Berita Terkini
Trending Tags

Kambing Kontes Bernilai Puluhan Juta Dipamerkan di Magetan, Warga Diajak Melirik Peluang Bisnis Ternak

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
  • visibility 218
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ternak kontes bernilai puluhan juta tarik perhatian warga. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Puluhan kambing dan domba unggulan dari berbagai peternak di wilayah Eks Karesidenan Madiun dipamerkan dalam kegiatan Nyencang Bareng yang digelar di kawasan BUMDes Desa Rejomulyo, Kabupaten Magetan. Tak sekadar menjadi ajang berkumpul para penghobi ternak, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi masyarakat sekaligus upaya meningkatkan nilai ekonomi peternakan kambing dan domba.

Acara yang diinisiasi komunitas Sedulur Ternak Sekaresidenan Madiun tersebut menjadi penyelenggaraan perdana dengan menghadirkan berbagai jenis kambing dan domba berkualitas kontes, seperti Boer, Boer Peranakan (PE), hingga Dorper. Sebagian ternak yang dipamerkan bahkan memiliki nilai jual mencapai puluhan juta rupiah.

Kepala Desa Rejomulyo, Aris Purwanto, mengatakan kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi antarpeternak sekaligus memperkenalkan hasil budidaya mereka kepada masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bukti bahwa usaha peternakan kambing dan domba masih memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan apabila dikelola dengan baik.

“Di tengah anggapan bahwa harga kambing dan domba sedang turun, sebenarnya nilai jual tetap tinggi apabila ternak memiliki kualitas unggul. Karena itu masyarakat perlu diedukasi mengenai cara pemeliharaan yang baik agar menghasilkan ternak bernilai tinggi,” ujarnya.

Image Not Found
Ajang edukasi peluang bisnis peternakan kambing dan domba. Foto : Kus-Sinergia

Aris menambahkan, dipilihnya kawasan BUMDes sebagai lokasi penyelenggaraan bukan tanpa alasan. Pemerintah desa ingin menjadikan BUMDes sebagai pusat kolaborasi berbagai komunitas produktif yang mampu menggerakkan perekonomian warga.

Saat ini BUMDes Rejomulyo juga telah mengembangkan usaha breeding atau pembibitan domba sebagai bagian dari program ketahanan pangan desa. Meski masih dalam tahap perintisan, keberadaan peternakan tersebut diharapkan dapat berkembang melalui transfer ilmu dari para peternak yang telah lebih dahulu sukses.

“Harapannya kegiatan ini bisa rutin digelar setiap bulan sehingga Rejomulyo menjadi basecamp atau tempat berkumpul para peternak kambing dan domba dari Magetan maupun daerah sekitar,” kata Aris.

Salah seorang peserta, Haris Usman, membawa kambing Boer dan domba Dorper yang selama ini dikenal sebagai ras unggulan penghasil daging. Ia menjelaskan kedua jenis ternak tersebut memiliki pertumbuhan lebih cepat, efisiensi pakan yang baik, serta lebih tahan terhadap penyakit dibanding beberapa jenis kambing lainnya.

Menurut Haris, kondisi pasar saat ini memang belum sepenuhnya berpihak kepada peternak kambing dan domba komersial. Harga ternak dengan kualitas umum masih mengalami penurunan akibat lemahnya daya beli masyarakat. Namun kondisi berbeda terjadi pada ternak bibit unggul.

“Untuk kambing Boer yang kami kembangkan sebagai bibit unggul, harganya masih stabil karena memang pasarnya berbeda. Permintaannya tetap ada untuk perbaikan genetik peternakan,” jelasnya.

Ia berharap kegiatan seperti Nyencang Bareng dapat memperluas pengetahuan masyarakat mengenai berbagai jenis kambing dan domba beserta keunggulannya. Dengan demikian, calon peternak dapat memilih jenis ternak yang sesuai dengan kebutuhan dan peluang pasar.

Selain menjadi ajang promosi ternak unggulan, kegiatan tersebut juga menghadirkan wahana permainan keluarga sehingga menarik minat masyarakat, termasuk anak-anak, untuk mengenal dunia peternakan sejak dini. Penyelenggara berharap sinergi antara komunitas peternak, pemerintah desa, dan BUMDes mampu melahirkan pusat pengembangan peternakan kambing dan domba yang berdaya saing sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak di Magetan dan wilayah sekitarnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Magetan Ubah Pasar Pahingan Jadi Sentra UMKM, Pasar Hewan Kemana ?

    Pemkab Magetan Ubah Pasar Pahingan Jadi Sentra UMKM, Pasar Hewan Kemana ?

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, berencana mengubah fungsi Pasar Pahingan atau Pasar Hewan Maospati menjadi pusat kuliner dan UMKM (foodcourt). Langkah ini dilakukan guna mengurai kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut serta mendukung aktivitas perguruan tinggi yang berada tidak jauh dari lokasi pasar. Rencana tersebut disampaikan oleh Penjabat (Pj) Bupati […]

    Bagikan
  • 500 Warga Terdampak Akibat Banjir Bandang Josaren Desa Sugihwaras

    500 Warga Terdampak Akibat Banjir Bandang Josaren Desa Sugihwaras

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Sedikitnya 500 warga terdampak akibat banjir bandang yang menerjang Dusun Josaren Desa Sugihwaras Kec Saradan Kab Madiun. Warga terpaksa mengungsi ke rumah rumah penduduk dan bangunan sekolah yang dirasa aman dari terjangan air banjir. Kepala bidang Perlindungan Jaminan Sosial, Dinsos Kab Madiun Dedy Anggoro mengaku pihaknya sudah berada di lokasi […]

    Bagikan
  • Mutasi Segera ! Tahun 2025 ada 4 Pejabat Pensiun, dan 4 OPD Dijabat Bukan Definitif

    Mutasi Segera ! Tahun 2025 ada 4 Pejabat Pensiun, dan 4 OPD Dijabat Bukan Definitif

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 319
    • 1Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Gerbong mutasi dalam waktu dekat sudah siap dirombak Baperjakat. Apalagi tahun 2025, terdapat nama sejumlah pejabat pada eselon 2 yang memasuki masa pensiun ataupun dinas dan camat yang terpaksa di isi pejabat pelaksana tugas (Plt). Bupati Madiun Hari Wuryanto memberi sinyal jika seluruh OPD sudah masuk ke dalam radar dan […]

    Bagikan
  • Warga Ponorogo Digegerkan Penemuan Mortir di Pinggir Sungai

    Warga Ponorogo Digegerkan Penemuan Mortir di Pinggir Sungai

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Warga Kelurahan Pinggirsari, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, digegerkan dengan temuan sebuah mortir di pinggir sungai pada Senin (9/3/2026) pagi. Benda yang awalnya dikira besi tua itu ternyata merupakan senjata artileri militer yang masih utuh. Mortir tersebut ditemukan oleh Edi Kusdianto saat hendak memancing di sungai dekat rumahnya. Saat itu, Edi melihat […]

    Bagikan
  • TKD 2026 Ponorogo Terpangkas Rp243 Miliar, Sekda : Gaji dan Kewajiban Daerah Tetap Aman

    TKD 2026 Ponorogo Terpangkas Rp243 Miliar, Sekda : Gaji dan Kewajiban Daerah Tetap Aman

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten Ponorogo harus menyesuaikan langkah fiskal setelah alokasi Tambahan Keuangan Daerah (TKD) tahun anggaran 2026 mengalami pemangkasan signifikan. Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo, Agus Pramono, menyebut total pemotongan mencapai Rp. 243 miliar, dengan porsi terbesar berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp. 131 miliar. “Kita sedikit prihatin dengan kebijakan pemerintah […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Soroti Sinergitas BUMDes dan Koperasi Merah Putih dalam RPJMD 2025-2029

    DPRD Ponorogo Soroti Sinergitas BUMDes dan Koperasi Merah Putih dalam RPJMD 2025-2029

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – DPRD Ponorogo memberikan sejumlah catatan penting terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Ponorogo tahun 2025–2029. Salah satu sorotan utama adalah pentingnya menjaga sinergitas antara Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Koperasi Merah Putih di setiap desa. Hal itu disampaikan Ketua DPRD Ponorogo, Dwi […]

    Bagikan
expand_less