Berita Terkini
Trending Tags

Harganas 2026, Bupati Madiun Tekankan Peran Ayah dan Keluarga dalam Menyiapkan Generasi Unggul

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
  • visibility 163
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Peserta Harganas kenakan pakaian adat nusantara. (29/6/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Madiun – Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 di Kabupaten Madiun menjadi momentum untuk mengingatkan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia. Mengusung tema “Ayah Wajib Hadir”, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKB PPPA) Kabupaten Madiun menggelar upacara di halaman kantor dinas, Senin (29/6/2026).

Suasana upacara berlangsung semarak. Seluruh peserta mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia sebagai simbol keberagaman sekaligus pengingat bahwa keluarga merupakan perekat persatuan bangsa.

Dalam sambutannya, Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan bahwa bonus demografi yang saat ini dimiliki Indonesia dapat menjadi kekuatan ekonomi dunia apabila dikelola dengan baik. Namun, sebaliknya, juga berpotensi berubah menjadi bencana apabila kualitas sumber daya manusia tidak dipersiapkan sejak dini.

Menurutnya, fokus pembangunan saat ini tidak lagi sekadar mengendalikan jumlah penduduk, melainkan meningkatkan kualitas manusia melalui keluarga.

“Transformasi kualitas sumber daya manusia tidak dimulai saat seseorang masuk perguruan tinggi ataupun dunia kerja. Semuanya dimulai sejak dalam kandungan dan melalui pengasuhan di dalam keluarga,” ujar Hari Wur.

Ia menjelaskan, terdapat tiga pilar utama yang harus diperkuat dalam pembangunan keluarga, yakni kesehatan, pendidikan karakter, serta ketahanan mental dan spiritual. Pencegahan stunting, pemenuhan gizi sejak 1.000 hari pertama kehidupan, hingga pembentukan karakter anak menjadi tanggung jawab bersama seluruh anggota keluarga.

Bupati juga menaruh perhatian besar terhadap kesehatan mental keluarga. Menurutnya, meningkatnya jumlah pasien di rumah sakit jiwa menjadi pengingat bahwa keluarga memiliki peran penting sebagai tempat pertama memberikan rasa aman, kasih sayang, dan dukungan emosional.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak membiarkan penggunaan gawai menggantikan kedekatan emosional antara orang tua dan anak. Kehadiran orang tua, terutama ayah, dinilai jauh lebih penting dibanding sekadar memenuhi kebutuhan materi.

Dalam kesempatan itu, Hari memaknai tema Harganas tahun ini sebagai ajakan kepada para ayah untuk benar-benar hadir dalam kehidupan keluarga, bukan hanya secara fisik, tetapi juga secara emosional.

Image Not Found
Bupati Madiun pimpin upacara Harganas ke-33 tahun 2026. (29/6/2026), Foto : Kris-Sinergia

“Jangan sampai ayah ada di rumah, tetapi hatinya tidak berada bersama keluarga. Kehadiran ayah harus diwujudkan melalui perhatian, komunikasi, pendampingan, dan doa bagi anak-anaknya,” katanya.

Ia menambahkan, kesuksesan anak tidak selalu ditentukan oleh kondisi ekonomi keluarga. Banyak keluarga sederhana yang berhasil melahirkan anak-anak sukses karena memiliki hubungan emosional yang kuat antara ayah, ibu, dan anak.

Sementara itu, Kepala Dinas PPKB PPPA Kabupaten Madiun, Hendro Suwondo, mengatakan peringatan Harganas bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat ketahanan keluarga di tengah tantangan zaman.

Menurut Hendro, tema “Ayah Wajib Hadir” mengingatkan bahwa pembentukan karakter anak memerlukan keterlibatan ayah dan ibu secara seimbang. Kehadiran ayah diyakini mampu membangun logika berpikir, daya juang, serta karakter pantang menyerah pada diri anak, sementara kasih sayang ibu menjadi penyeimbang dalam pembentukan kepribadian.

“Anak akan tumbuh lebih optimal ketika mendapatkan cinta, perhatian, dan pendampingan dari kedua orang tuanya. Karena itu kami mengajak seluruh keluarga, khususnya para ASN sebagai teladan, untuk memulai perubahan dari keluarga masing-masing,” ujarnya.

Selain upacara, rangkaian Harganas di Kabupaten Madiun akan dilanjutkan dengan kegiatan penguatan kapasitas kader keluarga serta penyusunan Peta Jalan Pembangunan Keluarga (PJPK) yang akan menjadi pedoman pembangunan keluarga di Kabupaten Madiun dalam beberapa tahun ke depan.

Melalui dokumen tersebut, pemerintah daerah akan memperkuat berbagai program keluarga, mulai dari Kampung KB, pendampingan keluarga, Bina Keluarga Balita, Bina Keluarga Remaja, hingga Bina Keluarga Lansia sebagai bagian dari upaya menciptakan keluarga yang tangguh, harmonis, dan berkualitas. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus DBD di Madiun Naik di Puncak Musim Hujan, Dinkes Imbau Warga Waspada

    Kasus DBD di Madiun Naik di Puncak Musim Hujan, Dinkes Imbau Warga Waspada

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 372
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Memasuki puncak musim penghujan, kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Madiun kembali menunjukkan tren peningkatan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun mencatat, sepanjang Januari 2026 terdapat 19 laporan kasus DBD yang tersebar di sejumlah wilayah. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Madiun, Agung Dodik Pujianto, mengatakan lonjakan kasus mulai […]

    Bagikan
  • Kasus Bayi Alami Luka Bakar di Magetan Belum Temui Titik Terang, Keluarga Minta Pendampingan Hukum

    Kasus Bayi Alami Luka Bakar di Magetan Belum Temui Titik Terang, Keluarga Minta Pendampingan Hukum

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Perkembangan penyelidikan kasus luka bakar yang dialami bayi perempuan berusia tujuh hari di Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, hingga kini masih belum jelas. Laporan yang telah diajukan sejak Februari 2026 itu belum menghasilkan kepastian hukum yang diharapkan pihak keluarga. Karena belum adanya kejelasan, keluarga korban akhirnya mengajukan permohonan pendampingan ke DPC PDI […]

    Bagikan
  • Buronan Kasus Korupsi Hibah P2SEM Ngawi Ditangkap di Surabaya, Jadi Sopir Taksi Online

    Buronan Kasus Korupsi Hibah P2SEM Ngawi Ditangkap di Surabaya, Jadi Sopir Taksi Online

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Setelah 13 tahun berstatus buron, seorang terpidana kasus korupsi di Kabupaten Ngawi akhirnya berhasil ditangkap Kejaksaan. Terpidana bernama Musyafak Choirudin (MC) itu diamankan tim gabungan Kejaksaan Agung, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, dan Kejaksaan Negeri Ngawi di wilayah Surabaya. Saat diringkus, MC diketahui bekerja sebagai sopir taksi online. Kepala Kejaksaan Negeri Ngawi, […]

    Bagikan
  • Parade Onthel Lawas di Magetan, Sepeda Unik dan Kreativitas Peserta Curi Perhatian

    Parade Onthel Lawas di Magetan, Sepeda Unik dan Kreativitas Peserta Curi Perhatian

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 389
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ratusan sepeda onthel lawas memadati Lapangan Desa Karangmojo, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Minggu (5/4/2026) pagi. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi komunitas sekaligus parade yang menarik perhatian warga. Di antara deretan sepeda klasik, jenis Penny-farthing atau High-Wheeler menjadi sorotan. Sepeda bergaya Eropa dengan roda depan berukuran besar tersebut tampak mencolok. […]

    Bagikan
  • Plt Wali Kota Madiun Cek Pompa Air hingga Penataan Jalan Barito, Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Pengembangan Wisata

    Plt Wali Kota Madiun Cek Pompa Air hingga Penataan Jalan Barito, Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Pengembangan Wisata

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, melakukan inspeksi lapangan guna memastikan kesiapan infrastruktur menghadapi potensi cuaca hidrometeorologi yang masih berlangsung, Kamis (23/4/2026). Pengecekan bersama Sekda Kota Madiun ini dilakukan mulai dari fasilitas pompa air hingga penataan kawasan perkotaan. Bagus menyebut bahwa langkah ini merupakan upaya antisipatif Pemerintah Kota […]

    Bagikan
  • Puncak Libur Nataru, 110.855 Kendaraan Padati Gerbang Tol Madiun, Naik 33,62 Persen

    Puncak Libur Nataru, 110.855 Kendaraan Padati Gerbang Tol Madiun, Naik 33,62 Persen

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Lonjakan tajam arus kendaraan terjadi di Gerbang Tol (GT) Madiun selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) mencatat 110.855 kendaraan melintas pada periode 18 Desember 2025–4 Januari 2026, atau meningkat 33,62 persen dibandingkan lalu lintas normal. Puncak arus lalu lintas terjadi pada momen arus […]

    Bagikan
expand_less