Dua Terduga Maling Motor Babak Belur Dihakimi Massa usai Gagal Curi Motor
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month 8 jam yang lalu
- visibility 80
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun – Dua pria yang diduga hendak mencuri sepeda motor di Desa Simo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, babak belur setelah diamuk massa, Jumat (17/7/2026). Keduanya gagal membawa kabur motor milik warga karena aksinya lebih dulu dipergoki hingga dikejar warga.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.45 WIB. Target pelaku adalah sepeda motor Honda Scoopy milik Ayu Purwanti (30) yang saat itu terparkir di depan rumah dalam kondisi terkunci setang.
Ayu mengaku sedang berada di dalam rumah ketika mendengar teriakan warga yang menyebut ada pencuri sepeda motor. Saat keluar rumah, ia melihat dua orang yang diduga pelaku sudah dikejar warga ke arah timur sebelum akhirnya berhasil ditangkap.
“Motor sebenarnya sudah dikunci setang. Saya tinggal sebentar untuk beli nasi. Setelah dicek, kuncinya sudah dirusak pelaku. Mungkin saat hendak membawa motor, aksinya lebih dulu diketahui warga lalu langsung dikejar,” ujar Ayu.
Ia menambahkan, kedua terduga pelaku datang dengan mengendarai sepeda ontel. Menurutnya, warga sekitar tidak mengenali identitas mereka sehingga diduga berasal dari luar daerah.
Kasatreskrim Polres Madiun AKP Agung Hartawan membenarkan adanya laporan percobaan pencurian sepeda motor tersebut. Berdasarkan pemeriksaan awal, dua terduga pelaku berinisial S dan H diketahui berasal dari Surabaya dan Madura.
“Kami menerima laporan adanya percobaan pencurian sepeda motor. Aksi kedua pelaku diketahui warga sehingga mereka berusaha melarikan diri, namun akhirnya berhasil diamankan,” kata Agung.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara, polisi menemukan adanya upaya merusak kunci kontak sepeda motor menggunakan kunci T. Barang bukti tersebut juga telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan.
Menurut Agung, kedua pelaku diduga memilih sepeda motor korban karena terparkir di tepi jalan sehingga dianggap mudah menjadi sasaran. Saat ini penyidik masih mendalami peran masing-masing pelaku, modus operandi yang digunakan, serta menelusuri kemungkinan keterlibatan mereka dalam kasus pencurian kendaraan bermotor lainnya.
“Kami masih melakukan pendalaman terkait peran masing-masing pelaku, modus yang digunakan, serta menelusuri apakah keduanya memiliki rekam jejak tindak pidana serupa yang bisa dikembangkan,” pungkasnya. (Tov)
- Penulis: Tova Pradana
- Editor: Diez




