Berita Terkini
Trending Tags

Hanya Fraksi Demokrat yang Bacakan Pandangan Umum LKP APBD 2025, Soroti Akurasi Anggaran hingga Nasib UMKM Magetan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
  • visibility 203
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Nasib UMKM dan Pasar Baru Magetan jadi perhatian DPRD. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Fraksi Partai Demokrat menjadi satu-satunya fraksi yang membacakan pandangan umum dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Magetan dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Pembacaan tersebut dilakukan atas persetujuan seluruh peserta rapat, sementara fraksi-fraksi lainnya memilih menyerahkan dokumen pandangan umum secara tertulis kepada pimpinan sidang.

Pandangan umum Fraksi Demokrat dibacakan oleh Sekretaris fraksi, Wahyu Kurniawan, Dalam penyampaiannya, Fraksi Demokrat menegaskan bahwa pembahasan Raperda pertanggungjawaban APBD harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola keuangan daerah, bukan sekadar memenuhi agenda rutin tahunan.

“Pembahasan laporan pertanggungjawaban APBD 2025 bukanlah sekadar memenuhi ritual agenda tahunan pembahasan anggaran, melainkan momentum strategis bagi DPRD bersama pemerintah daerah untuk menilai, mengukur, dan melakukan pembenahan demi perbaikan tata kelola keuangan dan pemerintahan daerah di masa mendatang dengan mempertimbangkan aspek akuntabilitas, manajemen, transparansi serta keseimbangan antar generasi,” ujar Wahyu saat membacakan pandangan umum Fraksi Demokrat.

Fraksi Demokrat memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Magetan atas keberhasilannya kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Meski demikian, fraksi tersebut mengingatkan agar capaian tersebut tidak dimaknai bahwa pengelolaan keuangan daerah telah sepenuhnya bebas dari persoalan.

“Pencapaian opini WTP dari BPK RI atas LKPD 2025 merupakan prestasi yang patut diapresiasi. Namun, perlu dicatat bahwa opini WTP tidak serta merta berarti sempurna. Temuan dan rekomendasi BPK menjadi data yang sangat berharga bagi pemerintah daerah untuk melakukan perbaikan pengelolaan keuangan daerah ke depan,” kata Wahyu.

Dalam pandangan umumnya, Fraksi Demokrat mengajukan 22 pertanyaan strategis kepada Pemerintah Kabupaten Magetan. Fraksi meminta penjelasan mengenai tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK, penguatan sistem pengendalian internal, besaran anggaran pelestarian lingkungan, hasil audit BLUD dan BUMD, hingga langkah pemerintah dalam meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah.

Selain itu, Fraksi Demokrat juga menyoroti ketepatan perencanaan APBD setelah proyeksi defisit sebesar Rp109,65 miliar justru berakhir menjadi surplus Rp26,13 miliar. Fraksi mempertanyakan akurasi penyusunan target makro APBD, meningkatnya nilai SiLPA, tren penurunan belanja modal, hingga menurunnya insentif fiskal yang diterima Kabupaten Magetan. Menurut fraksi tersebut, seluruh persoalan itu perlu dijelaskan secara terbuka sebagai bahan evaluasi penyusunan APBD pada tahun-tahun berikutnya.

Persoalan ekonomi kerakyatan juga menjadi perhatian serius Fraksi Demokrat. Dalam pandangan umumnya disebutkan bahwa semakin banyak toko tradisional, UMKM, dan usaha ritel di Kabupaten Magetan yang mengalami penurunan omzet, bahkan terpaksa menutup usahanya akibat persaingan dengan perdagangan berbasis digital dan marketplace.

Karena itu, Fraksi Demokrat meminta pemerintah daerah menyiapkan langkah konkret untuk meningkatkan daya saing UMKM melalui transformasi digital, pendampingan pemasaran, penguatan branding produk, hingga memperkuat eksistensi pasar rakyat. Kondisi Pasar Baru Magetan yang dinilai semakin memprihatinkan juga diminta segera mendapatkan solusi dari pemerintah daerah.

Tak hanya itu, Fraksi Demokrat turut meminta penjelasan mengenai capaian investasi daerah, penyerapan tenaga kerja, efektivitas program pengentasan kemiskinan dan pengangguran, peningkatan mutu pendidikan, pelayanan kesehatan, pengelolaan aset daerah, hingga peluang kerja sama strategis antara Pemerintah Kabupaten Magetan dengan Kampus UNESA di Magetan guna mendukung pembangunan daerah.

Melalui pandangan umum yang dibacakan Wahyu Kurniawan tersebut, Fraksi Demokrat berharap seluruh catatan dan pertanyaan yang disampaikan dapat dijawab secara komprehensif oleh Pemerintah Kabupaten Magetan. Jawaban tersebut diharapkan menjadi dasar dalam pembahasan lanjutan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 sekaligus mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang lebih akuntabel, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Minyakita Langka di Pasar Tradisional Ngawi, Harga Tembus Rp22 Ribu per Liter

    Minyakita Langka di Pasar Tradisional Ngawi, Harga Tembus Rp22 Ribu per Liter

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kelangkaan minyak goreng bersubsidi merek Minyakita mulai dirasakan di sejumlah pasar tradisional di Ngawi, Jawa Timur. Sejak dua bulan terakhir, komoditas tersebut sulit ditemukan di lapak pedagang. Kalaupun tersedia, harganya melambung jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Kondisi ini masih terjadi pada Senin (20/4/2026) pagi. Minyakita dijual […]

    Bagikan
  • Penipuan Berkedok Tagihan Snack di Ponorogo, Uang Rp5 Juta Raib Digondol Pelaku

    Penipuan Berkedok Tagihan Snack di Ponorogo, Uang Rp5 Juta Raib Digondol Pelaku

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 406
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aksi penipuan dengan modus tagihan snack acara warga terjadi di sebuah konter pulsa di Jalan Letjen Suprapto, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 07.30 WIB. Peristiwa tersebut terekam kamera pengawas (CCTV). Pelaku datang seorang diri dan mengaku sebagai utusan rukun warga (RW) setempat untuk menagih pembayaran snack kegiatan warga. […]

    Bagikan
  • Bus Pariwisata Lindas Kaki Polisi Saat Putar Balik, Ini Kronologi Lengkapnya

    Bus Pariwisata Lindas Kaki Polisi Saat Putar Balik, Ini Kronologi Lengkapnya

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 519
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Video yang memperlihatkan keterangan antara anggota kepolisian dan awak bus pariwisata viral di media sosial. Juga terlihat seorang anggota polisi terkapar sembari memegangi kaki bagian kiri. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (23/3/2026) di Simpang 5 Patung Pendekar atau Proliman Kota Madiun, Jawa Timur. Kasatlantas Polres Madiun Kota, AKP Nanang Cahyono […]

    Bagikan
  • Menunggu Izin Kemendagri, Pelantikan Sekda Magetan Definitif Berpotensi Oktober ini

    Menunggu Izin Kemendagri, Pelantikan Sekda Magetan Definitif Berpotensi Oktober ini

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Setelah proses panjang, penetapan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Kabupaten Magetan tampaknya masih belum bisa dilakukan dalam waktu dekat. Meski seluruh proses seleksi telah rampung dan Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti telah menentukan satu nama kandidat terbaik. Namun, izin pelantikan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) hingga kini belum turun. Kepala Badan Kepegawaian […]

    Bagikan
  • Sejumlah Sapi di Jimbe Ponorogo Mati Mendadak

    Sejumlah Sapi di Jimbe Ponorogo Mati Mendadak

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 160
    • 0Komentar

    KAB.PONOROGO – Diduga terserang penyakit kulit dan mulut (PMK) sejumlah sapi di Desa Jimbe Kecamatan Jenangan Ponorogo mati mendadak. Seperti sapi milik purwoto (45) yang ditemukan mati mendadak pada Rabu 1 Januari 2025 lalu. Bahkan sebelumnya, juga ada 1 ekor sapi yang mati dengan gejala serupa. Menurut Ismiati, kerabat Purwoto menuturkan total kini 3 ekor […]

    Bagikan
  • 58 Pejabat Pemkot Madiun Dirombak, Kasatpol PP jadi Sekretaris Inspektorat

    58 Pejabat Pemkot Madiun Dirombak, Kasatpol PP jadi Sekretaris Inspektorat

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 363
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pelantikan 58 pejabat fungsional dan administrator di lingkungan Pemerintah Kota Madiun pada Selasa (03/09/2025) menghadirkan kejutan. Salah satunya, Sunardi Nurcahyono yang sebelumnya menjabat Kasatpol PP dan Damkar kini resmi mengemban amanah sebagai Sekretaris Inspektorat. Terkait hal itu, Wali Kota Madiun, Maidi, menegaskan mutasi tersebut bukanlah bentuk penurunan jabatan. “Pak Nardi […]

    Bagikan
expand_less