Berita Terkini
Trending Tags

Bulog Madiun Distribusi 9.000 Liter MinyaKita di Pasar Besar Madiun, Pengawasan Kualitas dan Harga Diperketat

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 61
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bulog distribusikan 9.000 liter MinyaKita di Pasar Besar Madiun. (2/7/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Perum Bulog Kantor Cabang Madiun kembali menyalurkan sebanyak 9.000 liter MinyaKita atau sekitar 750 kardus di Pasar Besar Madiun (PBM), Kamis (2/7/2026). Penyaluran rutin tersebut dilakukan untuk menjaga ketersediaan pasokan, menstabilkan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), sekaligus memastikan kualitas minyak goreng yang beredar tetap aman bagi masyarakat.

Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Madiun, Agung Sariyanto mengatakan distribusi MinyaKita di Pasar Besar Madiun dilakukan sedikitnya sekali dalam sepekan. Namun, Bulog tengah mengkaji kemungkinan menambah frekuensi menjadi dua kali seminggu apabila stok mencukupi.

“Hari ini kami distribusikan 9.000 liter atau sekitar 750 kardus. Minimal seminggu sekali kami melakukan dropping di Pasar Besar Madiun. Kami juga sedang menghitung kemungkinan menjadi dua kali seminggu jika stok mencukupi, sekaligus akan kami ekspansi ke Pasar Sleko,” ujarnya.

Menurut Agung, penyaluran MinyaKita merupakan penugasan pemerintah kepada Bulog yang difokuskan untuk pasar rakyat atau pasar tradisional yang menjadi sasaran program Kementerian Perdagangan.

Untuk wilayah kerja Bulog Madiun yang meliputi Kota Madiun, Kabupaten Madiun, dan Kabupaten Ngawi, distribusi MinyaKita mencapai sekitar 18.000 liter per minggu. Selain Pasar Besar Madiun, penyaluran rutin juga dilakukan di Pasar Sayur Caruban dan Pasar Walikukun, Ngawi.

“Untuk Kota Madiun sendiri kami pastikan pasokan 9.000 liter setiap minggu tetap terjaga. Saat ini stok yang kami miliki cukup untuk sekitar 10 hingga 11 minggu ke depan,” katanya.

Selain menjaga ketersediaan barang, Bulog juga memastikan kualitas MinyaKita yang beredar di wilayah Madiun aman. Hal itu menyusul munculnya isu dugaan MinyaKita berbau solar atau minyak tanah di sejumlah daerah lain.

Agung menjelaskan produk yang beredar di Jawa Timur berasal dari produsen berbeda dengan yang menjadi sorotan di wilayah lain.

“Produsen yang masuk ke Jawa Timur mayoritas berasal dari Sinarmas maupun Wilmar. Insyaallah produk yang masuk ke wilayah kami aman. Namun apabila masyarakat menemukan MinyaKita yang berbau tidak wajar atau diduga bermasalah, silakan melapor kepada Bulog atau dinas terkait agar segera kami tindak lanjuti,” tegasnya.

Bulog menegaskan, distribusi rutin tersebut juga bertujuan menjaga harga MinyaKita tetap sesuai HET sebesar Rp15.700 per liter. Hal itu agar inflasi komoditas minyak goreng dapat dikendalikan.

Di tingkat pedagang, MinyaKita masih menjadi pilihan utama konsumen, terutama pelaku usaha mikro dan industri rumahan yang memproduksi gorengan maupun aneka makanan.

Pedagang PBM, Lina Indrawati, mengaku pasokan sebanyak 16 kardus yang diterimanya umumnya habis dalam waktu sekitar satu pekan. Menurutnya, permintaan dari pelanggan terus tinggi dan MinyaKita kerap menjadi produk yang paling dicari.

“Yang beli banyak dari pelaku home industry, penjual gorengan, dan pembuat kue. Pelanggan sering datang mencari MinyaKita, bahkan pernah berkali-kali datang saat stok habis,” ujarnya.

Ia berharap distribusi rutin dari Bulog dapat terus berlanjut sehingga pasokan tetap lancar. Hal itu agar masyarakat maupun pedagang tidak kesulitan memperoleh minyak goreng dengan harga terjangkau.

“Kalau Minyakita itu harganya murah. Kalau yang itu Fortune itu Rp. 23 ribu, Sania itu 25 Ribu per liter. Ya kalau buat penjualan kecil-kecilan itu harus mikirnya dua kali kalau pakai minyak itu. Kecuali kalau yang sudah levelnya sudah besar, itu pakai yang minyak yang baik dan bagus,” pungkasnya.

Dengan distribusi yang terus dijaga dan pengawasan kualitas yang diperketat, Bulog berharap ketersediaan MinyaKita di pasar tradisional tetap aman, harga stabil, serta masyarakat memperoleh minyak goreng yang sesuai standar mutu dan ketentuan pemerintah. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terkait Insiden di Perlintasan Sebidang Magetan, Daop 7 : Tunggu Penyelidikan

    Terkait Insiden di Perlintasan Sebidang Magetan, Daop 7 : Tunggu Penyelidikan

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Insiden memilukan terjadi di perlintasan sebidang JPL 08 Stasiun Magetan pada Senin (19/05/2025). KA Malioboro relasi Purwokerto-Malang menabrak 7 kendaraan roda 2 yang menyebabkan 4 orang meninggal dunia. Selain itu, 3 orang dikabarkan mengalami luka berat dan dievakuasi ke rumah sakit untuk penanganan medis. Terkait insiden tersebut, PT KAI Daop […]

    Bagikan
  • DPRD dan Bupati Madiun Sepakati Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2025

    DPRD dan Bupati Madiun Sepakati Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2025

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – DPRD Kabupaten Madiun bersama Bupati Madiun resmi menandatangani kesepakatan bersama terhadap perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2025. Penandatanganan ini berlangsung dalam rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRD Kabupaten Madiun pada Rabu (18/06/2025). Rapat tersebut dihadiri oleh Bupati Madiun, Wakil Bupati, Ketua […]

    Bagikan
  • Pledoi Kasus Landak Jawa, Terdakwa Minta Dibebaskan

    Pledoi Kasus Landak Jawa, Terdakwa Minta Dibebaskan

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Kuasa hukum Darwanto, terdakwa kasus kepemilikan enam ekor Landak Jawa, menyampaikan nota pembelaan atau pledoi dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun, Kamis (8/1/2026). Dalam pembelaannya, penasihat hukum meminta majelis hakim membebaskan terdakwa dari seluruh dakwaan. Pledoi dibacakan langsung oleh kuasa hukum terdakwa, Gempar Pambudi, di hadapan majelis hakim. Ia […]

    Bagikan
  • Musrenbang Kecamatan Sawahan Tentukan Skala Prioritas Untuk Pembangunan Tahun 2026

    Musrenbang Kecamatan Sawahan Tentukan Skala Prioritas Untuk Pembangunan Tahun 2026

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Sawahan tahun 2025 untuk Pembangunan 2026 dilaksanakan di pendopo kantor Kecamatan Sawahan, Rabu (12/3/2025). Musrenbang ini mengusung tema “Peningkatan Produktivitas untuk Swasembada Pangan dan Energi Serta Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif”. Dalam kegiatan tersebut, usulan yang diajukan oleh 13 desa di Kecamatan Sawahan sebanyak 39 usulan yang […]

    Bagikan
  • Lima Rumah Rusak di Magetan Terdampak Cuaca Ekstrim

    Lima Rumah Rusak di Magetan Terdampak Cuaca Ekstrim

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Magetan dalam empat hari terakhir menyebabkan lima rumah roboh dan rusak berat. Peristiwa tersebut terjadi di tiga kecamatan, yaitu Ngariboyo, Poncol, dan Magetan. Meski menimbulkan kerugian material cukup besar, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kepala Pelaksana BPBD Magetan menjelaskan, cuaca ekstrem […]

    Bagikan
  • Eskalator Pasar Baru Magetan Kembali Dikeluhkan, Sepasang Lansia Jadi Korban

    Eskalator Pasar Baru Magetan Kembali Dikeluhkan, Sepasang Lansia Jadi Korban

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Fasilitas eskalator di Pasar Baru Magetan kembali menuai sorotan. Kali ini, sepasang lansia, Suhartoyo (66) dan istrinya Kartini Eko Wati (61), terjatuh saat hendak menuju Mal Pelayanan Publik (MPP), Senin (15/09/2025) lalu.  Menurut informasi, warga KPR Asabri 1, Kelurahan Tawanganom Magetan, awalnya hendak naik ke lantai atas untuk mengurus BPJS. Namun […]

    Bagikan
expand_less