Berita Terkini
Trending Tags

Harganas 2026, Bupati Madiun Tekankan Peran Ayah dan Keluarga dalam Menyiapkan Generasi Unggul

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 47
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Peserta Harganas kenakan pakaian adat nusantara. (29/6/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Madiun – Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 di Kabupaten Madiun menjadi momentum untuk mengingatkan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia. Mengusung tema “Ayah Wajib Hadir”, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKB PPPA) Kabupaten Madiun menggelar upacara di halaman kantor dinas, Senin (29/6/2026).

Suasana upacara berlangsung semarak. Seluruh peserta mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia sebagai simbol keberagaman sekaligus pengingat bahwa keluarga merupakan perekat persatuan bangsa.

Dalam sambutannya, Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan bahwa bonus demografi yang saat ini dimiliki Indonesia dapat menjadi kekuatan ekonomi dunia apabila dikelola dengan baik. Namun, sebaliknya, juga berpotensi berubah menjadi bencana apabila kualitas sumber daya manusia tidak dipersiapkan sejak dini.

Menurutnya, fokus pembangunan saat ini tidak lagi sekadar mengendalikan jumlah penduduk, melainkan meningkatkan kualitas manusia melalui keluarga.

“Transformasi kualitas sumber daya manusia tidak dimulai saat seseorang masuk perguruan tinggi ataupun dunia kerja. Semuanya dimulai sejak dalam kandungan dan melalui pengasuhan di dalam keluarga,” ujar Hari Wur.

Ia menjelaskan, terdapat tiga pilar utama yang harus diperkuat dalam pembangunan keluarga, yakni kesehatan, pendidikan karakter, serta ketahanan mental dan spiritual. Pencegahan stunting, pemenuhan gizi sejak 1.000 hari pertama kehidupan, hingga pembentukan karakter anak menjadi tanggung jawab bersama seluruh anggota keluarga.

Bupati juga menaruh perhatian besar terhadap kesehatan mental keluarga. Menurutnya, meningkatnya jumlah pasien di rumah sakit jiwa menjadi pengingat bahwa keluarga memiliki peran penting sebagai tempat pertama memberikan rasa aman, kasih sayang, dan dukungan emosional.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak membiarkan penggunaan gawai menggantikan kedekatan emosional antara orang tua dan anak. Kehadiran orang tua, terutama ayah, dinilai jauh lebih penting dibanding sekadar memenuhi kebutuhan materi.

Dalam kesempatan itu, Hari memaknai tema Harganas tahun ini sebagai ajakan kepada para ayah untuk benar-benar hadir dalam kehidupan keluarga, bukan hanya secara fisik, tetapi juga secara emosional.

Image Not Found
Bupati Madiun pimpin upacara Harganas ke-33 tahun 2026. (29/6/2026), Foto : Kris-Sinergia

“Jangan sampai ayah ada di rumah, tetapi hatinya tidak berada bersama keluarga. Kehadiran ayah harus diwujudkan melalui perhatian, komunikasi, pendampingan, dan doa bagi anak-anaknya,” katanya.

Ia menambahkan, kesuksesan anak tidak selalu ditentukan oleh kondisi ekonomi keluarga. Banyak keluarga sederhana yang berhasil melahirkan anak-anak sukses karena memiliki hubungan emosional yang kuat antara ayah, ibu, dan anak.

Sementara itu, Kepala Dinas PPKB PPPA Kabupaten Madiun, Hendro Suwondo, mengatakan peringatan Harganas bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat ketahanan keluarga di tengah tantangan zaman.

Menurut Hendro, tema “Ayah Wajib Hadir” mengingatkan bahwa pembentukan karakter anak memerlukan keterlibatan ayah dan ibu secara seimbang. Kehadiran ayah diyakini mampu membangun logika berpikir, daya juang, serta karakter pantang menyerah pada diri anak, sementara kasih sayang ibu menjadi penyeimbang dalam pembentukan kepribadian.

“Anak akan tumbuh lebih optimal ketika mendapatkan cinta, perhatian, dan pendampingan dari kedua orang tuanya. Karena itu kami mengajak seluruh keluarga, khususnya para ASN sebagai teladan, untuk memulai perubahan dari keluarga masing-masing,” ujarnya.

Selain upacara, rangkaian Harganas di Kabupaten Madiun akan dilanjutkan dengan kegiatan penguatan kapasitas kader keluarga serta penyusunan Peta Jalan Pembangunan Keluarga (PJPK) yang akan menjadi pedoman pembangunan keluarga di Kabupaten Madiun dalam beberapa tahun ke depan.

Melalui dokumen tersebut, pemerintah daerah akan memperkuat berbagai program keluarga, mulai dari Kampung KB, pendampingan keluarga, Bina Keluarga Balita, Bina Keluarga Remaja, hingga Bina Keluarga Lansia sebagai bagian dari upaya menciptakan keluarga yang tangguh, harmonis, dan berkualitas. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Audiensi Dengan Mahasiswa. Sampaikan 7 Tuntutan ke Forkopimda Ponorogo

    DPRD Audiensi Dengan Mahasiswa. Sampaikan 7 Tuntutan ke Forkopimda Ponorogo

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Puluhan mahasiswa dari 2 organisasi Mahasiswa mendatangi gedung DPRD Ponorogo, Kamis (04/09/2025). Tidak dengan aksi turun jalan, mereka memilih berdialog langsung dengan pimpinan DPRD dan Bupati Ponorogo. Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang rapat paripurna, mahasiswa menyodorkan tujuh poin aspirasi. Di antaranya, penghentian tindakan represif aparat, evaluasi oknum pelanggar HAM, serta […]

    Bagikan
  • Ratusan Guru dan Kepala SD di Kabupaten Madiun Ikuti Bimtek, Penguatan Kokurikuler Jadi Fokus Pembelajaran

    Ratusan Guru dan Kepala SD di Kabupaten Madiun Ikuti Bimtek, Penguatan Kokurikuler Jadi Fokus Pembelajaran

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun mendorong penguatan kegiatan kokurikuler di sekolah dasar sebagai bagian dari upaya membangun karakter sekaligus kompetensi peserta didik. Upaya tersebut dilakukan melalui bimbingan teknis (Bimtek) yang diikuti ribuan guru dan kepala sekolah dasar. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun, Agus Sucipto, menjelaskan bahwa pembentukan karakter siswa tidak hanya […]

    Bagikan
  • PORPROV IX JATIM 2025, Kontingen KONI Kabupaten Madiun Bawa Pulang Medali Emas 5, Perak 9 dan Perunggu 13

    PORPROV IX JATIM 2025, Kontingen KONI Kabupaten Madiun Bawa Pulang Medali Emas 5, Perak 9 dan Perunggu 13

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Malang – Hingga hari terakhir ajang bergengsi PORPROV IX Jatim 2025 di Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu, Kontingen KONI Kabupaten Madiun berhasil membawa pulang medali emas 5, medali perak 9 dan medali perunggu 13. Atlit Gantolle, Gulat dan Menembak menjadi cabor penyumbang medali terbanyak. Paling tidak 1 emas, 1 perak dan […]

    Bagikan
  • Kendalikan Inflasi, Pemkab Ponorogo Jalin Kerjasama dengan Daerah Penyuplai Bahan Pangan

    Kendalikan Inflasi, Pemkab Ponorogo Jalin Kerjasama dengan Daerah Penyuplai Bahan Pangan

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo bakal menjalin kerjasama dengan daerah lain guna memastikan pasokan bahan pangan tetap stabil menjelang IdulFitri. Langkah ini sebagai upaya dalam pengendalian inflasi dan menjaga daya beli masyarakat. Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, menegaskan sejumlah komoditas pangan di Kota Reog masih bergantung pada pasokan dari luar daerah, seperti sayur […]

    Bagikan
  • Polres Ngawi Ungkap Kasus Penipuan Mobil Rental, Bekuk 1 Tersangka

    Polres Ngawi Ungkap Kasus Penipuan Mobil Rental, Bekuk 1 Tersangka

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Tim Tiger Satreskrim Polres Ngawi berhasil mengungkap kasus penipuan mobil rental di wilayah hukumnya. Dalam konferensi pers pada Selasa (06/05/2025), tersangka A.N (31) warga Ngawi dibekuk dalam kasus ini. Sementara itu, barang bukti 1 unit Toyota Calya Nopol AD-1802-AN, 1 unit Daihatsu Grandmax Nopol AE-9573-KC, 1 lembar kwitansi penerimaan uang […]

    Bagikan
  • Maknyus, Pempek “Wong Kitoe” Asli Palembang Hadir di Bumi Reog

    Maknyus, Pempek “Wong Kitoe” Asli Palembang Hadir di Bumi Reog

    • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Pecinta kuliner khas nusantara kini tak perlu jauh-jauh melancong ke Sumatera Selatan untuk mencicipi pempek asli Palembang. Di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, tepatnya di Jalan Brigjen Katamso Gang 1, Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Babadan, terdapat sebuah usaha rumahan yang menawarkan pempek otentik dengan cita rasa khas Wong Kito. Usaha ini digagas […]

    Bagikan
expand_less