Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Rumah Semi Permanen di Ngawi Ludes Terbakar, Lansia Sempat Terjebak

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
  • visibility 277
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Damkar padamkan kebakaran, polisi selidiki penyebab api. Foto : Istimewa

Sinergia | Ngawi – Sebuah rumah semi permanen milik warga di Desa Sirigan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, ludes dilalap api pada Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Beruntung, pemilik rumah yang merupakan seorang lanjut usia (lansia) berhasil diselamatkan warga meski sempat terjebak di dalam bangunan yang terbakar.

Korban diketahui bernama Jariah (85), seorang lansia yang sudah tidak mampu beraktivitas secara mandiri. Saat kebakaran terjadi, dua anak korban sedang pergi ke sawah sehingga rumah hanya dihuni Jariah seorang diri.

Kobaran api pertama kali diketahui oleh warga sekitar setelah terdengar suara letupan dari arah rumah korban. Saat diperiksa, api sudah membesar dan dengan cepat membakar bangunan semi permanen beserta seluruh isinya.

Warga yang panik segera berupaya menyelamatkan Jariah dari dalam rumah. Setelah berhasil mengevakuasi korban, mereka bergotong royong memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sembari menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.

Amirul Khasanah, tetangga korban, mengatakan dirinya mendengar suara letupan sebelum melihat api berkobar hebat. Bersama warga lainnya, ia langsung berusaha menolong penghuni rumah yang masih berada di dalam bangunan.

“Awalnya terdengar suara letupan. Setelah dilihat, api sudah besar. Kami panik lalu langsung menyelamatkan penghuni rumah karena anak-anaknya sedang pergi ke sawah,” ujarnya.

Tak lama kemudian, tiga unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Ngawi tiba di lokasi. Petugas berjibaku memadamkan kobaran api yang saat itu telah menghanguskan sebagian besar bangunan.

Petugas Pemadam Kebakaran, Heri Kuncoro, mengungkapkan saat laporan diterima kondisi rumah sudah terbakar cukup parah. Selain jarak tempuh menuju lokasi, keterlambatan penyampaian informasi juga menjadi kendala dalam proses penanganan.

“Kami langsung menuju lokasi setelah menerima laporan. Namun saat tiba, rumah sudah terbakar sekitar setengah bagian. Kendala kami adalah jarak dan laporan yang terlambat masuk,” katanya.

Kapolsek Paron, AKP Moh. Nur Haris, memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Menurutnya, personel kepolisian bersama petugas damkar dan warga langsung melakukan upaya pemadaman sekaligus mengevakuasi korban.

“Penghuni rumah berhasil diselamatkan. Kami bersama petugas pemadam dan warga melakukan upaya pemadaman agar api tidak merembet ke bangunan lain,” jelasnya.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, seluruh bangunan beserta harta benda di dalam rumah hangus terbakar. Kerugian akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Hingga kini, polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Dugaan sementara, api berasal dari tungku yang belum benar-benar padam saat kedua anak korban meninggalkan rumah untuk bekerja di sawah. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belasan Emak-Emak Sambangi Pemukiman Terpencil di Ponorogo, Salurkan Bantuan Sembako

    Belasan Emak-Emak Sambangi Pemukiman Terpencil di Ponorogo, Salurkan Bantuan Sembako

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kepedulian terhadap warga di wilayah terpencil ditunjukkan belasan emak-emak yang tergabung dalam sebuah komunitas di Kabupaten Ponorogo. Mereka mendatangi Dukuh Sukun, Desa Sidoharjo, Kecamatan Pulung, Sabtu (1/8/2026), untuk membagikan bantuan sembako kepada masyarakat setempat. Medan menuju lokasi menjadi tantangan tersendiri. Pemukiman warga berada di kawasan perbukitan dengan kondisi jalan yang sulit […]

    Bagikan
  • Petani 67 Tahun di Magetan Ditemukan Anak Kandung Meninggal di Ladang

    Petani 67 Tahun di Magetan Ditemukan Anak Kandung Meninggal di Ladang

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seorang petani berusia 67 tahun, Wagiyo, ditemukan meninggal dunia di sebuah ladang di Dusun Gentong, Desa Ngaglik, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Selasa (8/9/2026) siang. Jasad Wagiyo pertama kali ditemukan oleh anak kandungnya, Wito, sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, Wito mencari keberadaan ayahnya yang sebelumnya berangkat ke ladang untuk […]

    Bagikan
  • Tersandung Kasus Korupsi Dana Pokir, Segini Laporan Kekayaan Ketua DPRD Magetan Suratno

    Tersandung Kasus Korupsi Dana Pokir, Segini Laporan Kekayaan Ketua DPRD Magetan Suratno

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 494
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Nama Ketua DPRD Kabupaten Magetan periode 2024–2029, Suratno, menjadi sorotan publik setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana hibah pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD tahun anggaran 2020–2024 oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan. Dalam perkara ini, Suratno tidak sendiri. Penyidik juga menetapkan lima tersangka lain, terdiri dari dua anggota DPRD aktif […]

    Bagikan
  • Nuansa Alam Gunung Kendil Genilangit Jadi Primadona Pendaki Pemula di Magetan

    Nuansa Alam Gunung Kendil Genilangit Jadi Primadona Pendaki Pemula di Magetan

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 1.437
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kabupaten Magetan Jawa Timur selalu menyuguhkan keindahan alam yang memukau. Seperti destinasi baru yang mencuri perhatian para pencinta alam khususnya pendaki pemula. Gunung Kendil, yang berada di Desa Genilangit, Kecamatan Poncol, kini resmi dibuka untuk umum dan menawarkan pengalaman mendaki yang ramah serta pemandangan memukau. Dengan ketinggian 1.625 meter di […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Sampaikan Nota Penjelasan APBD 2024, Pendapatan Capai Rp. 2,2 Triliun 

    Bupati Madiun Sampaikan Nota Penjelasan APBD 2024, Pendapatan Capai Rp. 2,2 Triliun 

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian Bupati Madiun tentang Nota Keuangan Pertanggungjawaban Pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah Kabupaten Madiun tahun 2024. Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Fery Sudarsono bersama jajaran Pimpinan DPRD. Bupati Madiun Hari Wuryanto menyampaikan Nota Penjelasan atas Laporan Realisasi […]

    Bagikan
  • Hasil Otopsi Terungkap Luka Sayatan di Leher Nur Aini, Anak Korban Jadi Terduga Pelaku Play Button

    Hasil Otopsi Terungkap Luka Sayatan di Leher Nur Aini, Anak Korban Jadi Terduga Pelaku

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Fakta baru terungkap dalam kasus kematian Nur Aini (55), warga Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. Hasil autopsi menyimpulkan korban meninggal akibat luka sayatan di leher hingga kehabisan darah. Selain itu juga disertai sejumlah luka akibat benturan benda tumpul di bagian kepala dan tangan. Autopsi dilakukan oleh tim dokter forensik Labfor […]

    Bagikan
expand_less