Berita Terkini
Trending Tags

Belanja Pegawai Pemkab Madiun Masih Gemuk, Target 30 Persen Dikejar Tahun Depan

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 41
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Mohamad Sutikno Hadi Kepala BPKAD Kabupaten Madiun. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun masih menghadapi pekerjaan rumah besar menjelang berlakunya penuh Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD). Pasalnya, porsi belanja pegawai dalam APBD 2026 masih berada di atas batas maksimal 30 persen yang diwajibkan pemerintah mulai Januari 2027.

Berdasarkan data Kementerian Keuangan per 23 Juni 2026, alokasi belanja pegawai Kabupaten Madiun mencapai Rp814,60 miliar atau sekitar 40 persen dari total belanja daerah sebesar Rp2,022 triliun. Angka tersebut masih jauh di atas ambang batas yang ditetapkan dalam UU HKPD.

Aturan tersebut memberikan masa transisi selama lima tahun sejak diundangkan pada 5 Januari 2022. Artinya, seluruh pemerintah daerah wajib menyesuaikan komposisi belanja pegawai paling lambat mulai tahun anggaran 2027.

Di sisi lain, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Madiun tahun 2026 dipatok sebesar Rp433,29 miliar. Nilai tersebut masih lebih rendah dibandingkan total belanja daerah sehingga ruang fiskal pemerintah daerah masih cukup terbatas.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Madiun, Mohamad Hadi Sutikno, mengatakan perhitungan internal pemerintah daerah menunjukkan porsi belanja pegawai berada di kisaran 33 persen. Pemkab optimistis angka tersebut dapat ditekan hingga memenuhi ketentuan 30 persen pada 2027.

Image Not Found
Pemkab Madiun siapkan strategi tekan belanja pegawai. Foto : Tova-Sinergia

“Salah satunya mudah-mudahan dana transfer dari pemerintah pusat pada tahun 2027 meningkat. Nilainya tentu berpengaruh terhadap persentase belanja pegawai,” kata Hadi, Kamis (2/7/2026).

Selain mengandalkan kenaikan dana transfer, Pemkab Madiun juga memperhitungkan berkurangnya jumlah ASN yang memasuki masa pensiun pada 2026 hingga 2027 sebagai faktor yang dapat menurunkan beban belanja pegawai.

“Kemudian kita hitung yang pensiun di tahun 2026 dan 2027. Itu juga akan mempengaruhi terhadap belanja pegawai,” ujarnya.

Tak hanya itu, pemerintah daerah juga berupaya mengoptimalkan berbagai sumber pendanaan dari pemerintah pusat agar struktur APBD menjadi lebih ideal.

“Kita mencoba mencari sumber-sumber dana dari pusat ke daerah. Mudah-mudahan nanti bisa tercapai di tahun 2027 tentang belanja pegawai 30 persen,” tambahnya.

Hadi menjelaskan, besarnya belanja pegawai di Kabupaten Madiun saat ini didominasi sektor pelayanan dasar. Tenaga kesehatan dan tenaga pendidikan menjadi penyumbang terbesar dalam struktur belanja tersebut.

“Untuk nakes di atas 20 persen, pendidikan juga di atas 20 persen. Yang masih harus kita benahi adalah infrastruktur. Karena nanti di tahun 2027 belanja infrastruktur harus mencapai 40 persen. Itu yang harus kita kelola supaya semua tercapai sesuai amanat undang-undang,” jelasnya.

Meski belanja pegawai masih melampaui batas, Hadi memastikan kondisi tersebut tidak akan otomatis menghentikan proses rekrutmen aparatur sipil negara. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sopir Truk Tebu Tewas Tersengat Listrik di Area PG Rejo Agung Baru

    Sopir Truk Tebu Tewas Tersengat Listrik di Area PG Rejo Agung Baru

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Insiden tragis terjadi di area parkir Pabrik Gula (PG) Rejo Agung Baru, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Patihan, Kota Madiun, Minggu malam (19/10/2025). Seorang sopir truk tebu bernama Marzuki (60), warga Desa Kinandang, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, ditemukan meninggal dunia akibat tersengat listrik. Menurut keterangan Kapolsek Manguharjo Kompol Mujo Prajoko, korban […]

    Bagikan
  • Bahana Bersahaja Di Kecamatan Kare Fokus Genjot Ekonomi Lewat Akses Jalan dan Wisata Cokelat

    Bahana Bersahaja Di Kecamatan Kare Fokus Genjot Ekonomi Lewat Akses Jalan dan Wisata Cokelat

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun kembali menggelar agenda tahunan “Bahana Bersahaja” (Bakti Harmoni Madiun Bersih, Sehat, dan Sejahtera) tahun 2026 yang dipusatkan di Desa Bodag, Kecamatan Kare. Acara yang berlangsung selama dua hari, 12-13 Mei 2026 ini, menjadi momentum penting bagi percepatan pembangunan infrastruktur dan peningkatan ekonomi masyarakat di wilayah pegunungan. Bupati dan […]

    Bagikan
  • Disnakerin Kabupaten Madiun Gelar Forum Konsultasi Publik untuk Evaluasi Pelayanan

    Disnakerin Kabupaten Madiun Gelar Forum Konsultasi Publik untuk Evaluasi Pelayanan

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Madiun menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) sebagai upaya menjaring aspirasi dan masukan dari para pemangku kepentingan terkait kualitas layanan publik, Selasa (09/12/2025). Kegiatan ini menjadi tindak lanjut dari Permenpan RB Nomor 16 Tahun 2017 yang mewajibkan setiap perangkat daerah penyelenggara layanan publik membuka […]

    Bagikan
  • RPJMD Magetan 2025–2029: Antara Ambisi Pembangunan dan Realitas Sosial

    RPJMD Magetan 2025–2029: Antara Ambisi Pembangunan dan Realitas Sosial

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan menetapkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 dengan visi “Magetan Nyaman, Maju, dan Berkelanjutan. ”Dokumen perencanaan ini memuat tujuh misi pembangunan, mulai dari penguatan SDM, pengentasan kemiskinan, hingga pembangunan infrastruktur strategis.” Namun, capaian indikator makro menunjukkan tantangan yang tidak sederhana. Pertumbuhan ekonomi Magetan sempat terkontraksi -2,33% pada […]

    Bagikan
  • Residivis di Ngawi Kembali Berulah, Curi Uang dan Dua Motor sebelum Dilumpuhkan Polisi

    Residivis di Ngawi Kembali Berulah, Curi Uang dan Dua Motor sebelum Dilumpuhkan Polisi

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Seorang residivis pencurian di Kabupaten Ngawi kembali ditangkap setelah melakukan serangkaian aksi kriminal, mulai dari pencurian uang puluhan juta rupiah hingga dua unit sepeda motor. Pelaku bernama Samidi (50), warga Desa Gelung, Kecamatan Paron, terpaksa ditembak kakinya oleh polisi karena melawan saat pengembangan kasus untuk menunjukkan lokasi barang bukti. Peristiwa penembakan […]

    Bagikan
  • Ini Kesan Kolonel Inf Rama Pratama Sebagai Komandan Korem 081/DSJ

    Ini Kesan Kolonel Inf Rama Pratama Sebagai Komandan Korem 081/DSJ

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Sinergia – Kota Madiun | Kolonel Inf Rama Pratama memiliki kesan mendalam selama menjabat sebagai Komandan Korem 081/Dhirot Saha Jaya. Selama hampir 7 bulan bertugas di Korem 081/DSJ, Kolonel Inf Rama Pratama mengaku berat meninggalkan satuan yang telah membesarkan namanya tersebut. Rasa kekeluargaan dan kebersamaan yang kuat menjadi hal yang tidak akan terlupakan. “Selama saya […]

    Bagikan
expand_less