Berita Terkini
Trending Tags

Kambing Kontes Bernilai Puluhan Juta Dipamerkan di Magetan, Warga Diajak Melirik Peluang Bisnis Ternak

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
  • visibility 163
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ternak kontes bernilai puluhan juta tarik perhatian warga. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Puluhan kambing dan domba unggulan dari berbagai peternak di wilayah Eks Karesidenan Madiun dipamerkan dalam kegiatan Nyencang Bareng yang digelar di kawasan BUMDes Desa Rejomulyo, Kabupaten Magetan. Tak sekadar menjadi ajang berkumpul para penghobi ternak, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi masyarakat sekaligus upaya meningkatkan nilai ekonomi peternakan kambing dan domba.

Acara yang diinisiasi komunitas Sedulur Ternak Sekaresidenan Madiun tersebut menjadi penyelenggaraan perdana dengan menghadirkan berbagai jenis kambing dan domba berkualitas kontes, seperti Boer, Boer Peranakan (PE), hingga Dorper. Sebagian ternak yang dipamerkan bahkan memiliki nilai jual mencapai puluhan juta rupiah.

Kepala Desa Rejomulyo, Aris Purwanto, mengatakan kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi antarpeternak sekaligus memperkenalkan hasil budidaya mereka kepada masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bukti bahwa usaha peternakan kambing dan domba masih memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan apabila dikelola dengan baik.

“Di tengah anggapan bahwa harga kambing dan domba sedang turun, sebenarnya nilai jual tetap tinggi apabila ternak memiliki kualitas unggul. Karena itu masyarakat perlu diedukasi mengenai cara pemeliharaan yang baik agar menghasilkan ternak bernilai tinggi,” ujarnya.

Image Not Found
Ajang edukasi peluang bisnis peternakan kambing dan domba. Foto : Kus-Sinergia

Aris menambahkan, dipilihnya kawasan BUMDes sebagai lokasi penyelenggaraan bukan tanpa alasan. Pemerintah desa ingin menjadikan BUMDes sebagai pusat kolaborasi berbagai komunitas produktif yang mampu menggerakkan perekonomian warga.

Saat ini BUMDes Rejomulyo juga telah mengembangkan usaha breeding atau pembibitan domba sebagai bagian dari program ketahanan pangan desa. Meski masih dalam tahap perintisan, keberadaan peternakan tersebut diharapkan dapat berkembang melalui transfer ilmu dari para peternak yang telah lebih dahulu sukses.

“Harapannya kegiatan ini bisa rutin digelar setiap bulan sehingga Rejomulyo menjadi basecamp atau tempat berkumpul para peternak kambing dan domba dari Magetan maupun daerah sekitar,” kata Aris.

Salah seorang peserta, Haris Usman, membawa kambing Boer dan domba Dorper yang selama ini dikenal sebagai ras unggulan penghasil daging. Ia menjelaskan kedua jenis ternak tersebut memiliki pertumbuhan lebih cepat, efisiensi pakan yang baik, serta lebih tahan terhadap penyakit dibanding beberapa jenis kambing lainnya.

Menurut Haris, kondisi pasar saat ini memang belum sepenuhnya berpihak kepada peternak kambing dan domba komersial. Harga ternak dengan kualitas umum masih mengalami penurunan akibat lemahnya daya beli masyarakat. Namun kondisi berbeda terjadi pada ternak bibit unggul.

“Untuk kambing Boer yang kami kembangkan sebagai bibit unggul, harganya masih stabil karena memang pasarnya berbeda. Permintaannya tetap ada untuk perbaikan genetik peternakan,” jelasnya.

Ia berharap kegiatan seperti Nyencang Bareng dapat memperluas pengetahuan masyarakat mengenai berbagai jenis kambing dan domba beserta keunggulannya. Dengan demikian, calon peternak dapat memilih jenis ternak yang sesuai dengan kebutuhan dan peluang pasar.

Selain menjadi ajang promosi ternak unggulan, kegiatan tersebut juga menghadirkan wahana permainan keluarga sehingga menarik minat masyarakat, termasuk anak-anak, untuk mengenal dunia peternakan sejak dini. Penyelenggara berharap sinergi antara komunitas peternak, pemerintah desa, dan BUMDes mampu melahirkan pusat pengembangan peternakan kambing dan domba yang berdaya saing sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak di Magetan dan wilayah sekitarnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madiun Gencarkan Deteksi Dini HIV dan TBC

    Pemkab Madiun Gencarkan Deteksi Dini HIV dan TBC

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun memperkuat langkah pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS serta Tuberkulosis (TBC) melalui program deteksi dini dan layanan kesehatan gratis. Kegiatan ini berlangsung di Posyandu Remaja Desa Luworo, Kecamatan Pilangkenceng, Sabtu (04/10/2025), dan dihadiri langsung oleh Bupati Madiun sekaligus Ketua Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD), Hari Wuryanto. Bupati Madiun […]

    Bagikan
  • Pemkot-DPRD Kota Madiun Sahkan Dua Raperda Inisiatif, Dorong Transformasi Digital dan Pendidikan Inklusif

    Pemkot-DPRD Kota Madiun Sahkan Dua Raperda Inisiatif, Dorong Transformasi Digital dan Pendidikan Inklusif

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun dan DPRD Kota Madiun mengesahkan dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif dalam rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRD setempat pada Jumat (31/10/2025). Kedua regulasi tersebut yakni Raperda tentang Pengelolaan dan Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi serta Raperda tentang Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif. Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya, […]

    Bagikan
  • Kandang Ayam Di Ponorogo Terbakar, Rugi Capai Rp. 700 Juta

    Kandang Ayam Di Ponorogo Terbakar, Rugi Capai Rp. 700 Juta

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – selain di kecamatan pudak , Kebakaran juga melanda sebuah kandang ayam di Desa Nglayang, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Sabtu (04/10/2025) pagi. Akibat kejadian tersebut, ribuan ayam beserta kandangnya ludes terbakar. Kerugian ditaksir mencapai Rp700 juta. Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Ponorogo, Bambang Supeno, mengatakan laporan masuk ke pos damkar […]

    Bagikan
  • Kasus Penganiayaan Ketua PCNU Magetan Resmi Dilaporkan ke Polisi meski Kades Kebonagung Sudah Meminta Maaf

    Kasus Penganiayaan Ketua PCNU Magetan Resmi Dilaporkan ke Polisi meski Kades Kebonagung Sudah Meminta Maaf

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polres Madiun resmi menindaklanjuti laporan dugaan penganiayaan terhadap Ketua PCNU Magetan, KH Susanto Khoirul Fatwa. Laporan tersebut masuk pada Minggu (07/12/2025) melalui LBH PCNU Magetan yang mendapat kuasa langsung dari korban. Kasus yang sebelumnya memicu keprihatinan kalangan Nahdliyin ini kini memasuki tahap penyelidikan. Kasatreskrim Polres Madiun, AKP Agus Andi, membenarkan adanya […]

    Bagikan
  • Kejari Ponorogo Geledah Dinsos PPPA, Dugaan Korupsi Bansos Menguat

    Kejari Ponorogo Geledah Dinsos PPPA, Dugaan Korupsi Bansos Menguat

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo melakukan penggeledahan di kantor Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Ponorogo, Selasa(16/12/2025). Penggeledahan ini dilakukan dalam rangka penyidikan dugaan penyalahgunaan bantuan sosial (Bansos). Penggeledahan berlangsung secara tertutup dan dimulai sekitar pukul 14.00 WIB. Tim kejaksaan menyasar sejumlah ruangan strategis, di antaranya ruang Bidang […]

    Bagikan
  • Viral! 11 Anak SD–SMP di Ponorogo Diam-Diam Racik Petasan dan Balon Udara, Polisi Temukan Mesiu

    Viral! 11 Anak SD–SMP di Ponorogo Diam-Diam Racik Petasan dan Balon Udara, Polisi Temukan Mesiu

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 337
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aparat Polsek Sukorejo menggerebek sebuah rumah yang dijadikan tempat pembuatan balon udara tanpa awak sekaligus peracikan petasan di Desa Gelanglor, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jumat (6/3/2026). Penggerebekan bermula dari laporan warga yang curiga dengan aktivitas sejumlah anak yang kerap menerima paket kiriman dengan sistem pembayaran di tempat (COD). Kecurigaan tersebut akhirnya […]

    Bagikan
expand_less