Berita Terkini
Trending Tags

Ratusan Emak-Emak, Petani, Peternak dan UMKM Datangi DPRD Ponorogo, Minta SPPG Kembali Beroperasi

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
  • visibility 139
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ratusan warga datangi DPRD Ponorogo dukung operasional SPPG. (3/7/2026), Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Ratusan warga yang terdiri dari emak-emak, petani, peternak, hingga pelaku UMKM menggelar aksi damai di depan Kantor DPRD Ponorogo, Jumat (3/7/2026). Mereka mendesak pemerintah pusat kembali mengoperasikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai pelaksana Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Massa membentangkan berbagai spanduk dan menyuarakan agar program MBG kembali dijalankan. Menurut mereka, keberadaan SPPG selama ini mampu menggerakkan perekonomian masyarakat karena hasil pertanian, peternakan, dan produk UMKM terserap sebagai bahan baku program.

Koordinator aksi, Purwanto Gapung, mengatakan program MBG telah memberikan dampak nyata terhadap perekonomian masyarakat bawah. Ia menilai apabila terdapat persoalan dalam pelaksanaannya, pemerintah cukup melakukan evaluasi tanpa menghentikan program.

“Ekonomi masyarakat bawah sudah mulai tumbuh dan berkembang. Buktinya hasil pertanian terserap, hasil peternakan terserap, tenaga kerja juga terserap. Kalau dalam perjalanan ada persoalan teknis, ya perlu evaluasi dan penegakan supremasi hukum. Yang penting program ini terus berkembang dan benar-benar bermanfaat untuk masyarakat,” ujar Purwanto.

Ia menegaskan tuntutan peserta aksi bukan hanya meminta SPPG kembali beroperasi, tetapi juga mengevaluasi sistem pelaksanaan serta menindak tegas pihak-pihak yang melakukan penyimpangan.

“Tuntutan kami jelas, programnya dilanjutkan, sistemnya dievaluasi, dan mereka yang korupsi di dalam program ini harus ditindak tegas,” tambahnya.

Menurut peserta aksi, sejak operasional SPPG berhenti, harga berbagai komoditas seperti telur dan sayur-mayur langsung mengalami penurunan. Akibatnya, hasil panen dan hasil peternakan menumpuk karena permintaan berkurang sehingga petani dan peternak mengalami kerugian.

Ketua Asosiasi Peternak Ayam Petelur Ponorogo, Ahmad Syarbii, mengatakan kondisi tersebut sangat dirasakan oleh peternak ayam petelur. Menurutnya, meski pemerintah telah menetapkan harga acuan, kondisi di lapangan berbeda karena minimnya penyerapan telur setelah program MBG berhenti.

“Untuk peternak ayam petelur dampaknya sangat luar biasa. Harga yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp26.500 tidak berarti ketika tidak ada serapan dari MBG. Hari ini telur menumpuk di kandang-kandang peternak di wilayah kami. Akibatnya harga telur anjlok, bahkan di tingkat eceran sudah sekitar Rp20 ribu per kilogram. Padahal agar peternak tidak merugi, harga minimal harus berada di kisaran Rp24.500 per kilogram,” jelas Ahmad.

Usai menyampaikan aspirasi melalui orasi, perwakilan massa diterima DPRD Ponorogo untuk berdialog. Setelah audiensi selesai, para peserta aksi membubarkan diri dengan tertib.

Mereka berharap DPRD Ponorogo dapat meneruskan aspirasi tersebut kepada pemerintah pusat agar operasional SPPG kembali dijalankan sehingga mampu menggerakkan kembali perekonomian masyarakat, khususnya petani, peternak, dan pelaku UMKM. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Bocah di Ngawi Ditemukan Tewas di Sungai, Diduga Terpeleset Saat Bermain

    Dua Bocah di Ngawi Ditemukan Tewas di Sungai, Diduga Terpeleset Saat Bermain

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Dua anak berusia 4 dan 5 tahun di Desa Ngale, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia di aliran sungai desa, Sabtu (21/2/2026) sore. Keduanya dilaporkan hilang setelah tidak kembali ke rumah seusai bermain. Menurut Kapolsek Paron, AKP Muh. Nur Haris, kedua korban berinisial A dan M tinggal berdekatan […]

    Bagikan
  • Pembangunan Jembatan Garuda Ponorogo Masuk Tahap Pondasi, 3.500 Warga Akan Rasakan Manfaat

    Pembangunan Jembatan Garuda Ponorogo Masuk Tahap Pondasi, 3.500 Warga Akan Rasakan Manfaat

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Mojomati, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, terus berprogres dan kini memasuki tahap penggalian pondasi untuk pemasangan tiang pancang, Rabu (10/6/2026). Infrastruktur yang akan menghubungkan Kecamatan Jetis dan Kecamatan Sambit itu diproyeksikan memberikan manfaat bagi sekitar 3.500 warga. Kepala Desa Mojomati, Aang Budiantoro, mengatakan keberadaan jembatan tersebut akan […]

    Bagikan
  • Transparan dan Akuntabel, Pemkab Madiun Kembali Diganjar Opini WTP

    Transparan dan Akuntabel, Pemkab Madiun Kembali Diganjar Opini WTP

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Sidoarjo – Pemerintah Kab Madiun kembali mendapat apresiasi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Jawa Timur. Ini setelah laporan hasil pemeriksaan (LHP) pelaksanaan APBD tahun anggaran 2024 oleh BPK dinyatakan Wajar Tanpa Pengecualian atau (WTP). “Alhamdulilah berkat dukungan semua pihak Pemkab Madiun kembali meraih opini WTP. Berturut turut ini WTP ke 12,” kata […]

    Bagikan
  • Sukar Dinyatakan Alami Skizofrenia Paranoida, Penyidikan Dihentikan

    Sukar Dinyatakan Alami Skizofrenia Paranoida, Penyidikan Dihentikan

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Polisi memastikan terduga pelaku pembunuhan pasangan suami istri di Desa Pomahan, Kecamatan Pulung, Ponorogo, mengalami gangguan jiwa berat. Hal itu disampaikan Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali, usai menerima hasil pemeriksaan medis dari rumah sakit jiwa. Menurut Imam Mujali, hasil pemeriksaan kejiwaan menyimpulkan bahwa pelaku, Sukar (35), mengalami skizofrenia paranoida, yang […]

    Bagikan
  • Kades Sukosari Ajukan Eksepsi, Dakwaan JPU Kasus Korupsi Kolam Renang Dinilai Kabur

    Kades Sukosari Ajukan Eksepsi, Dakwaan JPU Kasus Korupsi Kolam Renang Dinilai Kabur

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Sidang dugaan korupsi pembangunan kolam renang Desa Sukosari, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, dengan terdakwa Kepala Desa Kusno kembali digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, Kamis (23/10/2025). Agenda sidang kali ini adalah pembacaan nota keberatan atau eksepsi dari tim penasihat hukum terdakwa. Dalam eksepsi yang dibacakan kuasa hukum terdakwa, R. […]

    Bagikan
  • Tiga Pelaku Perampokan Sadis terhadap Nenek Suminem Ditangkap di Magelang

    Tiga Pelaku Perampokan Sadis terhadap Nenek Suminem Ditangkap di Magelang

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus perampokan dengan disertai kekerasan terhadap seorang nenek di Magetan akhirnya terungkap. Tiga pelaku sempat melarikan diri usai menganiaya korban telah ditangkap polisi. Tim Satreskrim Polres Magetan menangkap pelaku di salah satu penginapan, Wisma Wongso, Jalan Medang Kamulan, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (6/11/2025) dini hari. Ketiga pelaku diketahui berinisial AJ […]

    Bagikan
expand_less