Ledakan di Gudang Amunisi TNI Madiun, Satu Prajurit Dilaporkan Tewas dan Tujuh Terluka
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 167
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun – Ledakan keras mengguncang Gudang Pusat Amunisi (Gupusmu) TNI di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Insiden dilaporkan mengakibatkan satu prajurit meninggal dunia, sementara tujuh prajurit lainnya mengalami luka-luka.
Dentuman keras dari dalam kompleks gudang amunisi itu terdengar hingga ke permukiman warga dan sempat memicu kepanikan. Warga sekitar mengaku terkejut karena suara ledakan terjadi secara tiba-tiba pada pagi hari.
Salah seorang warga, Agus, mengatakan ledakan terdengar sangat keras sehingga mengundang perhatian warga di sekitar lokasi.
Usai kejadian, aparat TNI segera mengamankan lokasi dengan menutup akses menuju kawasan gudang untuk mendukung proses evakuasi dan sterilisasi area.
Korban yang mengalami luka-luka langsung dievakuasi ke RSUD Caruban guna mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, jenazah prajurit yang meninggal dunia juga dibawa ke rumah sakit.
Pantauan di RSUD Caruban hingga Kamis siang menunjukkan pengamanan diperketat. Sejumlah personel TNI berjaga di sekitar Instalasi Gawat Darurat (IGD) tempat para korban dirawat serta di area kamar jenazah.
Sementara di lokasi ledakan, aparat masih melakukan pengamanan dan membatasi aktivitas di sekitar Gudang Pusat Amunisi. Sejumlah pejabat dari Kodam V/Brawijaya juga dilaporkan telah berada di lokasi untuk memantau penanganan insiden.
Hingga berita ini ditulis, penyebab ledakan masih dalam penyelidikan. Pihak TNI belum memberikan keterangan resmi mengenai kronologi maupun penyebab pasti ledakan yang terjadi di Gudang Pusat Amunisi tersebut. (Tov)
- Penulis: Tova Pradana
- Editor: Diez




