Berita Terkini
Trending Tags

Belanja Pegawai Pemkab Madiun Masih Gemuk, Target 30 Persen Dikejar Tahun Depan

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 32
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Mohamad Sutikno Hadi Kepala BPKAD Kabupaten Madiun. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun masih menghadapi pekerjaan rumah besar menjelang berlakunya penuh Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD). Pasalnya, porsi belanja pegawai dalam APBD 2026 masih berada di atas batas maksimal 30 persen yang diwajibkan pemerintah mulai Januari 2027.

Berdasarkan data Kementerian Keuangan per 23 Juni 2026, alokasi belanja pegawai Kabupaten Madiun mencapai Rp814,60 miliar atau sekitar 40 persen dari total belanja daerah sebesar Rp2,022 triliun. Angka tersebut masih jauh di atas ambang batas yang ditetapkan dalam UU HKPD.

Aturan tersebut memberikan masa transisi selama lima tahun sejak diundangkan pada 5 Januari 2022. Artinya, seluruh pemerintah daerah wajib menyesuaikan komposisi belanja pegawai paling lambat mulai tahun anggaran 2027.

Di sisi lain, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Madiun tahun 2026 dipatok sebesar Rp433,29 miliar. Nilai tersebut masih lebih rendah dibandingkan total belanja daerah sehingga ruang fiskal pemerintah daerah masih cukup terbatas.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Madiun, Mohamad Hadi Sutikno, mengatakan perhitungan internal pemerintah daerah menunjukkan porsi belanja pegawai berada di kisaran 33 persen. Pemkab optimistis angka tersebut dapat ditekan hingga memenuhi ketentuan 30 persen pada 2027.

Image Not Found
Pemkab Madiun siapkan strategi tekan belanja pegawai. Foto : Tova-Sinergia

“Salah satunya mudah-mudahan dana transfer dari pemerintah pusat pada tahun 2027 meningkat. Nilainya tentu berpengaruh terhadap persentase belanja pegawai,” kata Hadi, Kamis (2/7/2026).

Selain mengandalkan kenaikan dana transfer, Pemkab Madiun juga memperhitungkan berkurangnya jumlah ASN yang memasuki masa pensiun pada 2026 hingga 2027 sebagai faktor yang dapat menurunkan beban belanja pegawai.

“Kemudian kita hitung yang pensiun di tahun 2026 dan 2027. Itu juga akan mempengaruhi terhadap belanja pegawai,” ujarnya.

Tak hanya itu, pemerintah daerah juga berupaya mengoptimalkan berbagai sumber pendanaan dari pemerintah pusat agar struktur APBD menjadi lebih ideal.

“Kita mencoba mencari sumber-sumber dana dari pusat ke daerah. Mudah-mudahan nanti bisa tercapai di tahun 2027 tentang belanja pegawai 30 persen,” tambahnya.

Hadi menjelaskan, besarnya belanja pegawai di Kabupaten Madiun saat ini didominasi sektor pelayanan dasar. Tenaga kesehatan dan tenaga pendidikan menjadi penyumbang terbesar dalam struktur belanja tersebut.

“Untuk nakes di atas 20 persen, pendidikan juga di atas 20 persen. Yang masih harus kita benahi adalah infrastruktur. Karena nanti di tahun 2027 belanja infrastruktur harus mencapai 40 persen. Itu yang harus kita kelola supaya semua tercapai sesuai amanat undang-undang,” jelasnya.

Meski belanja pegawai masih melampaui batas, Hadi memastikan kondisi tersebut tidak akan otomatis menghentikan proses rekrutmen aparatur sipil negara. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antisipasi Mayday 2026, Polres Magetan Koordinasikan Pengamanan Lintas Sektor

    Antisipasi Mayday 2026, Polres Magetan Koordinasikan Pengamanan Lintas Sektor

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (Mayday) 2026, Polres Magetan menginisiasi rapat koordinasi lintas sektoral guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kegiatan tersebut dipimpin Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Magetan, Rudy Harsono. Hadir pula dalam forum ini perwakilan Serikat Pekerja Seluruh […]

    Bagikan
  • Desa Sumberdodol Magetan Masuk 10 Besar Desa Wisata Terbaik Nasional versi BRIliAn 2025

    Desa Sumberdodol Magetan Masuk 10 Besar Desa Wisata Terbaik Nasional versi BRIliAn 2025

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Desa Sumberdodol, Kecamatan Panekan, kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Desa ini berhasil masuk dalam jajaran 10 besar Desa Wisata Terbaik Nasional dalam ajang Program Desa BRIliAn 2025 yang diselenggarakan oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI). Tak main-main, Sumberdodol harus bersaing dengan 106 desa lainnya dari seluruh Indonesia. Program Desa BRIliAn […]

    Bagikan
  • Razia Balap Liar Saat Libur Sekolah, Satlantas Polres Ponorogo Sita 250 Kendaraan

    Razia Balap Liar Saat Libur Sekolah, Satlantas Polres Ponorogo Sita 250 Kendaraan

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ponorogo mengamankan sekitar 250 kendaraan dalam operasi penindakan balap liar yang digelar selama masa libur sekolah. Sebagian besar kendaraan yang disita diketahui dikendarai oleh pelajar SMP dan SMA. Kasatlantas Polres Ponorogo, AKP Dewo Wishnu Setya Kusuma, mengatakan penindakan dilakukan sebagai langkah untuk menekan maraknya aksi balap […]

    Bagikan
  • RPH Kota Madiun Segera Pindah ke Lokasi Baru, Fasilitas Lebih Modern dan Higienis

    RPH Kota Madiun Segera Pindah ke Lokasi Baru, Fasilitas Lebih Modern dan Higienis

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun memastikan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) akan dipindahkan dari Jalan Kaswari. Bangunan lama yang berada di tengah kawasan padat penduduk dianggap tidak lagi memenuhi standar kebersihan maupun estetika. Sebagai gantinya, Pemkot menyiapkan lahan baru di area belakang Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) yang berlokasi di […]

    Bagikan
  • Tim Harmonis Kecewa, Pemkab Madiun Kurang Cekatan Pada Bupati dan Wabup Terpilih

    Tim Harmonis Kecewa, Pemkab Madiun Kurang Cekatan Pada Bupati dan Wabup Terpilih

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Menjelang kesiapan pelantikan Bupati dan Wabup Madiun terpilih, Pemkab Madiun diduga masih menimbulkan beragam sikap yang dinilai sangat lamban. Pasalnya hingga up date terkini belum menampakkan tanda tanda memuaskan bagi pasangan Hari Wuryanto dan dr. Purnomo Hadi. Sumber internal pasangan Harmonis bahkan menyebut pergerakan para pejabat Pemkab Madiun masih omon […]

    Bagikan
  • Kuota 415 Jemaah! Pelunasan Biaya Haji Magetan 2026 Dimulai, 55 Jemaah Terkendala Kesehatan dan Wafat

    Kuota 415 Jemaah! Pelunasan Biaya Haji Magetan 2026 Dimulai, 55 Jemaah Terkendala Kesehatan dan Wafat

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tahapan pelunasan biaya Haji 2026 untuk Kabupaten Magetan resmi berjalan. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Magetan, Ida Dwi Martini, memastikan seluruh proses telah mengikuti jadwal yang ditetapkan pemerintah pusat. Ida menjelaskan, pelunasan tahap pertama berlangsung sejak 22 November hingga 23 Desember 2025. Sementara itu, pelunasan tahap kedua dijadwalkan pada 2–9 […]

    Bagikan
expand_less