahun anggaran 2026. Padahal Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) Magetan mencatat ada 224 lembaga pendidikan yang membutuhkan perbaikan. Kondisi ini menegaskan bahwa keterbatasan anggaran masih menjadi persoalan utama dalam pemenuhan sarana pendidikan di daerah. Pejabat PPID Dikpora, Aulia Ahmad […]

    Bagikan
  • Karnaval Unik di Magetan, Puluhan Mesin Penggiling Padi Dihias Nuansa Kemerdekaan

    Karnaval Unik di Magetan, Puluhan Mesin Penggiling Padi Dihias Nuansa Kemerdekaan

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemandangan tak biasa mewarnai perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Bangsri, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Puluhan mesin penggiling padi keliling atau huler disulap menjadi kendaraan karnaval dan diarak menyusuri jalan desa. Sedikitnya 40 unit huler keliling ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mesin-mesin yang sehari-hari digunakan untuk menggiling […]

    Bagikan
  • 225 Jemaah Haji Kota Madiun Pulang dengan Tangis Haru, Satu Jemaah Masih Dirawat di Jeddah

    225 Jemaah Haji Kota Madiun Pulang dengan Tangis Haru, Satu Jemaah Masih Dirawat di Jeddah

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 357
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tangis haru, pelukan hangat, dan senyum penuh syukur mewarnai kedatangan ratusan jemaah haji Kota Madiun di Asrama Haji Kota Madiun, Minggu (7/6/2026) dini hari. Sebanyak 225 jemaah yang tergabung dalam Kloter SUB-22 akhirnya kembali ke tanah air setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Lima armada bus yang membawa […]

    Bagikan
  • Takjil Ramadhan di Masjid Jabal Rohmah Tembus 120 Porsi per Hari, Wujud Pengabdian Spiritual Brimob photo_camera 2

    Takjil Ramadhan di Masjid Jabal Rohmah Tembus 120 Porsi per Hari, Wujud Pengabdian Spiritual Brimob

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Program berbagi takjil di Masjid Jabal Rohmah Brimob kembali digelar sepanjang Ramadhan tahun ini. Kegiatan rutin tahunan tersebut kini memasuki tahun ketiga dan menunjukkan peningkatan signifikan dalam jumlah penerima manfaat. Koordinator Bidang Dakwah Masjid Jabal Rohmah, Iptu Wahib, menyampaikan bahwa program berbagi menu berbuka puasa ini menjadi agenda tetap setiap […]

    Bagikan
  • MK Putuskan Pilkada Magetan PSU di 4 TPS

    MK Putuskan Pilkada Magetan PSU di 4 TPS

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutuskan sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Bupati dan Wakil Bupati Magetan pada Senin (24/2/2025). Hasilnya, Pilkada Magetan dilakukan Pemilihan Suara Ulang (PSU) untuk 4 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Sidang  Putusan dipimpin oleh Hakim Ketua Suhartoyo, dengan dihadiri oleh Kuasa Hukum Paslon 03 Sujatno – Ida Yuhana Ulfa sebagai […]

    Bagikan
  • Mengintip Keindahan Seni Ukir Buah dan Sayur di Ponorogo

    Mengintip Keindahan Seni Ukir Buah dan Sayur di Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Buah dan sayur biasanya hanya tersaji di meja makan sebagai pelengkap hidangan. Namun, di tangan kreatif para siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Ponorogo, aneka buah dan sayur itu disulap menjadi karya seni unik nan indah. Dengan bermodal pisau kecil, semangka, melon, hingga labu, para siswa SMKN 2 Ponorogo mengubah bahan […]

    Bagikan
expand_less