Berita Terkini
Trending Tags

Belanja Pegawai Pemkab Madiun Masih Gemuk, Target 30 Persen Dikejar Tahun Depan

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
  • visibility 178
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Mohamad Sutikno Hadi Kepala BPKAD Kabupaten Madiun. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun masih menghadapi pekerjaan rumah besar menjelang berlakunya penuh Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD). Pasalnya, porsi belanja pegawai dalam APBD 2026 masih berada di atas batas maksimal 30 persen yang diwajibkan pemerintah mulai Januari 2027.

Berdasarkan data Kementerian Keuangan per 23 Juni 2026, alokasi belanja pegawai Kabupaten Madiun mencapai Rp814,60 miliar atau sekitar 40 persen dari total belanja daerah sebesar Rp2,022 triliun. Angka tersebut masih jauh di atas ambang batas yang ditetapkan dalam UU HKPD.

Aturan tersebut memberikan masa transisi selama lima tahun sejak diundangkan pada 5 Januari 2022. Artinya, seluruh pemerintah daerah wajib menyesuaikan komposisi belanja pegawai paling lambat mulai tahun anggaran 2027.

Di sisi lain, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Madiun tahun 2026 dipatok sebesar Rp433,29 miliar. Nilai tersebut masih lebih rendah dibandingkan total belanja daerah sehingga ruang fiskal pemerintah daerah masih cukup terbatas.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Madiun, Mohamad Hadi Sutikno, mengatakan perhitungan internal pemerintah daerah menunjukkan porsi belanja pegawai berada di kisaran 33 persen. Pemkab optimistis angka tersebut dapat ditekan hingga memenuhi ketentuan 30 persen pada 2027.

Image Not Found
Pemkab Madiun siapkan strategi tekan belanja pegawai. Foto : Tova-Sinergia

“Salah satunya mudah-mudahan dana transfer dari pemerintah pusat pada tahun 2027 meningkat. Nilainya tentu berpengaruh terhadap persentase belanja pegawai,” kata Hadi, Kamis (2/7/2026).

Selain mengandalkan kenaikan dana transfer, Pemkab Madiun juga memperhitungkan berkurangnya jumlah ASN yang memasuki masa pensiun pada 2026 hingga 2027 sebagai faktor yang dapat menurunkan beban belanja pegawai.

“Kemudian kita hitung yang pensiun di tahun 2026 dan 2027. Itu juga akan mempengaruhi terhadap belanja pegawai,” ujarnya.

Tak hanya itu, pemerintah daerah juga berupaya mengoptimalkan berbagai sumber pendanaan dari pemerintah pusat agar struktur APBD menjadi lebih ideal.

“Kita mencoba mencari sumber-sumber dana dari pusat ke daerah. Mudah-mudahan nanti bisa tercapai di tahun 2027 tentang belanja pegawai 30 persen,” tambahnya.

Hadi menjelaskan, besarnya belanja pegawai di Kabupaten Madiun saat ini didominasi sektor pelayanan dasar. Tenaga kesehatan dan tenaga pendidikan menjadi penyumbang terbesar dalam struktur belanja tersebut.

“Untuk nakes di atas 20 persen, pendidikan juga di atas 20 persen. Yang masih harus kita benahi adalah infrastruktur. Karena nanti di tahun 2027 belanja infrastruktur harus mencapai 40 persen. Itu yang harus kita kelola supaya semua tercapai sesuai amanat undang-undang,” jelasnya.

Meski belanja pegawai masih melampaui batas, Hadi memastikan kondisi tersebut tidak akan otomatis menghentikan proses rekrutmen aparatur sipil negara. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejari Madiun Segera Tetapkan Tersangka dalam Tiga Kasus Korupsi

    Kejari Madiun Segera Tetapkan Tersangka dalam Tiga Kasus Korupsi

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 170
    • 0Komentar

    KAB. MADIUN – Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun berkomitmen akan segera menetapkan tersangka untuk tiga kasus dugaan tindak pidana korupsi pada awal tahun 2025. Tiga kasus yang sudah naik ke tahap penyidikan tersebut adalah : Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun, Oktario Hartawan Achmad, pada Selasa (31/12) saat ditemui di ruangannya, menjelaskan bahwa pihaknya akan menetapkan tersangka […]

    Bagikan
  • Kang Wie Tekankan Pentingnya Sinergi Eksekutif dan Legislatif

    Kang Wie Tekankan Pentingnya Sinergi Eksekutif dan Legislatif

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pembangunan Kabupaten Ponorogo ke depan membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD. Kolaborasi kedua lembaga dinilai penting agar berbagai program pembangunan dapat berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, usai mengikuti rapat paripurna istimewa dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Ponorogo ke-530 di […]

    Bagikan
  • PDAM Kab. Madiun Gandeng Kejari untuk Perkuat Tata Kelola Hukum Perusahaan

    PDAM Kab. Madiun Gandeng Kejari untuk Perkuat Tata Kelola Hukum Perusahaan

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Dharma Purabaya Kabupaten Madiun menjalin kerja sama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun dalam bidang perdata dan tata usaha negara (TUN). Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Kantor PDAM setempat, Kamis (10/07/2025). Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PDAM Madiun, […]

    Bagikan
  • Damkar Kota Madiun Evakuasi Sarang Tawon Vespa di Kantor KPU Kota Madiun 

    Damkar Kota Madiun Evakuasi Sarang Tawon Vespa di Kantor KPU Kota Madiun 

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Madiun berhasil mengevakuasi sarang tawon vespa dari lingkungan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Madiun, Senin (28/07/2025). Evakuasi dilakukan setelah adanya laporan dari pihak KPU terkait keberadaan tawon berukuran besar yang membahayakan lingkungan sekitar, termasuk sekolah-sekolah di dekatnya. Menurut Bambang Hariwahyudi, Penata Layanan Operasional Damkar […]

    Bagikan
  • Ratusan Kades Ponorogo Gigit Jari, Dana Desa Tahap II Tak Kunjung Cair

    Ratusan Kades Ponorogo Gigit Jari, Dana Desa Tahap II Tak Kunjung Cair

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ratusan kepala desa (Kades) di Ponorogo harus gigit jari. Pasalnya, jatah Dana Desa (DD) tahap II tak kunjung cair. Sementara sejumlah proyek pembangunan terlanjur berjalan dan menanti pembayaran sebelum akhir tahun. Tak ingin semakin merugi, para Kades yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Ponorogo meluruk DPRD menggelar rapat […]

    Bagikan
  • Kekosongan Jabatan Sekwan DPRD Magetan Bisa Hambat Aktivitas Legislatif

    Kekosongan Jabatan Sekwan DPRD Magetan Bisa Hambat Aktivitas Legislatif

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Mundurnya Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kabupaten Magetan, Jaka Risdiyanto, berdampak pada jalannya aktivitas legislatif. Sejumlah agenda kedewanan dilaporkan tersendat seiring belum terisinya jabatan strategis tersebut secara definitif. Situasi ini mencuat dalam sidang paripurna DPRD Magetan. Meski Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan telah menunjuk pelaksana harian (Plh), aktivitas dewan disebut belum sepenuhnya berjalan […]

    Bagikan
expand_less