Senin, 19 Okt 2026
Trending Tags

Realisasi APBD Kota Madiun Baru 30,56 Persen, Proyek Fisik yang Masih Lelang Jadi Penyebab

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
  • visibility 213
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
BKAD sebut proyek fisik melalui proses lelang hambat serapan APBD. Foto : Istimewa

Sinergia | Kota Madiun – Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Madiun hingga akhir semester I 2026 masih tergolong rendah. Berdasarkan data Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) per 30 Juni 2026, realisasi pendapatan daerah baru mencapai 37,05 persen, sedangkan realisasi belanja daerah sebesar 30,56 persen.

Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Madiun, Sidik Muktiaji, mengatakan rendahnya serapan anggaran dipengaruhi masih banyaknya paket pekerjaan yang belum menyelesaikan proses lelang. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah proyek fisik belum dapat dibayarkan.

“Banyak pekerjaan yang masih dalam proses lelang. Sekarang sudah mulai didorong, terutama belanja modal, agar segera direalisasikan,” ujar Sidik, Rabu (16/7/2026).

Menurut dia, realisasi belanja modal menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Hingga akhir Juni 2026, penyerapannya baru mencapai sekitar 5,6 persen, jauh di bawah target yang ditetapkan pada semester pertama.

Sidik menjelaskan, sejumlah proyek fisik, terutama pekerjaan jalan yang ditangani Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), kini mulai memasuki tahap pelaksanaan. Dengan dimulainya pekerjaan tersebut, serapan anggaran diproyeksikan meningkat pada semester kedua seiring proses pembayaran kepada penyedia jasa.

“Sekarang pekerjaan fisik sudah mulai berjalan. Harapannya anggaran segera terserap karena sebagian besar paket sudah selesai dilelang dan tinggal menunggu proses pembayaran,” katanya.

BKAD juga terus mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mempercepat pelaksanaan program dan kegiatan, khususnya proyek-proyek strategis yang telah direncanakan dalam APBD 2026.

Selain itu, capaian serapan anggaran menjadi salah satu indikator dalam pencairan tambahan penghasilan pegawai (TPP). OPD dengan realisasi anggaran yang rendah berpotensi tidak memperoleh pencairan TPP secara maksimal.

“Serapan anggaran menjadi salah satu syarat pencairan TPP. Kalau realisasinya rendah, tentu pencairannya tidak bisa maksimal,” tegas Sidik. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kehadiran Becak Listrik, Bupati Madiun : Transportasi Ramah Lingkungan dan Kesejahteraan Abang Becak photo_camera 4

    Kehadiran Becak Listrik, Bupati Madiun : Transportasi Ramah Lingkungan dan Kesejahteraan Abang Becak

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 426
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Masyarakat Kabupaten Madiun menerima bantuan 200 unit becak listrik dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang disalurkan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN). Penyerahan bantuan berlangsung di Pendopo Ronggo Jumeno, Minggu (8/2/2026). Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat kecil, khususnya para pengemudi becak […]

    Bagikan
  • Angin Kencang Terjang Magetan, 15 Pohon Tumbang dan Rumah Hingga Pengendara Tertimpa Pohon

    Angin Kencang Terjang Magetan, 15 Pohon Tumbang dan Rumah Hingga Pengendara Tertimpa Pohon

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Magetan sejak Sabtu (24/1/2026) memicu serangkaian kejadian pohon tumbang di sejumlah titik. Insiden paling parah terjadi di jalur wisata Sarangan–Tawangmangu, tepatnya di Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan. Sebuah pohon besar tumbang dan melintang di badan jalan sekitar pukul 07.00 WIB. Akibatnya, arus lalu lintas arah Magetan […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Apresiasi 165 Pegiat Lingkungan Lewat Lestari Award 2025

    Pemkab Madiun Apresiasi 165 Pegiat Lingkungan Lewat Lestari Award 2025

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun memberikan penghargaan kepada 165 pegiat lingkungan dalam ajang Lestari Award 2025 yang digelar di Hotel Mercure Madiun, Senin (27/10/2025). Kegiatan yang diprakarsai Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Madiun itu menjadi bentuk apresiasi bagi sekolah, pondok pesantren, pelaku usaha, hingga komunitas yang berkontribusi menjaga kelestarian alam di […]

    Bagikan
  • Penertiban Aset Rumah KAI Daop 7 Diwarnai Ketegangan

    Penertiban Aset Rumah KAI Daop 7 Diwarnai Ketegangan

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT. KAI Daop 7 Madiun kembali melakukan penertiban aset bangunan rumah yang berada di Jalan Sukokaryo Kelurahan Madiun Lor Kecamatan Manguharjo Kota Madiun pada Rabu (08/10/2025). Puluhan personil gabungan dikerahkan dalam penertiban bangunan rumah yang ditempati oleh Siti Asiyah. Sejumlah barang milik Siti Asiyah pun dikeluarkan dan diangkut ke atas […]

    Bagikan
  • Protes Jalan Rusak, Warga Desa Kaponan Pilih Tanami Pohon Pisang dan Pepaya

    Protes Jalan Rusak, Warga Desa Kaponan Pilih Tanami Pohon Pisang dan Pepaya

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 349
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Resah dengan kondisi jalan yang rusak parah, warga Desa Kaponan, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, melakukan aksi protes dengan menanami lubang jalan menggunakan pohon pisang dan pepaya, Senin (12/1/2026). Aksi ini dilakukan di jalan poros penghubung Desa Kaponan dengan Desa Mlarak. Jalan tersebut merupakan akses utama warga untuk menuju sekolah, […]

    Bagikan
  • Pemkab Ponorogo Ngebut Pembangunan Infrastruktur, Target Rp 253 Miliar Hingga 2029

    Pemkab Ponorogo Ngebut Pembangunan Infrastruktur, Target Rp 253 Miliar Hingga 2029

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo tancap gas mengejar percepatan pembangunan infrastruktur. Langkah ini diambil sebagai jawaban atas banyaknya keluhan masyarakat soal jalan rusak yang meresahkan, sekaligus bagian dari strategi jangka panjang demi konektivitas yang lebih baik. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Ponorogo, Jamus Kunto, mengungkapkan pihaknya telah mengajukan […]

    Bagikan
expand_less